Wa'alaykumussalamu Warahmatullahi Wabarakatuh. Imam dijadikan untuk diikuti. Namun, salah satu rukun shalat adalah thuma'ninah. Tenang, tidak grusa-grusu (tergesa-gesa). Batasan tidak tergesa-gesa, bukan berarti memperlambat-lambatkan bacaan. Ana kira sudah dapat difahami bagaimana shalat yang tidak tergesa-gesa. Membaca dzikir/doa dalam shalat dengan tenang. Misal dalam sujud, membaca satu kali Subhanakallahumma rabbana wabihamdika allahummaghfirli.. maka itu sudah cukup.
Allahu A'lam. Abu Nidia al Margasary. 1399 H --- In [email protected], Abdul Jamil <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > assalamu'alaikum > > ana mau nanya bagaimana caranya apabila ana menjadi ma'mum tapi imamnya terlalu cepat sehingga ana ketinggalan terus setiap rukunnya, > apakah teruskan saja menjadi ma'mum atau munfarid karena bacaan ana > tidak bisa terlalu cepat > > terima kasih penjelasannya > jazakumullohu khoiron kasiron. ------------------------------------------------------------------------ Website Islam pilihan anda. http://www.assunnah.or.id http://www.almanhaj.or.id Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
