On 2/4/06, aepsupriatna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuhu,
>Bagaimana sikap dan wujud pembelaan kita atas  penghinaan terhadap 
>nabi Muhammad shollalohu 'alaihi wassalam yang dilakukan oleh orang-
>orang kafir di DENMARK?
>Nabi Muhammad yang mulia digambarkan sebagai sosok teroris dan 
>konyol..
> Semoga Alloh azza wazalla melaknat mereka.

wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

Komentar oleh para Imam tentang masalah ini dapat dilihat di:
http://www.fatwa-online.com/news/0060128.htm
dengan judul: 
*Imams Denounce Danish and Norwegian Newspapers in Cartoons* Row
wassalamu'alaikum,
Mirza
===========================================
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga
kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk
Allah itulah petunjuk (yang benar)". [Al-Baqarah:120]

"SIKAP PARA ULAMA DAN IMAM TERHADAP HUJATAN KARIKATUR NABI"

Para Imam Masjid Kerajaan Saudi Arabia, kemarin, 27 januari lalu,
mengutuk berbagai surat kabar di Denmark dan Norwegia yang memuat
karikatur yang menodai Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wa sallam dan
menghimbau Negara-negara Islam untuk mengadakan konfrontasi melalui
kampanye permusuhan.

Dalam khutbah Jumatnya, Syaikh Usamah Khayyat, Imam Besar Masjidil
Haram menegaskan bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam
menempati posisi teratas bagi umat Islam.

"Nabi Muhammad diutus ke dunia sebagai rahmat", ujar Syaikh sembari
mengutip ayat-ayat dalam Al-Quran. Beliau menegaskan bahwa kartun-
kartun hujatan seperti itu tidak akan sedikitpun merendahkan
martabat beliau.

Beliau menghargai pemerintah Saudi yang mengambil sikap keras
terhadap kartun-kartun yang mencemarkan nama Nabi dan
ajarannya. "Pemerintah yang baik ini sudah menghangatkan jantung
kami yang menjelaskan ketegasan sikap Islam" ujar Khayyat di khotbah
yang disiarkan di televisi negara bagian. "Hal ini menunjukkan
perasaannya tidak senang, menegakkan keadilan terhadap Nabi dan
memperingatkan bahaya kelanjutan permusuhan ini," katanya.

Jyllands-Posten, surat kabar Denmark terbesar, mempublikasikan 12
kartun September yang lalu, termasuk sesuatu dimana Nabi digambarkan
memakai sehelai sorban yang terbentuk sebagai bom. Agama Islam
memandang bahwa penggambaran dan karikatur nabi oleh mereka sangat
menghujat.

Khotbah Syekh Ali Al-Hudzaify, Imam Masjid Nabawi di Madinah, juga
dipusatkan pada persoalan karikatur. Dia mengatakan bahwa banyak
orang dulu sudah berusaha untuk mencemarkan nama baik Nabi. "Mereka
dilemparkan ke tempat sampah sejarah dan tak seorang pun mengingat
mereka" imam mengatakan. Ia menambahkan bahwa Muhammad
Shalallahu’alaihi wasallam selalu diingat sebagai seorang Nabi dan
pembaharu besar. Imam mengatakan olok-olok terhadap Nabi Muhammad
akan dianggap sebagaimana olok-olok yang pernah dilontarkan terhadap
nabi-nabi lain seperti Musa, Isa, dan Ibrahim ‘alaihismussalam.

"Kami menghubungi pemerintah, organisasi dan para ulama di dunia
Islam untuk turut membantu melanjutkan kampanye penolakan serangan
yang melanggar kesucian Nabi. Mereka juga sebaiknya menyoroti bahaya
yangdiakibatkan sejumlah vilifications, serta memakai forum
internasional dan media informasi,” Hudzaify.

Perusahaan dan organisasi Saudi sudah meminta pemboikotan produk
Denmark sampai harian Denmark tersebut memohon maaf karena
menerbitkan kartun. Para Imam mesjid seantero Kerajaan kemarin
memanfaatkan khotbah Jumat mereka untuk mendukung kampanye boikot.
Abdullah Al-Othaim, presiden eksekutif Al-Othaim Holding Company,
sudah mengatakan bahwa perusahaannya akan memboikot produk
Denmark. “Denmark mempunyai kebebasan pers, kami orang Muslim
mempunyai kebebasan untuk membeli atau untuk tidak membeli produk
mereka,” katanya. Keputusan Al-Othaim, yang katanya memasukkan
boikot terhadap pemasok mana pun yang memasukkan produk Denmark,
mungkin menolong terhadap ekspor senilai SR1,3 milyar yang diekspor
ke Arab Saudi.

"Hal ini adalah kewajiban agama dan sebaiknya dilakukan semua
pengusaha", ujar Sultan, manajer pasar swalayan Riyadh yang memberi
tanda peringatan bagi pelanggan terhadap produk Denmark. Norwegia
mengatakan pada hari Kamis sudah menasehati kedutaan besar Timur
Tengahnya untuk menyatakan penyesalan atas cetakan ulang kartun
sehelai koran yang berbasis di Oslo.

Kari Karame, seorang pakar di konflik dan Timur Tengah di Institut
Norwegia Urusan Internasional, menyatakan salah untuk
mengeksploitasi kebebasan bicara untuk membela penghinaan yang mana
pun. "Itu adalah asas yang sangat jelek untuk mengatakan anda bisa
mengobati orang yang berbeda dengan anda sebagaimana anda inginkan
karena alasan kebebasan berekspresi,” katanya kepada Reuters.

Kartun ini telah menimbulkan kegemparan di dunia Muslim. Saleh Al-
Wohaibi, sekjen Perkumpulan Dunia Muda Muslim (WAMY), mencap
tindakan harian Denmark tersebut sebagai bagian "Kebudayaan
Islamophobia". Organization of the Islamic Conference (OKI), Liga
Dunia Muslim (Rabithah Alam Islami) dan Dewan Menteri Luar Negeri
Arab sudah mengeluarkan pernyataan yang serupa yang menolak
karikatur tersebut.

Sumber :
http://www.fatwa-online.com/news/0060128.htm
Imams Denounce Danish and Norwegian Newspapers in Cartoons Row





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------
HADIRILAH.. SILATURAHMI ULAMA DAN UMMAT KE II BERSAMA MURID-MURID SENIOR
ULAMA AHLI HADITS ABAD INI SYAIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI, MASJID
ISTIQLAL, AHAD 20 MUHARRAM 1427H/19 FEBRUARI 2006M JAM 08.00 – 12.00
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke