Wa alaikumus salam warahmatullah
  Saya bantu dikit yah:
      
   [1]. anda sebaiknya matikan HP anda, dan itu tidak membatalkan 
shalat. Mana dalilnya, kata orang??! Saya jawab: apakah untuk meng-
geplak nyamuk di pipi ketika shalat, perlu dalil? (meng-geplak = 
bahasa jawa, digunakan untuk menjelaskan teknis membunuh lalat atau 
nyamuk dengan telapak tangan). Tidak perlu dalil.
  
[2].    Memang ada pendapat dari kalangan ulama syafi’iyyah yg 
mengatakan bahwa gerakan 3 kali berturut turut dlm shalat itu 
membatalkan sholat. Tapi, ini sekedar pendapat dan tidak berDALIL 
SEDIKITPUN. Buktinya: nabi pernah membunuh ular ketika sholat, Nabi 
pernah berjalan cepat ke arah sutrah ketika seekor kambing hendak 
berlalu di depan beliau. Nabi pernah menumpukkan kembali batu 
sebagai sutrah karena batu-batu itu runtuh. Apakah perbuatan nabi 
itu tidak lebih dari 3 gerakan?? Itulah dalilnya.  

[3]. Ucapannya seorang tablighiy itu tidak berdasar. Dan memang rata-
rata tablighiy itu nggak ngerti dalil, kecuali sedikit.

   
  Wallahu a’lam
  Sumber:
    
   1.qoulul mubin fii akhta’ mushallin, masyhur hasan salman;  
   2. taudhihul ahkam, abdurrahman al-bassam  
   3. safinatun najah, imam nawawi al-bantaniy  
   4. ahkamul ahkam, ibnu daqiq al-ied  
   5. fatawa haramil makkiy, ibnu utsimin
   
  dhea
   
  =

Rostiyan N <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Assalaamu ‘alaikum wa rohmatulloohi wa barokaatuh,
  Ana mau bertanya, apa yang harus kita lakukan ketika kita sedang 
sholat berjamaah dimasjid, kemudian kebetulan ada panggilan masuk 
melalui HP yang ada di saku kita (yang kebetulan kita lupa 
mematikannya atau meng “Silent mode”), sehingga dering HP tersebut 
mengganggu jamaah yang lain? Apakah kita biarkan saja HP tersebut 
berbunyi terus agar sholat tidak batal? Atau kita raih HP tersebut 
dan mematikaanya atau me”reject” panggilan tersebut demi kekhusyu’an 
sholat kita dan jamaah yang lainnya?

  Ana pernah menanyakan masalah ini kepada seorang ikhwan dari 
Jamaah Tabligh, dan ia menjawab biarkan saja HP tersebut berbunyi 
sampai bosan yang nelpon dengan dalil ayat Qur’an (mohon maaf surat 
dan ayatnya ana lupa….) karena menurutnya, jika kita raih HP untuk 
mematikannya, maka otomatis sholat kita batal.  

  Tetapi disisi lain ana pernah membaca hadits bahwa ketika 
Rasulullah Sholallaahu ‘alaihi wassalam  sedang sholat, istri beliau 
datang dan mengetuk2 pintu minta dibukakan pintu, maka Nabi 
Sholallaahu ‘alaihi wassalam berjalan kepintu tanpa memutus 
sholatnya (dengan tetap menghadap qiblat) dan membukakan pintu. 
Apakah hadist ini Shahih?

  Jika hadits tersebut shahih, pakah hadits ini boleh dijadikan 
dalil untuk meraih HP dan mematikannya?

  Ana mohon pencerahannya tentang masalah ini. Jazaakallah khoir.
  Wassalaamu ‘alaikum wa rohmatulloohi wa barokaatuh
   
  Novy RN (L,1966)
---------------------------------
 Yahoo! Personals
 Single? There's someone we'd like you to meet.
 Lots of someones, actually. Yahoo! Personals




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke