Assalamu'alaiakum Ana mau tambahkan, menurut yang ana ketahui. kedudukan akal dalam Islam sangat mempunyai kedudukan yang pentint dalam memahami syariat Islam yang sangat mulia ini. Kita ketahui prinsip dalam Islam adalah adanya dengan menggunakan dalil naqli dan dalil aqli (menggunakan dalil wahyu dan dalil akal). Namun perlu diketahui bahwa kedudukan dalil akal adalah berada dibawah dalil wahyu dan bertujuan untuk memahami dalil wahyu (Al Qur'an dan Hadits). Dengan demikian akal bukan sebagai imam seperti yang diyakini oleh aliran sesat khawarij yang mengagungkan akal, sehingga agama mengikuti apa yang dikehendaki akal manusia yang terbatas. Sebaliknya, akal bukan diabaikan begitu saja, namun dipergunakan semestinya untuk memahami agama, sebagaimana kita ketahui orang yang berilmu ditinggikan beberapa derajat dari orang yang tidak berilmu pengetahuan. Dan akal mesti tunduk dan patuh kepada perintah dan larangan syariat agama setelah sampai padanya Al Qur'an yang mulia dan Hadits yang Shahih tentang sesuatu perkara, walaupun kadang kala akal tidak mampu untuk mencernanya. Dengan demikian kita beriman tentang seluruh akidah ahlu sunnah wal jama'ahm dan syariat Islam lainnya dengan ketundukan yang sebenarnya. Sebagai contoh masalah aqidah ahlu sunnah wal jama'ah tentang Allah bersemayam di Arsy. Imam malik mengatakan bahwa bersemayamnya Allah di Arsy kita ketahui maknanya, akan tetapi bagaimana Allah bersemayam di Arsy adalah sesuai dengan keagungan-Nya dan bertanya tentang bagaimana Allah bersemayam di Arsy adalah bid'ah. Dan Islam menjunjung tinggi penggunaan akal dalam beragama ditunjukan dengan diberikannya 2 pahala bagi ulama yang benar dalam berijtihad dan 1 pahala bagi ulama yang berijtihad walaupun salah dalam menetapkan suatu hukum agama. Mudah-mudahan hal ini dapat menjelaskan sedikit tentang penggunaan akal dalam beragama, namun kunci utama dalam memahami agama ini menurut ana adalah kita sebagai penuntut ilmu untuk istiqomah mendatangi ulama dan majelis-majelis ilmu untuk mempelajari syariat Islam ini dengan sungguh-sungguh dan berdo'a kepada Allah SWT agar diberi kepahaman agama. Sebagaimana kita ketahui bahwa Allah SWT memberikan kebaikan kepada seseorang adalah dengan memberikan kepahaman agama kepada hamba-Nya. Hal ini telah dipraktekkan oleh para Sahabat dengan do'a yang masyhur diajarkan Rasulullah SAW, yang artinya : "Ya, Allah ! Perlihatkanlah kepada kami yang benar itu adalah benar dan bimbinglah kami untuk mengamalkannya. Dan perlihatkanlah kepada kami yang salah itu adalah salah dan bimbinglah kami untuk menjauhinya. Janganlah dijadikan yang benar dan salah itu samar-samar bagi kami yang akan menyebabkan kami sesat. Ya, Allah ! Jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang takwa."
joelian rhomadonna <[EMAIL PROTECTED]> menulis: From: nur hidayat <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sat Apr 1, 2006 9:41 am Subject: penggunaan akal dalam beragama Ass. wr. wb Apakah dalam memahami nilai-nilai keagamaan, kita harus sesuai konteks tanpa boleh berpikir atau menggunakan akal? padahal Allah menyukai orang yang menggunakan akal. Apakah pengertian Allah turun ke bumi diartikan secara harfiah Allah dari langit ke bumi? yang dapat menimbulkan konotasi Allah punya wujud lebih kecil dari bumi, Subanallah. maaf kalau saya salah. mohon penjelasan karena saya sering ikut kajian seakan akal di nomor duakan di dalam salafi. misal ketika ustadz ditanya kenapa begini atau begitu jawab utamanya adalah karena haditsnya begitu ikuti saja gak usah mikir. sehingga seakan-akan kita jadi dibutaka dari ilmu/akal. ============= Assalamu'alaiakum Ana mungkin hanya menyarankan, supaya antum lebih memperdalam lagi mengenai manhaj Ahlussunnah wal Jamaah. Kalo ana lihat pertanyaan antum sih sepertinya ada yang antum belum mengerti mengenai manhaj yang haq ini. Antum bisa baca buku Syarah Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah oleh Al-Ustadz Yazid Jawas atau melalui kaset atau VCD ceramah mengenai hal tersebut Dan Juga dapat dibaca di situs http://www.almanhaj.or.id di kolom artikel Aqidah Ahlus Sunnah, dll _____________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
