Wa'alaikum salam

Ada beberapa hal yang bisa saya tangkap dari email ukhti, yaitu
Tentang ta'aruf dengan ikhwan yang bukan bermanhaj Salaf
Tentang shalat istikharah
Tentang nadhor

[1]
Untuk yang pertama, saya hanya akan memberikan pertimbangan saja,
selanjutnya pilihannya terserah ukhti yang menjalani.
Untuk menikah, sebaiknya memang dicarikan yang agamanya baik dan se kufu
(sebanding). Ukhti sendiri sudah mulai mengenal manhaj Salaf. Alhamdulillah.
Baiknya mencari yang sama sama sudah mengenal manhaj Salaf. Hal ini penting
untuk menghindari perselisihan yang banyak nantinya. Kalau sepemahaman agama
insya Allah lebih sedikit adanya perselisihan. Sama sama ngaji Salaf, bisa
kajian bareng, berangkat kajian bisa sama sama karena satu tujuan, sama sama
sepaham bahwa wajib mengikuti cara beragamanya para shahabat, dst. Insya
Allah ini lebih menyenangkan untuk dijalani. Bila seorang akhwat mendapati
yang seperti ini maka hendaknya bersyukur kepada Allah karena Allah telah
memberinya nikmat ini.... Padanya ada ganjaran pahala karena mensyukuri
nikmat Allah.

Bila ukhti menetapkan untuk memilih pendamping yang tidak mengikuti manhaj
para shahabat, maka mungkin akan ada perselisihan yang banyak. Dan
menyangkut hal hal yang prinsip. Pada saat ukhti sendiri sudah mulai
menetapkan untuk mempelajari dan mendalami manhaj Salaf. Dan tentunya akan
ada diskusi / dialog antara ukhti yang bermanhaj Salaf dengan ikhwan yang
tidak bermanhaj Salaf. Semisal ukhti berkeyakinan bahwa demonstrasi itu
dilarang Islam, sementara ikhwan nya akan berkata bahwa demonstrasi itu sah
sah saja. Ketika libur, ukhti berangkat kajian menuntut ilmu agama,
sementara ikhwannya berangkat ke bundaran HI untuk berdemo. Bila seorang
akhwat mendapati yang seperti ini hendaknya dia bersabar. Tetap menuntut
ilmu dan dibarengi dengan mendakwahkan ikhwan tersebut agar bisa menerima
manhaj Salaf. Ini perlu waktu, karena merubah keyakinan seseorang itu tidak
mudah. Hendaknya dia bersabar. Padanya ada juga ganjaran pahala dari Allah
karena kesabarannya.

Kemudian pilihannya ada pada ukhti sendiri. Sekali ukhti menetapkan pilihan,
maka saran saya, ukhti harus komitment dengan pilihan yang ukhti buat. Pada
masing masing pilihan itu ada konsekuensinya. Dan, hidup itu penuh
pilihan.....

[2]
Yang kedua tentang shalat istikharah. Sebetulnya tidak ada penjelasannya
bahwa ketika kita sudah shalat istikharah, maka kita akan mendapatkan
jawaban atas masalah kita. Kemudian kita menunggu nunggu sampai datang
kemantapan pada hati kita. Tidak demikian. Saya bawakan penjelasan dari
Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat tentang masalah shalat sunat istikharah,

"... Oleh karena itu sangat tidak patut dan kurang adab kepara Rabbul
'alamin, apabila setelah mengerjakan shalat istikharah, kita masih terus
saja menunggu nunggu kemantapan hati dengan menunda nunda pekerjaan padahal
kita telah menyerahkan pilihan dan ketentuannya kepada Rabbul 'alami!"
(Abdul Hakim bin Amir Abdat, Al Masaa il, Jilid 4, Darul Qalam, Jakarta,
hal. 321).

Jadi kalau kita sudah istikharah artinya kita sudah bertawakal kepada Allah.
Bacalah masalah shalat sunat istikharah di buku beliau itu. Insya Allah
manfaatnya sangat besar buat kita yang sering dihadapkan pada pilihan
pilihan hidup.

[3]
Tentang nadhor atau melihat wanita yang akan dilamar.
Nadhor itu dianjurkan di dalam Islam. Ada banyak hadits hadits tentang
masalah ini. Dan jumhur ulama berpendapat bahwa seseorang diperbolehkan
melihat wanita yang hendak dinikahinya.
Salah satu faedahnya adalah agar melanggengkan hubungan pernikahan.

"Lihatlah ia; sebab itu akan melanggengkan diantara kalian berdua." (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahiih Ibni Majah (no. 1511)).

Kemudian para ulama berselisih pendapat tentang apa apa yang boleh dilihat
pada wanita yang akan dilamar. Pandangan jumhur ulama bahwa yang boleh
dilihat hanyalah wajah dan kedua telapak tangan. (Syaikh Musthafa Al 'Adawi,
Tanya Jawab Masalah Nikah Dari A sampai Z, Media Hidayah, Cet. I, hal. 144).

Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum

Chandraleka
Independent IT Writer



----- Original Message -----
From: "ika mutahayiroh" [EMAIL PROTECTED]
Date: Tue May 30, 2006 5:52am(PDT)
Subject: mo curhat

Assalamualaikum wr. wb

Ikhwanifillah yg dirahmati 4JJI,
salam kenal untuk antum smua, ana seorang akhwat baru beberapa bulan ini ana
mengenal ttg manhaj salaf. Saat ini ana sedang dilanda suatu masalah ana
bingung, ana sedang menjalani ta'aruf dengan seorang ikhwan, tp dia moderat
dan masih ikut pergerakan2 seperti PKS. ana akui agamanya memang bagus
dibanding dg ana, latar belakang keluarganya juga bagus. tapi ana masih ragu
apakah ana akan menerima dia atau tidak. ana sudah istikhoroh, dan entah
kenapa sampai saat ini ana masih blm mendapatkan jawaban yg meyakinkan. ana
tidak tau apa memang ana yg kurang yakin karena dia bukan salafy. tapi apa
salah kalo kita (akhwat salafy) mendapatkan imam (suami) yg bukan salafy?
apa yg sebaiknya ana lakukan?
padahal ana selama ini memimpikan imam seorang salafusholeh. Apakah benar
dalam ta'aruf kita boleh memperlihatkan aurat (rambut/minimal tangan) kita
kepada calon suami kita?
mohon ikhwanifillah memberi solusi atas permasalahan yg sedang ana hadapi
Syukron

Wassalamualaikum wr. wb




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke