assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

mungkin saya bisa sedikit menambahkan mengenai bahasan hidayah.

memang benar bahwa bahasan hidayah ini riskan sekali menimbulkan syubhat,
apalagi ternyata di dalam ilmu tafsir Al-Qur'an sendiri masuk dalam bab bahasan
"kilas kontradiksi". maksudnya adalah ada dua ayat yang "seakan" bertolak belakang,
ayat yang satu menetapkan akan sesuatu hal sementara ayat yang lain meniadakannya.

padahal tidak akan mungkin terdapat dalam Al-Qur'an kontradiksi antara dua ayat yang
petunjuknya adalah berita, karena hal itu mengharuskan salah satunya adalah dusta dan
itu mustahil terjadi pada berita-berita Allah subhanahu wa ta'ala.

(Artinya): "...Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan (nya) daripada Allah"
(QS. An-Nisaa': 87)

(Artinya): "...Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah"
(QS. An-Nisaa': 122)


Di antaranya contoh-contohnya adalah:

(Artinya): "Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka
yang bertakwa."
(QS. Al-Baqarah: 2)


(Artinya): "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang
di dalamnya (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia."
(QS. Al-Baqarah: 185)


pada ayat pertama hidayah Al-Qur'an khusus bagi orang yang bertakwa, sedangkan pada ayat
yang kedua hidayah Al-Qur'an umum bagi seluruh umat manusia. Al-Jam'u (penggabungan)
keduanya adalah bahwa hidayah pada ayat pertama adalah untuk taufiq dan pemanfaatan,
sedangkan hidayah pada ayat kedua adalah untuk penjelasan dan pengarahan.

sama halnya dengan kedua ayat ini:

(Artinya): "Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang
kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya"
(QS. Al-Qashash: 56)

(Artinya): "Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan
yang lurus"
(QS. Asy-Syuura: 52)

hidayah pada ayat pertama adalah untuk taufiq sedangkan hidayah pada ayat kedua untuk
penjelasan.

(sumber: "Belajar Mudah Ilmu Tafsir bersama Utsaimin dan Albani", Pustaka AsSunnah)

semoga bermanfaat.

wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Qosim Nursheha Dzulhadi wrote:
Assalamu`alaykum Wr. Wb

Afwan, ana ingin ikut sedikit menjelaskan tentang masalah `hidayah` ini.

Pertama, di dalam Al-Qur`an banyak sekali ditemukan ayat-ayat yang berbunyi:
Yahdy man yasyaa`u wa yudhillu man yasyaa`u.' Jika kita baca sepintas,
kesimpulan yang muncul adalah: Allah yang memberikan hidayah dan Dia pula
yang menyesatkan seseorang. Padahal, di sana harus ada dua kemauan: kemauan
ALlah dan kemauan manusia. Jika Allah ingin memberikan hidayah -- kepada
umat non-Muslim -- sementara dia tidak mau menerima -- hatinya menolak --
maka hidayah itu tidak akan sampai. Contoh, Paman Nabi SAW, Abu Thalib dan
anak nabi Nuh `alayhissalam. Ketika Nabi Nuh menawarkan hidayah -- lewat
ajakan untuk naik ke kapal -- anaknya menolak.

Kedua, memang ada sedikit syubhat. Umat non-Muslim bisa saja berkata:
`Memang sudah Allah yang memberi kesesatan kepada kami. Jika tidak, toh kami
juga akan menjadi Muslim seperti kalian.` Tentang klaim ini, Allah telah
membantah dengan tegas. Allah berfirman, "Orang-orang musyrik akan berkata:
Seandainya Allah menghendaki, niscaya kami tidak akan musyrik tidak pula
nenek moyang kami dan kami tidak mengharamkan sesuatu. Begitula orang-orang
sebelum mereka berdusta sampai mereka merasakan azab Kami. .. " (Qs.
al-An`am: 148).

Ini mungkin sedikit dari saya, teman-teman yang lain bisa lebih memberikan
penjelasan yang detail. Wallahu a`lamu bi al-shawab.
Qosim 


  
From: krisna santosa <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [email protected]
To: [email protected]
Subject: Re: [assunnah] tanya: HIDAYAH
Date: Mon, 15 May 2006 02:03:38 -0700 (PDT)

wa'alikumsalam warahmatullahi wabarokatuh

Afwan sebelumnya,
maksud pertanyaan ukhti ana gak paham
sebab ana pernah dengar dari ustadz ana, bahwa memahami soal itu sudah
setengah jawaban.
apakah yang ukhti maksud dengan kenapa orang nonmuslim gak dibiarkan aja
masuk islam.
setahu ana bukankah kita tidak melarang orang nonmuslim masuk islam.
justru mereka diajak untuk masuk islam.

tolong pertanyaannya diperjelas.


anisa tusholihah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalaaamu'alaykum Warahmatullahi Wa Barakatuhu
Ada seorang teman yag bertanya pada saya
"Kalau hidayah itu dari Allah kenapa non Islam ga dibiarin aja masuk Islam,
bukannya semua manusia silahirkan dalam keadaan Islam?"
Mohon penjelsannya...
Jazakumullah Khair...
    



--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke