|
wa 'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh afwan, terima kasih atas koreksinya. soalnya saya juga agak sedikit bingung dengan pemakaian kedua istilah tsb jadi kalo gitu, ijma' itu hanya di masa para salaf saja ya, untuk masa2 saat ini mungkin sangat sulit, apalagi ulama bermanhaj bid'ah sepertinya lebih banyak jumlahnya. wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ahmad Ridha wrote: On 5/19/06, Novareza Klifartha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Wa 'alaikumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh,ijma' yang dimaksud adalah hasil ijtihad para ulama secara mayoritas (jumhur) ...Afwan, setahu ana, ijma' berarti sepakat sedangkan jumhur berarti kebanyakan. Keduanya adalah hal yang berbeda karena ijma' berarti seluruh ahli ilmu setuju sehingga merupakan sesuatu hal yang sangat sulit tercapai di generasi belakangan. Hukum ijma' sendiri harus diikuti sedangkan jumhur belum tentu benar. Salah satu dalil ijma' adalah firman Allah Ta'ala (yang artinya): "Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasinya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali." (QS. an-Nisaa' 4:115) Allahu Ta'ala a'lam. Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, -- Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
