Wa'alaikumussalaam warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Ana coba kutipkan juga "Terapi al-Isyq", semoga bermanfaat.

TERAPI PENYAKIT MABUK ASMARA

Walaupun efek yang ditimbulkan penyakit al-'isyq sangat hebat dan sulit 
melepaskan diri dari jeratannya namun bukanlah suatu hal yang mustahil apabila 
penderitanya bisa sembuh dan selamat dari penyakit ini. Ibnul Jauzi 
rahimahullah berkata: "Sesungguhnya obat itu mujarab bagi orang yang 
menerimanya. Adapun orang yang mencampuradukkannya niscaya obat itu tidak 
berguna baginya." Maka orang yang benar-benar ingin sembuh, dia harus berupaya 
berobat. Namun jika tidak, niscaya penyakit akan tetap bercokol bahkan bisa 
jadi bertambah parah. Berikut ini beberapa terapi yang dapat menyembuhkan dari 
mabuk asmara:

1. Ikhlas kepada Allah. Jika seseorang yang terkena penyakit al-'isyq 
benar-benar ikhlas dan menghadapkan wajahnya kepada Allah dengan tulus, niscaya 
Allah akan menolongnya dengan cara yang tiada pernah terlintas di hatinya. Dia 
akan menyingkirkan segala penghalang menuju jalan taubat.

2. Berdo'a. Merendahkan diri kepada Allah, secara tulus menyerahkan diri 
kepada-Nya, ikhlas, dan memohon kepada-Nya dengan segala kerendahan agar 
disembuhkan dari penyakit.

3. Menahan pandangan. Ketika seorang hamba menahan pandangannya maka hati turut 
menahan syahwat dan keinginannya.

4. Banyak berpikir dan berdzikir. Hendaklah setiap orang senantiasa ingat bahwa 
seluruh perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban. Seharusnya ia berpikir 
bahwa perbincangan dengan kekasihnya akan ditanyakan nanti di hari kiamat. 
Hendaklah dia berpikir betapa malu dirinya kelak ketika Allah mencela 
perbuatannya.

5. Menjauh dari orang yang dicintainya, sebab memisahkan diri dan menjauh akan 
mengusir bayangan orang yang dicintai dalam hatinya. Hendaklah ia bersabar 
menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit pada awalnya. Seiring dengan 
waktu, seluruh masalah akan menjadi mudah.

6. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Sebab, mabuk cinta adalah 
karena kesibukan hati yang kosong. Hatinya akan dipenuhi bayang-bayang 
kekasihnya. Tetapi ketika ia sibuk dengan hal-hal lain maka cintanya akan 
memudar, rindunya akan hilang dan akhirnya ia dapat melupakannya.

7. Menikah, sebab pernikahan itu mencukupi segalanya, penuh berkah dan menjadi 
solusi. Jika orang yang dicintainya adalah wanita yang mungkin dinikahinya maka 
hendaklah ia menikahinya. Jika sulit menikahinya hendaklah memohon kepada Allah 
untuk memudahkannya. Jika ia tak bisa menikahinya karena sebab-sebab tertentu, 
maka hendaklah ia bersabar dan memohon kepada Allah agar diberi jalan keluar.

8. Menengok orang sakit, mengiringi jenazah, menziarahi kubur, melihat orang 
mati, berpikir tentang kematian dan kehidupan setelahnya.

9. Senantiasa menghadiri majelis ilmu, duduk bersama orang-orang zuhud dan 
mendengar kisah-kisah orang shalih.

10. Memangkas habis ambisi dengan membuang rasa putus asa disertai dengan 
keinginan keras untuk dapat menundukkan hawa nafsu.

11. Selalu konsisten menjaga sholat dengan sempurna, menjaga 
kewajiban-kewajiban sholat, baik berupa kekhusyukan dan kesempurnaannya secara 
lahir dan bathin.

12. Menjaga kharisma agar tidak jatuh kepada kedudukan yang hina dina, tidak 
jatuh dalam perbuatan yang tercela dan segala bentuk yang dapat menghalangi 
keutamaan. Orang-orang yang memiliki harga diri tidak pernah mau terikat 
menjadi budak sesuatu. Lihat saja, betapa hawa nafsu menyebabkan orang-orang 
mulia menjadi hina.

13. Menjaga kemuliaan diri, kesucian dan menjaga kehormatannya. Hal ini akan 
membuat seseorang jauh dari perkara yang akan meruntuhkan harga dirinya ataupun 
yang akan menjatuhkan martabatnya.

14. Membayangkan cela yang terdapat pada diri orang yang dicintainya. Ibnul 
Jauzi rahimahullah berkata: "Sesungguhnya manusia penuh dengan najis dan 
kotoran. Dan orang yang dimabuk cinta melihat kekasihnya dalam keadaan 
sempurna. Karena cinta, ia tidak dapat melihat aib kekasihnya. Sebab hakikat 
segala sesuatu dapat disingkap dengan timbangan yang adil. Sementara yang 
menjadi penguasa atas dirinya adalah hawa nafsu yang zhalim. Itu akan menutupi 
seluruh cela hingga akhirnya orang yang dilanda cinta melihat kekasihnya yang 
jelek menjadi jelita."

15. Memikirkan akan ditinggal pergi orang yang dicintainya, baik ditinggal mati 
atau ditinggal pergi tanpa keinginannya atau ditinggal karena sudah bosan.

16. Memikirkan akibat perbuatannya. Orang yang berakal adalah orang yang dapat 
menimbang apakah cintanya itu akan melahirkan kenikmatan ataukah kesengsaraan.

17. Hendaknya orang yang ditimpa ujian seperti ini mengetahui bahwa ujian hidup 
merupakan sebab munculnya nilai keutamaan seseorang. Jika dia bersabar maka 
akan tampaklah keutamaannya, sempurnalah kemuliaannya dan derajatnya akan 
meningkat kepada level yang lebih tinggi.

18. Memikirkan betapa banyak hal-hal yang bermanfaat menjadi luput disebabkan 
menyibukkan diri dengan cinta seperti ini. Orang-orang yang mulia lebih 
mengutamakan santapan akalnya, walaupun tabi'atnya berusaha menggiringnya 
kepada syahwat jasmani.

19. Melihat kondisi para pemabuk cinta. Bagaimana derita yang mereka tanggung. 
Bagaimana hidup mereka yang dikucilkan oleh masyarakat. Betapa berantakan 
segala urusan dunia dan akhirat mereka. Bandingkanlah orang-orang yang 
menghabiskan hidup untuk cinta buta dengan orang-orang yang memiliki cita-cita 
yang tinggi dan luhur dan keinginan yang kuat.

Demikanlah di antaranya obat-obat yang dapat menangkal dan menyembuhkan 
penyakit mabuk asmara. Seperti yang telah disebutkan di atas, semua obat ini 
tidak akan manjur bila yang melakukannya tidak berusaha dengan sungguh-sungguh 
ingin sembuh dari penyakitnya. Kita bermohon kepada Allah agar menjauhkan kita 
dari jalan-jalan kehancuran dan membimbing kita kepada kebaikan dunia dan 
akhirat. Wallahu a'lam

*Diringkas dari kitab Al-'isyq, Bila Hati Dimabuk Cinta karya Muhammad Ibrahim 
Al-Hamd, penerbit Pustaka At Tibyan Solo.


----- Original Message -----
From: isyhadubiannamuslim <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Subject: [assunnah] Tanya: Terapi al Isyq
Date: Sat, 15 Oct 2005 10:28:41 -0000
>
> Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
>
> Innalhamdalillah ash shalaatu was sallamu 'ala rasulillah.
> Ana mau tahu bagaimana agar kita bisa menghilangkan al isyq. Karena
> ia bisa mengganggu aktiftas dan pikiran kita (Wal Iyadzubillah).
> Dan fenomena ini adalah trend saat ini, ana sering di tanya
> 'anak-anak muda' bila ada forum pengajian.
>
> Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
> Abu Nidia Aidin Alaik Al Marghasary
> 13 SHawwal 1399


______________________
Search for businesses by name, location, or phone number.  -Lycos Yellow Pages




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke