ADA APA DI BALIK GEMPA TSUNAMI ?

Oleh
Syaikh. Prof. Dr. Abdurrazzak bin Abdul Muhsin Al Badr
Bagian Pertama dari Dua Tulisan 1/2
Sumber http://www.almanhaj.or.id


Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan, ampunan dan 
bertaubat kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan 
kejelekan amalan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka 
tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa disesatkan Allah, maka 
tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada 
sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya. Dan 
aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya, pilihan dan 
kekasih-Nya, yang Dia percayai untuk menyampaikan wahyu dan syariat-Nya 
kepada umat manusia. Semoga shalawat Allah dan salam-Nya senantiasa tercurah 
kepada beliau, serta semua keluarga dan sahabatnya.

Kaum mukminin dan para hamba Allah… Bertakwalah kepada Allah karena 
sesungguhnya orang yang bertakwa kepadaNya akan dijaga dan dibimbing 
oleh-Nya kepada kebaikan urusan dunia dan akhirat.

Belakangan ini dunia seisinya membicarakan sebuah peristiwa besar, yaitu 
gempa dahsyat yang karenanya bumi tergoncang hebat, dia berasal dari satu 
pulau di Indonesia.

Akibatnya bumipun bergoncang dahsyat kemudian timbul setelahnya badai besar 
Tsunami dan angin topan yang melumat berbagai kota dan banyak desa. Bahkan 
sebagian tenggelam tertutup air sama sekali, seketika itulah meninggal 
ratusan bahkan ribuan jiwa. Data terakhir menyebutkan bahwa korban mencapai 
120 ribu jiwa. Mereka meninggal dalam satu waktu akibat tenggelam oleh air 
yang menerjang rumah, sawah, dan berbagai sarana hidup mereka!. Data ini 
bukanlah data final. Sebab diprediksi bahwa jumlah korban jauh lebih besar 
dari jumlah ini. Di samping itu, puluhan ribu orang luka-luka, serta jutaan 
yang lain kehilangan harta benda dan tempat tinggal.

Ini adalah sebuah peristiwa besar yang semestinya menggerakkan hati kita. 
Karenanya, dunia seisinya membicarakannya dan mengikuti berita serta 
perkembangannya. Seorang mukmin yang dikaruniai taufiq oleh Allah Subhanahu 
wa Ta’ala, dalam kejadian dan musibah besar seperti ini, harus melakukan 
berbagai renungan keimanan, sehingga akan menambah keshalihan dan 
kedekatannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, juga menambah rasa takutnya 
untuk bertemu dan berhadapan dengan-Nya. Selain itu ia juga akan mengambil 
hikmah dan pelajaran dari tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. 
Sebab itu, setelah peristiwa besar ini kita harus merenungi beberapa hal 
yang harus senantiasa diingat dan disadari sepenuhnya oleh setiap muslim:

Pertama:
Peristiwa ini dan semisalnya akan membimbing seorang muslim pada suatu 
perkara –yang telah dia yakini- yaitu bertambahnya keimanan dia akan 
kesempurnaan kuasa dan kekuatan Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta meyakini 
bahwa Allah-lah yang mengatur alam ini sesuai dengan kehendak-Nya, dan 
memutuskan apa yang Ia inginkan. Tidak ada seorangpun yang bisa menolak 
keputusan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

"Artinya : Yang Berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu 
atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan 
(yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu kepada 
keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan 
tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)".[Al 
An'am : 65]

Maksud dari "azab dari atas" dalam ayat tersebut adalah seperti petir, 
halilintar yang menghancurkan, dan angin topan. Adapun makna “azab dari
bawah" adalah seperti gempa dan tanah longsor.

Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu berkata : Ketika Rasulullah 
Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membaca ayat: “Yang Berkuasa untuk 
mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu.” Beliau 
bersabda: "Aku berlindung dengan wajah Allah yang mulia". Dan ketika 
membaca: “atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling 
bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu kepada keganasan 
sebahagian yang lain.” Beliau bersabda : "Ini lebih ringan". [HR Bukhari].

Kemudian renungkanlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Perhatikanlah, 
betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar 
mereka memahami(nya)”

Sesungguhnya beraneka-ragamnya tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa 
Ta’ala menuntun kita kepada pemahaman, keimanan dan kembali kepada Allah 
Subhanahu wa Ta’ala.

“Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih 
berganti agar mereka memahami(nya)” Yakni: agar mereka memahami tujuan 
yang harus diwujudkan dari penciptaan mereka.

Kedua:
Peristiwa ini betul-betul salah satu tanda-tanda agung kekuasaan Allah 
Subhanahu wa Ta’ala, yang dengannya Dia menumbuhkan rasa takut dalam jiwa 
hamba-hamba-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

"Artinya : Dan tidaklah kami mengirimkan tanda-tanda itu kecuali untuk 
menakuti". [Al Isra : 59]

Maksudnya ; Allah Subhanahu wa Ta’ala menumbuhkankan rasa takut dalam jiwa 
hamba-hamba-Nya dengan tanda-tanda yang agung itu.

Berkata Qatadah rahimahullah: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala 
menakut-nakuti manusia dengan tanda-tanda kekuasaan yang Dia kehendaki, agar 
mereka mengambil pelajaran, ingat dan kembali (kepada Allah Subhanahu wa 
Ta’ala)". Adapun penisbatan peristiwa ini kepada alam, itu termasuk dalam 
kejahiliyahan.

Maka hendaknya seorang mu'min takut, merenung dan mengambil pelajaran ; 
bahwasanya Yang telah menimpakan musibah kepada saudara-saudaranya, Maha 
Kuasa untuk menimpakan hal yang serupa atau lebih kepada selain mereka. 
Jatuh korban 120.000 jiwa atau lebih dalam satu waktu!. Adakah di antara 
kita yang mengambil hikmah dan pelajaran?.

Ketiga:
Setelah kejadian ini mari kita renungi bersama nikmat Allah Subhanahu wa 
Ta’ala berupa menetapnya bumi, sebagaimana firman-Nya:

"Artinya : Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kalian tetap". [Ghafir : 64]

Maksudnya : Tidak bergoncang-goncang atau bergetar.

Mari kita renungi dari sini, betapa besar Dzat yang memegang bumi ini, 
sehingga dia menetap dan tidak bergoncang atau bergoyang. Bayangkan 
bagaimana jika bumi yang kita berjalan di atas permukaannya selalu 
bergoncang dan bergetar, bisakah kita hidup di atasnya?, bisakah kita 
tidur?, bisakah kita bekerja? (tentu jawabnya adalah : tidak -pent). Jadi 
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melimpahkan karunia-Nya kepada kita berupa 
ketenangan dan menetapnya bumi ini. Maka hendaknya kita mengambil pelajaran 
dari nikmat ini, lantas kita bandingkan dengan gempa yang diciptakan Allah 
Subhanahu wa Ta’ala dari waktu ke waktu ; hingga kita bisa mengambil 
kesimpulan : Betapa besar karunia ketenangan bumi dan alangkah sempurnanya 
nikmat ini. Jika bumi ini bergoncang dalam sekejap saja, telah memakan 
korban 120 ribu jiwa, bagaimana jika bergoncang sehari penuh, atau 
berhari-hari, apa yang akan terjadi dengan manusia di permukaannya???.

Karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala lainnya adalah tidak meluapnya lautan 
hingga menenggelamkan semua daratan. Padahal kita tahu bahwa luas lautan di 
muka bumi ini dua pertiga luas daratan. Allah-lah yang Maha Kuasa untuk 
menahan air laut hingga tidak meluap ke daratan, padahal Dia mampu untuk 
menenggelamkan seluruh daratan!.

Kita bisa ambil pelajaran dari sejarah:

"Artinya : Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) kami 
bawa (nenek moyang) kamu ke dalam bahtera" [Al Haqqah : 11]

Tidak perlu jauh-jauh, bencana yang baru saja terjadi bisa menggambarkan 
bagi kita hal itu ; air telah menenggelamkan berbagai daerah secara total, 
hingga semua yang berada di atasnya mati, tidak tersisa seorangpun jua. Dua 
karunia ini ; menetapnya bumi dan tidak meluapnya lautan ke daratan haruslah 
kita syukuri, sembari kita panjatkan puji kepada-Nya atas segala curahan 
nikmat-Nya.

[Ditranskrip dan diterjemahkan dari khutbah Jum'at Syeikh. Prof. Dr. Abdur 
Razzak bin Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr –Hafizhahullahu- oleh : Anas 
Burhanuddin dan Abdullah Zaen (Mahasiswa S-2 Univ. Islam Madinah. Disebarkan 
oleh FSMS (Forum Silaturrahim Mahasiswa as-Sunnah) Surabaya 2004/1425]

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free.
http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke