Assalamu'alaikum warahamtullahi Memang kalau dilihat pernyataan yg antum kutip tsb adalah pendapat Syakhul Islam Taimiyah, tapi antum tidak juga mencantumkan dari hadist siapa Ibnu Taimiyah menyandarkan dalilnya.
Kalau yg antum maksud adalah hadist Sa'ad bin Abi Waqqash yg matannya kurang lebih sama maka takhrij'nya sbb : Dari Sa'ad bin Abi Waqqash, bahwa ia pernah masuk ke rumah seorang perempuan bersama Rasulullah Shallallahu a'laihi wa sallam, sdedangkan di tangan perempuan itu ada biji-bijian atau batu kecil yang dipergunakan untuk menghitung tasbih dengannya...... dst (Hadits Riwayat Abu Dawud 1500. Tirmidzi & Hakim 1/547, 548) Dalam hadits ini tanpa lafadzh Ummul Mu'minin seperti yg antum kutip dari Syekhul Islam Ibnu Taimiyah Hadits ini diriwayatkan dari jalan : 1. Amir bin Harits 2. Sa'id bin Abi Hilal 3. Khuzaimah 4. Aisyah bin Sa'ad bin Abi Waqqash 5. Dari Bapaknya (Sa'ad bin Abi Waqqash) Sanad hadits ini dla'if karena ada Khuzaimah seorang perawi yg "majhul/ tidak dikenal" sebagaimana yg diterangkan oleh Imam adz Dzahabi kitabnya Mizanul I'tidal dan Syaikhul Islam Ibnu Hajar dlm kitanya at Taqrib Selain itu Sa'id bin Abi Hilal No. 2 meski dia seorang rawi yg sangat kepercayaan akan tetapi as Saajiy telah menceritakan dari Imam Ahmad bin Hambal bahwa Sa'id ini di akhir umurnya telah rusak hafalannya. Oleh karena itu Al Albani Rahimahullah mengatakan "Bagaimana mungkin hadits ini berderajat hasan atau shahih...?" Imam Tirmidzi setelah meriwayatkan hadits (dari jalan lain) ini berkata : "Hadits ini gharib/ asing, kami tidak mengenalnya kecuali dari jalan ini, dari hadits Hasyim bin Sa'id Alkufy dan sanadnya tidak dikenal Telah berkata Ibnu Ma'in (Guru Imam Bukhari) bahwa Hasyim bin Sa'id "Tidak ada apa-apanya (maksudnya : Dia itu lemah). Kata Imam Ibnu 'Ady "Ukuran riwayatnya tidak boleh diturut" Kata Ibnu Hajar "Dha'if Demikian yg ana kutip Dari AlMasaail Jilid 1 ttg Bid'ahnya berzikir dgn biji-bijian tasbih hal. 161-162. Disusun oleh Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat Kalau ingin lebih jelas silahkan antum rujuk apabila antum mau Sudah Ma'ruf apa yg dikatakan oleh Al Akh Hilmy bahwa kita tidak boleh Ta'asub dan harus lebih rajin meneliti suatu fatwa, anjuran, larangan dll yg bertentangan dengan hadits� yg sudah terkenal tentang ke-shahih-annya Wallahu Musta'an Wassalamu'alaikum warahmatullah --- In [email protected], "Teguh Prihattanto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamua'laikum warokhmatullohi wabarokatuh. > > Alhamdulilah ... kalu ada keterangan seperti ini .. > mungkin akh hilmy bisa lebih menjelaskan dengan sanad dan matannya yang bisa menyebabkan dhoifnya riwayat tersebut .... > > Syukron .. > > Wassalamua'laikum warokhmatullohi wabarokatuh. > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ------------------------------------------------------------------ HADIRILAH.. SILATURAHMI ULAMA DAN UMMAT KE II BERSAMA MURID-MURID SENIOR ULAMA AHLI HADITS ABAD INI SYAIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI, MASJID ISTIQLAL, AHAD 20 MUHARRAM 1427H/19 FEBRUARI 2006M JAM 08.00 12.00 Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
