Wa'alaikumsalam Warohmatullahi Wabarakatuh,

Sedikit mengulang dan menambahkan...

Salafy bukan pergerakan atau Haraqah seperti halnya Ikhwanul 
Muslimin, salafy tidak punya pemimpin, presiden ataupun pusat 
pergerakan (DPP,DPW). Berbeda dengan PKS atau IM plus mereka punya 
presiden dan punya pusat pergerakan dengan demikian PKS daerah harus 
mendapat pengakuan dari PKS pusat barulah bisa dikatakan mereka 
adalah juga PKS DPW, DPP dsb, bukan JT, HT atau lain2.

Dakwah Salafiyah adalah nisbah/menisbatkan diri kepada manhaj/metode
salaf (sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in)Jadi ketika ada 
seseorang yang berada di hutan sendirian kemudian dia bermanhaj 
salaf atau beraqidah salaf mereka adalah salafy, tidak perlu
diakui Salaf internasional atau salaf pusat, yang memang ga pernah 
ada.

Kalau yang dimaksud Salaf internasional oleh murrobi antum/anti itu
adalah Ulama-ulama Salaf dari berbagai negara (Syam (Yordania), 
Yaman, Madinah) kok ternyata banyak Masyaikh-masyaikh dari Syam, 
Yaman, Madinah yang datang ke Indonesia untuk mengisi kajian 
(malahan murid-murid senior Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, 
yaitu Syaikh Ali Hasan Al-Halabi, Syaikh Salim bin Id Al-Hilali, 
Syaikh Dr Musa Alu Nasr dan Syaikh Mashur Hasan Salman sudah 4x 
mengadakan daurah syar'iah di Indonesia, dan pada tahun 
kemarin mengadakan kajian ilmiah di masjid Istiqlal Jakarta, yang 
dihadiri oleh belasan ribu kaum muslimin yang antusias ingin menimba 
ilmu dari ulama-ulama salaf),juga ada yg secara teleconference spt 
Daurah di Yogya bbrp bulan yang lalu yang melibatkan Syaikh Muhammad 
bin Hadi, Syaikh Ibrahim dari Madinah. Murrobi antum udah salah lagi 
nih Sekali lagi Salaf itu bukan bentuk pergerakan atau organisasi 
macam PKS,salaf tidak punya susunan tingkat kepemimpinan atau 
hierarki.

Adapun orang-orang atau kelompok2 yang tidak diakui salaf adalah
kelompok-kelompok yang mengaku salaf atau kelompoknya sengaja dinamai
salafy, tapi dlm prakteknya tidak beraqidah salaf atau bermanhaj 
salaf seperti contohnya ikut2an partai-partaian atau berkolaborasi 
dgn salah 1 partai atau ikut2an menyelenggarakan kegiatan Bid'ah 
(Dzikir bersama, Maulid nabi, dsb).

Ana dulu juga ikut Liqo sejak tahun 1992 (mungkin dulu masih IM 
murni) dan berhenti total tahun 2003 ini. Ana mengenal manhaj salaf
diperkenalkan secara tdk sengaja oleh teman ana yang juga mantan IM 
plus atau PKS yang sudah berhenti dari Liqo duluan dan sempat di 
Hajr oleh sebagian ikhwany atau teman2 seperjuangannya dulu di PKS.
Antum/anti bisa jelaskan ke Murrobinya tentang salaf dan tanya 
kenapa ga boleh ikut kajian Ustadz Yazid Jawas ?? Kalo menurut 
murrobi antum, beliau sesat, tanya sesatnya dimana?? Apakah krn ndak 
mau bayar "Zakat Profesi" atau "ga mau nusuk PKS", atau yang 
lainnya, Insya Allah Ustadz-ustadz di milis ini punya jawabannya. 
Bukannya mau membuka forum debat tapi forum diskusi siapa tau 
murrobbi antum/anti mau berhijrah juga.

Tapi mungkin lebih baik tinggalkan saja forum-forum seperti itu 
(Liqo) dikhawatirkan krn keterbatasan ilmu bisa2 kita yang semakin 
terbawa mereka..

Afwan ini hanya saran dari ana mungkin ada bisa mengoreksi

Wassalamualaikum

Abu Sarah 

-----Original Message-----
From: [email protected] 
On Behalf Of fatimah ayu az-zahra
Sent: Wednesday, December 28, 2005 1:47 AM
To: [email protected]
Subject: [assunnah] Tanya: Manhaj salaf Indonesia tidak diakui salaf
internasional?

ASSALAMUA'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WA BAROKAATUH,

Ana mahasiswa dari Universitas Swasta di jakarta, dan ana aktif di salah
satu instansi kampus, ana mantan Ikhwanul Muslimin [PKS], ana pernah
atau masih ikut yang namanya liqo, setelah murobi ana tahu klo saya ikut
kajian di masjid DDI [Ustadz Yazid Jawas] beliau langsung bicara 4 mata
sama ana, dan beliau tidak suka klo ana ikut kajian atau
mengaji/menuntut ilmu diluar liqo, beliau tahu klo kajian yang ana ikuti
adalah bermanhaj salaf.
Kemudian beliau meminta ana untuk memilih "ikut pengajian ini/liqo atau
di sana kajian Ustadz Yazid Jawas".
Beliau pun berbicara tentang Manhaj salaf Indonesia tidak diakui salaf
internasional atau dengan kata lain sudah terbagi-bagi menjadi beberapa
golongan.
Apa benar?
Mohon penerangannya?

Wassalamu'alaikum waroh matullohi wabarokatuh




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke