From: "Denny Risnanto" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, May 18, 2006 10:38 PM

> Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

> ana pernah membaca suatu hadits yang diriwayatkan Muslim dan Ibnu Majah.
> Rasulullah Bersabda," Sesungguhnya shalat seseorang tidaklah sempurna
> hingga ia berwudhu', dan ia meletakkan air Wudhu' ditempatnya (melakukan
> wudhu' dengan benar), kemudian ia mengucapkan 'Allahu Akbar"
> nah, yang ana ingin tanyakan adalah apakah hadits tersebut diatas telah
> menjelaskan bahwa ucapan nawaitu maupun ushalli dalam setiap akan
> melakukan ibadah seperti shalat, puasa dll adalah bid'ah?

Dilihat dari teks hadits saja
(sesuai seperti yg antum dan ana lihat)
jelas sekali *tidak dijelaskan* bahwa Rasulullah shallallallhu 'alayhi
wassallam
mengucapkan niat "nawaitu" atau "ushalli"

Pertanyaan:
"Kalau tidak diterangkan dalam hadits2 Nabi,
maka dapatkan kita katakan bahwa "nawaitu" atau "ushalli" itu Sunnah?"

Pertanyaan selanjutnya:
"Lantas kalau itu tidak bisa dikatakan "Sunnah", maka apakah namanya?"

> sebagai referensi ana pernah membaca kitab sifat shalat Nabi karya Syaikh
> Al-albani pada bab II "Gerakan Dan Bacaan Shalat" pada catatan kaki No.1
> menjelaskan bahwa ucapan itu adalah bid'ah, namun ana kurang puas dengan
> penjelasannya karena tidak dijelaskan secara mendetail.
> bagi antum yang tahu tentang bid'ahnya ucapan ushalli dan nawaitu secara
> detail dan lengkap tolong beritahu ana karena banyak diantara teman-teman
> ana termasuk juga ana terkadang masih suka mengunakan ucapan tersebut
> dalam setiap menjalankan ibadah?

Jadi ringkasnya
untuk masalah "ushalli", "nawaitu" dan segala macam lainnya yg berkenaan dgn
ibadah
untuk mudahnya ada beberapa tips:

1. "Jika telah jelas dan terang ada haditsnya,
maka kita kerjakan,
dan tentu kita namakan ini sebagai Sunnah Nabi shallallahu 'alaihi
wassallam"

2. "Jika tidak ada hadits yg menerangkannya,
maka jangan kita kerjakan,
dan tentu saja kita tidak bisa menamakannya sebagai Sunnah"

(kalau bukan Sunnah, ... maka apalagi namanya ... kalau bukan Bid'ah.
Lantas untuk apa dan untuk siapa kita kerjakan?
Siapa yg kita contoh dalam pengerjaanya?
dan Siapa pula yg akan mengganjar pahala kepada kita atas bid'ah tsb?)

3. KALAU ternyata dikemudian hari, kita menemukan dalil haditsnya yg SHAHIH
maka kita bisa mengerjakannya.

Insya Allah tips ini mudah

Wallahu'alam

Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke