Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ... Apa yang kita lakukan adalah sebatas kemampuan kita. Alhamdulillah Anda sudah mulai bersikap ilmiah. Kalau Anda terapkan sikap ilmiyah tersebut, insya Allah sudah cukup.
Bila kita bersikap ilmiyah dalam beragama, maka -Kita tidak akan membaca buku buku yang didalamnya tidak dibedakan antara hadits yang shahih dan hadits yang dho'if. Dari ini saja akan banyak buku buku yang 'terfilter' karena tidak selektif dalam hal hadits. - Kita tidak akan belajar pada kajian kajian yang di dalamnya tidak membedakan antara hadits yang shahih dan hadits yang dho'if. Dari ini saja akan banyak kajian kajian Islam yang 'terfilter' karena tidak selektif dalam hal hadits. Untuk alasan ini saja cukup bagi kita buat menjauhi diri dari kajian Jama'ah Tabligh. Karena mereka tidak selektif dalam masalah hadits. Kemudian timbul pertanyaan, bagaimana kita tahu bahwa suatu hadits itu shahih atau dho'if? Yang paling bagus adalah kita meneliti sendiri hadits haditsnya. Tetapi bisakah kita? Kalau kita tidak bisa, kita cukupkan pada para ahli hadits saja. Karena inilah batas kemampuan kita. Kita lihat perkataan mereka tentang suatu hadits karena merekalah ahlinya. Sebagai tamsil untuk bahan masukan. Sebagian orang bisa begitu sok ilmiyah dalam masalah agama, dengan bertanya yang mendetail, rinci sekali, banyak tanya macam macam, dst. Sampai sampai berkata bagaimana kalau semisal salah cetak atau yang lain. Padahal tidak dengan niatan ilmiyah yang sesungguhnya. Niat mereka hanya berusaha menghindar dari mengamalkan ajaran agama. Kemudian ketika mereka pergi ke dokter karena sakit. Dokternya berkata, bahwa bahwa Anda menderita sakit ini dan itu. Nah, inilah keajaibannya!! Mereka tidak bertanya macam macam ke dokter tersebut. Mereka tidak bilang, 'akhh, dokter bohong! Kemarin saya sehat kok!". Mereka tidak 'mengkritisi' dokter tsb dengan berondongan pertanyaan yang mendetail.... sebagaimana pertanyaan yang mereka ajukan dalam masalah agama. Kenapa mereka bisa pasrah / taslim di depan putusan dokter sementara pada masalah agama tidak? Ini sesuatu yang ajaib.... Wassalamu'alaikum Chandraleka Independent IT Writer ----- Original Message ----- From: "vivadivas" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, May 29, 2006 12:25 PM Subject: [assunnah] tanya: bagaimana saya harus percaya bahwa hadist itu benar2 shahih? > > Assalamu'alaikum warahmatullah Wabarakaatuh > > selama ini saya belajar dengan membaca buku2 salaf, itupun karena info dari > teman2 juga (mana penerbit yg baik dan mana penerbit yg tidak baik), jadi > saya masih belum bisa memilih sendiri mana yang baik. hal ini dikarenakan > saya belum bisa membedakan mana yang shahih dan tidak, saya juga belum bisa > baca dan memahami urutan2 dan periwayatan. selama saya baca buku2 salafy (yg > infonya dari teman salafy juga), saya hanya percaya dan ngikut aja. selama > di buku itu ada keterangan seperti : hadist ini shahih atau hasan. dan saya > tinggalkan hadist yg mengatakan dhaif/lemah. > kemudian timbul pertanyaan dalam hati: > Bagaimana jika saya dapat info buku yg salah. dan didalamnya terdapat > keterangan bahwa hadist itu shahih. padahal yang sebenarnya tidak. > sebagai orang masih awam, bagaimana saya harus percaya dan tidak? > apalagi kalau ada keterangan seperti : lihat kitab ini dan itu.. > bagaimana saya harus percaya, karena saya tidak bisa mengecek sendiri > kebenarannya dikarenakan saya tidak memiliki kitab2 tersebut. > mungkin saat ini saya masih beruntung dikarenakan info dari teman itu benar. > tapi jika suatu saat, ada buku (salafy) yg tidak sengaja ada kesalahan > redaksional ttg suatu hadist, apakah saya harus percaya begitu saja.. karena > mengingat buku itu biasanya benar. > > selain itu, saya juga kebingungan menjawab pertanyaan adik dan teman, jika > saya memberi suatu file.. dan mereka bertanya : yg mengatakan shahih ini > orang mana dan siapa? > > Afwan jika pertanyaan saya ngawur, rasa bingung ini mengganggu sekali. > jadi mohon penjelasan dan nasehatnya. terutama agar saya bisa mempercayai > keshahihan hadist tanpa selalu mengandalkan info dari teman itu. > > Wassalamu'alaikum > Alivia F. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Home is just a click away. Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
