Seperti yg antum tulis, Hadit ini diriwayatkan oleh Imam Bukhori. Dan Masyhur 
hadit-2 yg diri wayatkan oleh beliau akan keshahihannya.

adapun penjelasannya. ana kutif dari seorang ikhwah Abdullah bin Taslim yang 
saat itu masih belajar di Islamic University of Medina, Saudi Arabia.

- inilah tulisan beliau -

Adapun pertanyaan al akh Kurniadi tentang makna hadits shahih yang diriwayatkan 
oleh imam Bukhari tentang penolakan Nabi shollallahu'alaihiwasallam untuk 
mendoakan Najd, maka hadits ini telah dijelaskan maknanya oleh para ulama 
terdahulu yang menjelaskan makna hadits-hadits kitab shahih Bukhari, shahih 
Muslim dll, dan para ulama ini semuanya wafat jauh sebelum lahirnya Syaikh 
Muhammad bin Abdul Wahhab (tahun 1115 H, ada juga yang mengatakan tahun 1111 
H), jadi mereka sama sekali bukan termasuk pengikut wahabi. Ada sekitar enam 
kitab syarah (penjelasan) hadits-hadits shahih Bukhari dan satu kitab syarah 
hadits-hadits shahih Muslim yang sempat saya baca, dengan izin Allah 
subhanahuwata'ala, tentang makna hadits ini, kitab-kitab tersebut: A'lamul 
Hadits (jld 4/hal. 2330, cet. Ummul Quro, Mekkah) karya Al Khaththabi (wafat 
tahun 388 H), Syarh Ibnu Baththaal (10/44, cet. Maktabah Ar Rusyd) karya `Ali 
bin Khalaf Ibnu Baththaal (wafat 444/449 H), Al Kawakib Ad Darari (24/168, cet. 
Darihya at turats al arabi) karya Muhammad bin Yusuf Al Kirmani (wafat 786 H), 
Fathul Baari (13/58-59, cet. Dar as salam, Riyadh) karya Al Hafizh Ibnu Hajar 
Al `Asqalani (wafat tahun 852 H), `Umdatul qaari (24/200, cet. Darl fikr, 
Beirut) karya Badrudiin Al `Aini (wafat 855 H), Irsyadus saari (10/41, cet. Dar 
al kutub al `ilmiyah) karya Ahmad bin Muhammad Al Qusthallani (wafat 923 H) dan 
Syarah Shahih Muslim (18/238-239, cet. Dar al ma'rifah) karya Imam An Nawawi 
(wafat 686 H). Semua kitab tersebut menjelaskan bahwa makna "Najd"

Dalam hadits tersebut adalah wilayah timur Madinah, yang meliputi wilayah Irak 
dan sekitarnya. Imam Abu Sulaiman Al Khaththabi ketika menjelaskan makna hadits 
ini berkata: "Najd adalah di sebelah timur, dan orang yang tinggal di Madinah 
`Najd'nya adalah pedalaman Irak dan sekitarnya. Arti kata `Najd' sendiri secara 
etimologi adalah tanah (dataran) tinggi, berbeda dengan kata `Al Ghaur' yang 
berarti tanah (dataran) rendah…" (kitab A'lamul Hadits 4/2330), ucapan 
Imam Al haththabi ini dinukil dan dibenarkan oleh Al Kirmani, Al hallani, 
Badruddin Al `Aini dan Ibnu Hajar Al `Asqalani. Bahkan sebelum para ulama di 
atas, Imam Bukhari dan Imam Muslim sendiri telah mengisyaratkan makna tersebut 
di atas, buktinya, Imam Bukhari membawakan hadits ini dan hadits-hadits yang 
semakna dengannya dalam kitab shahihnya dalam bab: "Fitnah itu (muncul) dari 
arah timur" (Shahih Bukhari Fathul Bari 13/57). Adapun imam Muslim, setelah 
membawakan hadits-hadits yang semakna dengan hadits di atas, beliau mengakhiri 
bab tsb dengan sebuah atsar (riwayat) dari seorang Tabi'in senior Salim bin 
Abdullah bin Umar bin Al Khaththab, dia berkata: Wahai penduduk Irak! Betapa 
seringnya kalian menanyakan tentang dosa kecil, padahal kalian selalu melakukan 
dosa besar! Aku pernah mendengar ayahku Abdullah bin Umar rodiallahu'anhuma 
berkata bahwa Rasulullah shollallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sungguh fitnah 
itu akan muncul dari arah ini", sambil Beliau shollallahu'alaihiwasallam 
menunjuk ke arah timur, "dari arah munculnya dua tanduk setan", dan sebagian 
dari kamu memukul leher (membunuh) sebagian yang lain …" (Shahih Muslim 
4/2229). Atsar ini menunjukkan bahwa Tabi'in senior ini memahami hadits tsb 
seperti makna yang saya sebutkan di atas, karena dia menujukan dan menyampaikan 
hadits tersebut di hadapan penduduk Irak.

Demikian pula bukan berarti dengan kita menetapkan bahwa wilayah Iraklah yang 
dimaksud dalam hadits tersebut di atas sebagai tempat munculnya fitnah, bukan 
berarti semua kegiatan keagamaan yang dilakukan di sana itu salah dan semua 
tokoh-tokoh islam yang berasal dari sana mempunyai penyimpangan dalam agama, 
bahkan kita dapati banyak ulama besar ahlus sunnah yang berasal dari sana atau 
pernah menetap di sana untuk menyebarkan agama islam yang benar, seperti 
sahabat yang mulia `Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Mas'ud 
rodiallahu'anhuma, demikian pula para ulama besar ahlu sunnah setelah mereka 
seperti Hasan Al Bashri, Muhammad bin Sirin, Qotadah, Al A'masy, Sufyan Ats 
Tsauri, Ahmad bin Hambal, Al Khatib Al Baghdadi dll, Imam Asy Syafi'i juga 
pernah tinggal di sana sebelum kemudian pindah ke Mesir.

Allohu 'alam.
Abu Hilmy.


--- Bambang Widiatmoko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
> Pada hadits :
> Artinya : Dari Ibnu Umar (Radiallahu 'Anhuma) beliau
> berkata : bersabda
> Rasulullah (Shalallahu 'Alahi Wassallam) : "Ya Allah
> berikanlah berkah
> kepada kami (dan kepada) negara Syam, Ya Allah
> berikanlah berkah kepada kami
> (dan kepada) negara Yaman", berkata orang-orang Najd
> : "dan negeri kami Ya
> Rasulullah ?", "Ya Allah berikanlah berkah kepada
> kami (dan kepada) negara
> Syam, Ya Allah berikanlah berkah kepada kami (dan
> kepada) negara Yaman",
> berkata orang-orang Najd : "Dan negeri kami Ya
> Rasulullah ?". Bersabda
> Rasulullah (Shalallahu 'Alaihi Wassallam): "Dari
> negri Najd timbulnya gempa
> dan dari sana timbulnya fitnah, dan dari sana pula
> munculnya tanduk
> syaithan". (HR Bukhari).
>
> Apakah tingkatan hadits ini?
> Ada yang bisa menafsirkan dimanakah negeri Najd saat
> ini?


_______________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke