Assalaamu'alaikum,
Akhi, antum jangan sampai tertipu, hal yang demikian itu mudah saja bagi jin
Qorin yang menyertai kita semenjak kita masih kecil sehingga dia Mengetahui
apa2 yang kita lakukan, siapa sahabat , saudara , istri kita dll, ruh orang
yang mati hanya dapat mendengar ketika perttama kali dikuburkan , mendengar
langkah2 kaki orang2 yang meninggalkannya sendiri dialam kubur.
Ana salinkan :

APAKAH ORANG MATI DAPAT MENDENGAR PANGGILAN ORANG YANG MEMANGGILNYA ?


Oleh
Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta


Pertanyaan.
Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Apakah para wali yang
shalih mendengar panggilan orang-orang yang memanggilnya ? Apa makna sabfda
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Demi Allah sesungguhnya orang yang telah meninggal dari kalian
(di dalam kuburnya) mendengar bunyi langkah terompah kalian?".

Mohon penjelasan !

Jawaban.
Pada dasarnya bahwa orang yang telah meninggal dunia baik yang shalih atau
yang tidak shalih, mereka tidak mendengar perkataan manusia, sebagaimana
firman Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Artinya : Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu ; dan
kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkankan permintaanmu. Dan di
hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat
memberikan keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh Yang maha
Mengetahui" [Fathir : 14]

Begitu juga firmanNya Subhanahu wa Ta'ala.

"Artinya : Dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam
kubur dapat mendengar" [Fathir : 22]

Akan tetapi terkadang Allah memperdengarkan kepada mayit suara dari salah
satu rasulnya untuk suatu hikmah tertentu, seperti Allah memperdengarkan
suara Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada orang-orang kafir yang
terbunuh di perang Badar, sebagai penghinaan dan penistaan untuk mereka, dan
kemuliaan untuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sampai-sampai Nabi
Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan kepada para sahabatnya ketika
sebagian mereka mengingkari hal tersebut.

"Artinya : Tidaklah kalian lebih mendengar apa yang aku katakana daripada
mereka, akan tetapi mereka tidak mampu menjawab" [1]

Lihat pembahasan ini di kitab "An-Nubuwat", kitab "At-Tawassul
Wa-al-Wasilah" dan kitab "Al-Furqan", seluruhnya karya Syaikhul Islam Ibnu
Taimiyah. Maka kitab-kitab tersebut cukup memadai dalam mengupas pembahasan
ini.

Adapun mayat yang mendengar suara langkah orang yang mengantarnya (ketika
berjalan meninggalkan kuburnya) setelah dia dikubur, maka itu adalah
pengengaran khusus yang ditetapkan oleh nash (dalil), dan tidak lebih dari
itu (tidak lebih dari sekedar mendengar suara terompah mereka), karena hal
itu diperkecualikan dari dalil-dalil yang umum yang menunjukkan bahwa orang
yang meninggal tidak bisa mendengar (suara orang yang masih hidup),
sebagaimana yang telah lalu.

Shalawat dan salam semoga tercurah atas Nabi kita Muhammad Shallallahu
'alaihi wa sallam, keluarganya, dan sahabat-shabatnya.

[Fatawa Li Al- Lajnah Ad-Da'imah I/151-152 dari Fatwa no. 7366 Di susun oleh
Syaikh Ahmad Abdurrazzak Ad-Duwaisy, Darul Asimah Riyadh. Di salin ulang
dari Majalah Fatawa edisi 7/I/ 1424H]
_________
Foote Note
[1] Hadits Riwayat Ahmad -dan ini lafalnya- (I/27 : III/104, 182, 263 dan
287), Bukhari II/101 dan Nasa'i IV/110

Sumber :
http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1477&bagian=0


-----Original Message-----
From: [email protected] 
Sent: Wednesday, November 16, 2005 10:14 AM
To: [email protected]
Subject: [assunnah] Orang yang sudah mati dapat berbicara kembali

Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu
gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya
ORANG-ORANG YANG SUDAH MATI DAPAT BERBICARA, (tentulah Al Quran itulah dia).
Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah
orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki
(semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia
semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan
perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman
mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi
janji.
(QS. Ar Ra'd : 31)

Poinnya adalah : orang yang sudah mati dapat bicara kembali.

Masalah saya adalah adanya orang (saudara temen saya) yang meyakini bisa
bicara dengan roh-roh orang yang sudah mati. Misal bicara dengan roh mbah
fulan dengan masuk ketubuh manusia (seperti cenayang).

Mohon penjelasannya, mohon disertai pula dalil-dalil yang shahih.

Terima kasih atas bantuannya





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke