asalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

sebelumnya, perlu dikoreksi bahwa istilah yang tepat adalah "manhaj Salaf", 
tanpa "i". karena "salafi" memiliki makna pengikut salaf. manhaj salafi jelas 
tidak terjamin sebagaimana manhaj salaf dijamin melalui hadits: "sebaik-baik 
umatku adalah pada masaku, kemudian sesudahnya, kemudian sesudahnya lagi". 
itulah yang dimaksud dengan istilah "salaf", tiga generasi awal umat Islam.

sebenarnya sudah banyak terdapat risalah/buku kecil yang menjelaskan mengenai 
hal-hal yang ditanyakan tsb, di antaranya yang menurut saya cukup bagus dan to 
the point, adalah "Meluruskan Kesalahpahaman Dakwah Salafiyah", judul aslinya 
At-Ta'liqaat As-Saniah Syarh Ushulu Ad-Da'wah As-Salafiyah oleh Muhammad 
Nashiruddin Al-Albani, terbitan Pustaka At-Tibyan Solo.

di sana disebutkan antara lain:

sebahagian ulama dahulu dan sekarang memberikan beberapa istilah untuk dakwah 
salafiyah. sebahagian menamakannya dengan "Ansharus Sunnah Al-Muhammadiyah" dan 
ada juga yang menyebutnya dengan sebutan "Ahlul Hadits". Semua nama-nama tsb 
maknanya sama.

syarah:

perkataan syaikh Al-Albani rahimahullah: "semua nama-nama tsb maknanya sama..." 
yakni apabila nama tsb sesuai dengan hakikatnya. penisbatan kepada sunnah 
Muhammad atau salafiyah atau ahlul hadits sama sekali tidak ada gunanya jika 
tidak sesuai dengan landasan ahlul sunnah wal jama'ah yang merupakan tolak ukur 
nama-nama tsb.

perpecahan dalam agama adalah terjadi karena tidak kembali kepada pemahaman, 
pemikiran, dan pendapat para salaf (shahabat, tabi'in/murid shahabat,  tabi'ut 
tabi'in/murid tabi'in).

beberapa kesalahan manhaj khalaf antara lain:
- masalah penggunaan hadits ahad untuk hujjah (dalil) beberapa manhaj khalaf 
saat ini ada yang mengabaikan hadits ahad (hadits yang hanya memiliki satu 
jalur periwayatan) karena dianggap 'meragukan', padahal seharusnya adalah 
selama hadits itu shahih maka tidak ada alasan untuk mengabaikannya karena itu 
adalah bagian dari syariat.
- masalah tafsir sifat-sifat Allah

ahlul 'ahwa dan bid'ah merusak Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan tafsiran-tafsiran 
sesat mereka serta memalingkan ayat dari maksud yang sebenarnya (takwil).

*Q.S. Ali 'Imran : 7*
7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya 
ada ayat-ayat yang muhkamaat[183], itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang 
lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya 
condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang 
mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari 
ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan 
orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang 
mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil 
pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

[183]. "Ayat yang muhkamaat" ialah ayat-ayat yang terang dan tegas maksudnya, 
dapat dipahami dengan mudah.

[184]. Termasuk dalam pengertian "ayat-ayat mutasyaabihaat": ayat-ayat yang 
mengandung beberapa pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang 
dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam; atau ayat-ayat yang 
pengertiannya hanya Allah yang mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan 
dengan yang ghaib-ghaib misalnya ayat-ayat yang mengenai hari kiamat, surga, 
neraka dan lain-lain.

mengenai pertanyaan "Lebih Dikenal Dg NU, Syafi'i Ataupun Muhamadiyah" saya 
akan coba bantu jelaskan sbb:

Syafi'iyah adalah nisbat kepada Imam Syafi'i rahimahullah, salah satu imam 
ulama ahlus sunnah wal jama'ah dari imam yang empat selain Imam Hanafi, Imam 
Malik, dan Imam Ahmad bin Hanbal. mereka keempat imam tsb menjadi sangat 
terkenal karena waktu itu sempat muncul rumor/isu di kalangan penuntut ilmu 
syar'i yang muncul bahwa pintu-pintu ijtihad telah tertutup sepeninggal mereka, 
mungkin anggapan itu muncul karena salaf itu hanya sampai generasi ketiga 
(tabi'ut tabi'in) yang telah disabdakan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi 
wasallam sebagai generasi terbaik terakhir umat Islam.

sesungguhnya yang lebih tepat adalah keutamaan para salaf adalah bahwa pendapat 
mereka (atsar) bisa dijadikan rujukan untuk memahami dalil karena pemahaman 
mereka atas Al-Qur'an dan Assunnah adalah pemahaman yang terbaik dan lebih 
dekat kepada pemahaman yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi 
wasallam, tetapi TIDAK dimaksudkan untuk fanatik buta (taklid) atas 
mahzab/pendapat mereka tsb, dan perlu diketahui bahwa atsar tidak bisa 
dijadikan hujjah/dalil namun hanya sebagai alat bantu memahami dalil (Al-Qur'an 
dan Assunnah).

Imam Syafi'i sendiri berkata (yang artinya): "Setiap orang harus bermahzab 
kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan mengikutinya. Apa pun 
pendapat yang aku katakan atau sesuatu yang aku katakan itu berasal dari 
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam tetapi ternyata berlawanan dengan 
pendapatku, maka apa yang disabdakan oleh Rasulullah itulah yang menjadi 
pendapatku" (Hadits Riyawat Hakim dengan sanad bersambung kepada Imam Syafi'i, 
seperti tersebut dalam kitab Tarikh Damsyiq)

yang saya ketahui adalah NU itu bermahzab Imam Syafi'i tetapi sangat fanatik 
sehingga kebanyakan mereka menutup diri dari dalil-dalil yang dikemukakan oleh 
Muhammadiyah. kemudian untuk Muhammadiyah saya pernah mendapatkan informasi 
bahwa dulunya Muhammadiyah ketika pertama kali berdiri adalah menggunakan 
prinsip-prinsip ahlus sunnah wal jama'ah (manhaj salaf) sehingga memang tidak 
bermahzab kepada salah satu dari empat imam yang tadi saya sebutkan. inilah 
yang saya pahami sebagai salah satu sebab umat NU dan Muhammadiyah tidak 
'akur'. saya pernah membaca bahwa salah satu misi berdirinya Muhammadiyah 
adalah 'memurnikan ajaran Islam dari penyimpangan syariat' karena waktu itu 
banyak sekali muncul bid'ah dan khurafat dalam umat.

wallahu'alam

afwan apabila ada kesalahan.

semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi antum semua..

wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh



Pujo Saptono wrote:
> Assalamu 'alaikum,
>
> Sama Dgn Saudaraku Syahrur Rozy, Saya Juga Baru Hari Ini Ikutan Millis 
> Assunnah, Dan Saya Juga Baru Akan Mempelajari Manhaj Salafi, Mohon Penjelasan 
> Dari Antum Sekalian Secara Rinci Apa Itu Salafi Dan Apa Perbedaannya Dg 
> Manhaj Yg Umum Digunakan Didaerah Masing Masing Selama Ini. Yg Mana Di Masjid 
> Masjid Lebih Dikenal Dg NU, Syafi'I Ataupun Muhamadiyah, Apa Perbedaannya ?
>
> Terima Kasih
>
> Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
>
> Pujo Saptono
> Collection Departement
> PT. Televisi Transformasi Indonesia
> Jln. Kapt. Tendean Kav.12-14A
> Jakarta Selatan
> Email ; [EMAIL PROTECTED]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke