Assalamu'alaykum warahamatullahi wabarakatuh,

Barakallahufik.... ya akhi!

Masya-Allah, penjelasan yang sangat bagus walaupun singkat.

Rabbi zidni 'ilma...

----------------------------------------------
....mungkin sekalian tanya, barangkali ikhwan ada yg tahu ttg kitab Rijal 
Haular Rasul karya Kholid M Kholid,
gimanakah komentar para ulama tentangnya kl ada, atau ustadz, atau yang lain 
yang pernah baca ?
bukunya diterbitkan seingat ana cv diponegoro, 60 shahabat nabi kira-kira 
seperti itu judulnya.
---------------------------------------------------

Mengenai kitab ini, ana pernah pinjam dari teman. Tampaknya dari judul bukunya 
menarik, tapi setelah ana baca satu, dua, tiga sampai beberapa sahabat 
ridwanallahu alayhim ajma'in, membuat ana semakin tidak menarik untuk 
diteruskan.  Entah mungkin yang ana baca terjemahannya (bukan aslinya).

Mungkin penilaian ana terhadap buku ini boleh jadi salah (tolong dikoreksi), 
salah satu dari kekurangan buku ini adalah, tidak mempunyai referensi atau 
kitab-2 rujukan serta maraji'.

Jadi model buku atsar yang demikian hampir menyerupai buku-2 sejarah raja-2 
atau pahlawan nusantara jaman dulu, tidak mengungkapkan dari mana sumber itu 
dikutip, mungkin memang buku (sejarah raja/pahlawan nusantara) tidak mempunyai 
rujukan, atau kalau tidak mau dikatakan tidak punya sama sekali, mungkin sangat 
miskin akan data-2 akuratnya. Wallahu'alam...

Kembali pada kitab "60 Sahabat Nabi", buat ana yang bukan ustadz, ahli 
tarekh/seerah, maupun ulama atapun juga thalibin yang telah menuntut disiplin 
ilmu, tidak bisa memilah-milah mana riwayat yang sahih dari yang dla'if.  Jadi 
bisa juga membahayakan bila hanya main kutip saja dari kitab ini, apalagi bila 
kitab ini menjadi sandaran rujukan satu-satunya, tanpa membanding-bandingkan 
dengan kitab-2 atsar yang lain yang lebih baik mutu ke-akurasian riwayat.

Afwan ya ikhwan itulah komentar ana terhadap kitab itu, tolong koreksi ana bila 
salah.

Wallahu musta'an
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh, ahmad ibnu muhammad alkherid



alghurahy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wa'alaikumussalaam warahmatullah wabarakaatuh,

1. kitab sirah terjemahan
sebatas yang ana tahu, ada terjemahan
Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam
ar-Rahiqul Makhtum syaikh Shafiyyur Rahman al-Mubarakfury
Nurul Yaqin jg pernah lihat kayaknya..
yg lainnya, waAllahu a'lam mungkin ikhwan lain lebih uptodate

2. terjemahan bidayah wan nihayah
sebenarnya yang diterjemahkan ust. abu ihsan bukan dari bidayah nihayah nya 
sendiri
tapi memang kitab yang ringkasan dan tahqiq nya, sebagaimana ada disebutkan di 
kata pengantarnya.
dari sebuah disertasi sorang thalib di universitas islam madinah, kalo tidak 
salah...
dan peringkas memang mengambil bagian khulafaur rasyidin saja,
mulai Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali (radliyallahu anhum)

dan sedikit tentang dan al-Hasan bin Ali,
karena ibnu katsir berpendapat bahwa masa 6 bulan al-Hasan masih termasuk 
khilafah diatas manhaj nubuwwah,
sebagaimana dalil-dalil yang beliau kemukakan didalamnya.
(waAllahu a'lamu bis shawab)

ttg kitab sejarah shahabat sepertinya juga sudah ada yang lainnya,
tapi ana sendiri belum pernah baca dan belum tahu komentar orang2 yang sudah 
baca (ie. ustadz, ikhwan yg lain, etc)
mungkin sekalian tanya, barangkali ikhwan ada yg tahu ttg kitab Rijal Haular 
Rasul karya Kholid M Kholid,
gimanakah komentar para ulama tentangnya kl ada, atau ustadz, atau yang lain 
yang pernah baca ?
bukunya diterbitkan seingat ana cv diponegoro, 60 shahabat nabi kira-kira 
seperti itu judulnya.

3. panggilan dengan kunyah,
nama panggilan yang memakai abu atau ummu disebut "kunyah" (baca : kun-yah),
sebenarnya berbeda dengan gelar, sebab gelar ada istilahnya lain yaitu 
"laqob"...
kunyah sendiri mungkin memang dlm budaya bangsa kita kurang populer,
walau sebenarnya secara tidak sadar juga mungkin sering dipakai untuk maksud 
lebih menghormati...
(khususnya orang jawa, yang ana tahu)

memakai nama kunyah termasuk hal yang masyru' sebagaimana terdapat beberapa 
hadits tentangnya...
beberapa hal tentang nama kunyah,
- kunyah umumnya dengan nama anak yang pertama

- kunyah tidak selalu harus sudah punya anak, atau sudah menikah,
contohnya Nabi shallallahu alaihi wa wasallam pernah memanggil anak kecil 
dengan nama Abu Umeir.
contohnya Ummu Abdillah Aisyah radliyallahu anha,
Abu Zakariya Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Abu Abdillah Muhammad bin Isma'il 
al-Bukhori, Abul Abbas Ahmad bin Taimiyah al-Harrani, dst..

dari Anas bin Malik radliyallahu anhu : "Adalah Rasulullah Shallallaahu 'alaihi 
wa Sallam itu orang yang paling baik akhlaknya, aku mempunyai saudara laki-laki 
yang telah disapih, bernama Abu Umair. Biasanya apabila Rasulullah Shallallaahu 
'alaihi wa Sallam datang lalu melihatnya, maka beliau mengatakan : "Wahai Abu 
Umair! Apa yang dilakukan si Nugheir (nama burung kecil) ?" Dia biasa 
bermain-main dengan burung kecil itu." [HR. Muslim no. 2150]

dalam silsilah ahadits shahihah, syaikh al-albani :
hadits Nabi shallalahu alaihi wa sallam yang memberi kunyah istrinya aisyah 
radliyallahu anha dengan nama keponakannya, Abdullah bin Zubair :
"berkunyahlah dengan anakmu, Abdullah yakni (Abdullah) ibnu Zubair, kamu adalah 
Ummu Abdillah."
[Silsilah Ahadits as-Shohihah no 132]

- kunyah kadang dengan nama bukan manusia, bahkan benda
contohnya Abu Hurairah bapaknya kucing betina kecil (?),
Abu Turob (bapak tanah) kunyah dari Ali bin Abi Thalib,

- kadang orang lebih dikenal dengan kunyahnya, sehingga cukup bagi dia 
identitas itu
seperti Abu Bakar as-Shiddiq (Abdullah bin Abi Quhafah),
atau Abu Hurairah (kata syaikh utsaimin, menurut pendapat terkuat nama beliau 
adalah Abdurrahman bin Shokhr, sebab ada perbedaan pendapat ttg nama asli 
beliau)
yang kadang malah sering diantara kita tidak/belum tahu nama aslinya karena 
kalah pupuler dibanding kunyahnya.

- tapi kadang kunyah bisa jadi untuk menyembunyikan identitas, celakanya kalo 
dalam meriwayatkan hadits bisa jadi mudallits,
dan termasuk nasihat para ulama pd zaman ini diantaranya jangan diterima dari 
orang-orang yang menyembunyikan identitas,
mengingat dunia internet telah penuh dengan fitnah, dan kemungkinan pemalsuan 
yang lebih besar...
atau memakai nama untuk maksud-maksud yang lain... seperti tatkala shobigh bin 
asl yang dihadapkan kepada umar bin khottob,
waktu ditanya namanya jawabnya saya hamba allah (abdullah) sobigh, umar pun 
segera menukas : saya (juga) hamba Allah, Umar.

PS. termasuk cukup berkaitan dengan hal ini, dan nampaknya bermanfaat 
disampaikan jg ...
ust agus hasan bashori, dlm salah satu kajian beliau menasihatkan supaya 
menyebutkan nama yang jelas,
tidak usah semacam ada menyembunyikan diri... tatkala beliau bawakan kajian 
tentang adab-adab,
diantaranya abdullah bin umar pernah menasihati seorang maula dari bani tamim,
supaya kalo ditanyai menjawab dengan jawaban yang jelas, yang tidak menimbulkan 
ambigu ...

waAllahu a'lamu bis shawab.
mohon dikoreksi kl ada yang kurang ...

akhukum fillah.
toni s alghurahy,
(toni suharianto bin mashuri bin kurmen bin ahmad jalal, asal dari gurah kediri)

---------------------------------


----- Original Message -----
From: hasanah muslim
To: [email protected]
Sent: Sunday, March 26, 2006 11:26 AM
Subject: [assunnah] Kitab Sirah

Assalaamualaikum warahmatuLlaahi wabarakaatuh

1. Ana ingin tahu judul kitab sirah yang complete di dalam bahasa nusantara, 
iaitu sejarah hidup RasuluLlaah shalaLlaahu alaihi wa sallam  dari sebelum 
menerima wahyu, sesudahnya, kehidupan di Makkah dan  Madinah sehingga wafatnya.

2. Terjemahan kitab bidayah wan nihayah itu telah disingkatkankah, kerana ana 
lihat kitab dalam bahasa arab ada beberapa jilid sedangkan terjemahannya yang 
diterjemah oleh ustaz abu ihsan ada satu sahaja dan adakah kandungannya 
berkisar tentang khalifah yang empat - Abu Bakar, Umar, Uthman dan Ali 
radhiAllaahuanhum sahaja atau ada lagi tentang sahabat2 lainnya.

3. Soalan terakhir ini tentang panggilan, jika ana menggelar diri ana ummu 
ahmad adakah bermaksud ibu kepada ahmad (memang benar ana ibu kepada ahmad 
firdaus) dan adakah maksud lain. Ini kerana ana baru tahu 'abu abdillah' 
sebagai contoh mungkin belum pernah berkahwin apa lagi mempunyai anak. Jadi apa 
maksud 'abu ...' dan 'ummu ...' selain yang  ana maksudkan itu.

JazaakumuLlaah.



--------------
New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC for low, low 
rates.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke