Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
 
Mas Eko, saya jawab yang menjamak antara maghrib dan Isya ya, oh ya kalau sedang safar sunnahnya shalat fardhu dikerjakan 2 raka'at untuk shalat yang 4 raka'at (qashar) sementara maghrib dan shubuh tidak berubah, semoga tulisan berikut bermanfaat
 
Shalat Jama’ dan Qashar (2)
 

Menjama’ Shalat

 
Shalat yang dapat dijama’ adalah Zhuhur dengan Ashar dan Maghrib dengan Isya’.  Dapat dikerjakan di awal waktu (jama’ taqdim) dan dapat pula dikerjakan di akhir waktu (jama’ takhir). 
 
Sebab – sebab boleh menjama’ shalat :
 
1.      Safar
 
Dari Anas ra., dia berkata, “Jika Rasulullah ShalallaHu alaiHi wa sallam berpergian sebelum matahari tergelincir, beliau akhirkan Zhuhur hingga waktu ‘Ashar.  Beliau turun dari kendaraannya lalu menjama’ keduanya.  Dan jika matahari sudah tergelincir sebelum melakukan perjalanan, maka beliau shalat Zhuhur lalu naik kendaraan” (HR. Al Bukhari no. 1112, Muslim no. 704, Abu Dawud no. 1206 dan An Nasa’i I/248)
 
2.      Hujan
 
Dari Nafi’ ra., “Jika Abdullah Ibnu Umar ra. mengumpulkan para amir (gubernur) antara Maghrib dan Isya ketika hujan, maka dia menjama’ shalat bersama mereka” (HR. Muslim no. 706 dan Ibnu Majah no. 1070)
 
Dari Musa bin Uqbah, “Ketika turun hujan, Umar bin Abdul Aziz pernah menjama’ shalat Maghrib dengan Isya di akhir waktu, sedangkan Sa’id al Musayyib, Urwah bin Az Zubair, Abu Bakar bin Abdurahman serta ulama zaman itu bermakmum di belakangnya.  Namun mereka tidak mengingkari perbuatan tersebut” (HR. Al Baihaqi III/168-169, dishahihkan oleh Syaikh Albani di Kitab Irwaa’ul Ghaliil III/40)
 
3.      Karena ada Suatu Kebutuhan
 
Dari Ibnu Abbas ra., dia berkata, “Rasulullah ShalallaHu alaiHi wa sallam pernah menjama’ shalat Zhuhur dengan ‘Ashar di Madinah, tidak dalam keadaan takut maupun hujan” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahiihul Jaami’ush Shaghiir no. 1068).
 
Abu Zubair berkata, “Lalu aku bertanya pada Sa’id, ‘Kenapa beliau melakukannya ?’, Dia menjawab, ‘Aku pernah bertanya hal yang sama kepada Ibnu Abbas.  Lalu dia berkata, ‘Beliau tidak ingin memberatkan salah seorang pun dari umatnya’”.
 
Imam An Nawawi berkata dalam Syarh Muslim V/129, “Sejumlah imam berpendapat tentang bolehnya menjama’ shalat dalam keadaan mukim bagi orang yang tidak menjadikannya kebiasaan”.  Pendapat ini diperkuat oleh zhahir perkataan Ibnu Abbas ra., “Beliau tidak ingin memberatkan umatnya”.  Dia tidak menyebutkan alasan sakit atau yang lainnya.  WallaHu a’lam.
 
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengungkapkan dalam Majmu’atul Rasail wa Masail II/26-27, “Menjama’ shalat bukanlah termasuk sunnah perjalanan seperti menqashar shalat, tetapi ia dilakukan karena suatu hajat baik ketika sedang dalam perjalanan atau tidak.  Rasulullah juga menjama’ shalat pada saat tidak dalam perjalanan supaya tidak memberatkan umatnya”
 
[Menjama’ shalat, walaupun dikerjakan di akhir waktu, urutan shalatnya tidak berubah.  Contoh, ketika menjama’ shalat Maghrib dengan Isya di waktu Isya maka yang dikerjakan adalah shalat maghrib terlebih dahulu baru kemudian shalat Isya, wallaHu a’lam – ini adalah hasil konsultasi saya dengan Redaksi Majalah Al Furqan, namun saya belum mendapatkan dalil naqlinya, mungkin ada yang bisa membantu ?]
 
Maraji’ :
 
1.      Ensiklopedi Fatwa Syaikh Albani, Penyusun : Mahmud Ahmad Rasyid, Pustaka As Sunnah, Jakarta, Cetakan Pertama, Juni 2005 M.
2.      Panduan Fiqh Lengkap Jilid 1, Syaikh Abdul ‘Azhim bin Badawi Al Khalafi, Pustaka Ibnu Katsir, Cetakan Pertama, Jumadil Akhir 1426 H/Juli 2005 M.
 
 
 
 


MDN - Eko Junaidi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alykum warohmatullahi wabaarokatuh,

Alhamdulillah, atas segala nikmat & karunia Allah Subhana Wata'ala
yang masih tercurah hingga saat ini.

Seseorang bertanya bagaimana cara melaksanakan Sholat Maghrib, Isya
dan Subuh ketika seseorang dalam safar.  Ia khawatir perjalanan hanya
memungkinkan utk Jamak Maghrib & Isya, sementara waktu Subuh mungkin
terlewat karena pada saat itu sedang dalam perjalanan dg angkutan umum.
Diperkirakan tiba di tujuan pukul 9 pagi.

Jazzakallahu khoir atas bantuannya
Abu Qisthi





 


Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke