----- Original Message ----- From: "abdullah" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, April 05, 2006 7:03 AM Subject: [assunnah] pentingnya ilmu
> Assalamu'alaikum, wa`alaykumussalam warahmatullah > mempelajari ILMU AGAMA adalah hal yang sangat penting yang > berguna bagi kehidupan dunia maupun akhirat, dan ALLAH > meninggikan derajat orang-orang berilmu daripada yang > lain. Berilmu dalam beramal adalah prinsip dasar dari > ulama safush sholih. > > Ana punya kesulitan dalam mempraktekan hal ini, mohon > kepada ikhwan untuk memberi pencerahan mengenai hal ini. > > Case-1 : > Ana risau saudara ana belum sholat, ana ingin sekali ingin > mengajak sholat. Ana belum faham betul ilmu mengenai > sholat (belum hafal dalilnya maupun tidak mengerti persis > arti bahasa Arabnya, bisanya harus melihat buku). > Pertanyaan : Apakah ana boleh mengajak sholat saudara ana > tersebut, mengingat ana belum faham ilmunya?. Ya, gak apa-apa antum mengajaknya sholat, dan kalau ingin mengetahui bacaan2nya dan dalilnya yah lihat buku aja, gak apa-apa koq. Anggap aja sama-sama belajar. > Case-2 : > Ada saudara ana yang lain, umur sudah tua (60 th), membaca > tidak lancar, mata sudah kabur, badan tidak sehat > lagi,sholatnya tidak lengkap(terutama 5 waktunya), > kalaupun sholat banyak yang tidak betul baik gerakan > maupun bacaanya.Kadang-kadang juga sholat jamaah tapi > hanya ikut-ikutan saja. > Pertanyaan : Apakah saudara ana tersebut sebaiknya belajar > Ilmu tentang sholat dulu, setelah faham baru melakukan > sholat? Atau : biar saudara ana sholat tetapi dengan cara > yang tidak benar sambil belajar ilmunya, bagaimana > hukumnya beramal tapi tidak/belum mengetahui ilmunya?mana > yang harus didahulukan : sholat atau belajar ilmu dulu? Jalankan dua-duanya bersamaan, yaitu tetap sholat dengan pelaksanaan yg telah diketahui sambil terus belajar dan memperbaiki kesalahan2 yg diketahui. > Case-3 : > Ana sangat miskin ilmu agama, begitu juga banyak saudara2 > ana yang tidak punya ilmu agama (bahkan umurnya sudah tua > atau tidak bisa baca), tetapi ingin sekali masuk sorga > asbab berdakwah. > Pertanyaan : Apakah kesempatan berdakwah hanya milik ulama > saja? bagaiman dengan ana dan saudara2 ana yang sudah uzur > untuk menuntut ilmu agama? apakah boleh berdakwah secara > berjamaah sebagai makmum saja, dimana yang berbicara hanya > ulama sbagaimana sholat jamaah sebagai makmum? Kesempatan berdakwah dan kesempatan masuk surga tidak hanya dimiliki oleh ulama saja, setiap muslim punya kesempatan tsb, jadi apa yg antum ketahui maka sampaikanlah kpd orang lain, dan apa yg antum belum ketahui maka pelajari bersama-sama dgn orang-orang yg ingin antum dakwahi, misalnya dgn meminjamkan/memberikan buku, mengajaknya ke tempat2 pengajian, dan lain-lain. > jazakillah > > wassalam > > abdullah -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
