Waalaikumsalam warahmatullah,

Alhamdulillah, antum salah seorang yang mendapatkan hidayah Allah
untuk mengenal manhaj shohihah ini dan mudah-mudahan Allah tabaraka wa
taa'la mengukuhkan kita semua atas manhaj ini.

Saya bukan ustad dan bukan kompetensi saya memberikan dalil-dalil yang tafsil.

Saya hanya akan memberikan apa yang saya ketahui dan alami didalam
mencari kebenaran dalam Islam ini.

Pertama, hadits tentang Iftirak (bergolong-golongannga) ummat nabi
Muhammad adalah sesuatu yang haq, yakni pasti ummat berpecah-belah
(menjadi 73 golongan, 1 masuk surga dan 72 masuk neraka) sesuai dengan
sabda beliau sallallahu alaihi wa salam.

Kedua, Rasullullah telah berpesan untuk mengikuti -ittiba- terhadapa
sunnahnya, sunnah sahabatnya.

Ketiga, sumber segala sumber hukum Islam adalah Al Qur'an dan Sunnahnya.

Keempat, masalah khilafiyah hanya ada pada masalah furu' dalam agama
ini, bukan terhadap i'tiqad.

Nah, dari keempat hal diatas, maka kita mengetahui bahwa didalam
masalah menjalani kehidupan kita didunia sebagai seorang muslim, kita
WAJIB untuk mengikuti jalannya Rasullullah dan bukan lainnya, maka
kemudian memperingatkan orang untuk tidak masuk kedalam subul
(jalan-jalan) yang menuju kesesatan WAJIB pula kita lakukan (dalam hal
ini tentu para masayikh ayang lebih 'alim dan berilmu).

Tentunya menyatakan si fulan keluar dari manhaj salaf, si fulan
menyalahi sunnah dan sebagainya merupakan tahdir yang dilakukan oleh
para ulama supaya kita tidak mengikuti jalan-jalan mereka. Karena pada
hakikatnya NAMA tidak bisa mengubah HAKIKAT.

Berapa banyak yang simpati terhadap negara Iran hanya karena sekarang
sedang dimusuhi oleh Amerika, tetapi tidak tahu bahwa akidah mereka
sangat sesat dan menyesatkan dengan rafidhahnya.

Dan kebenaran bukan tergantung kepada JUMLAH, tidak kemudian
kebenaran itu mengikuti JUMLAH PENGIKUTNYA, walaupun kecil dan sedikit
jika yang melandasinya adalah AL Qur'an dan Sunnah, jika wajib
mengikutinya.

Perbedaan dalam masalah furu' dikalangan ahlusunnah wal jamaah tetap
ada, dan masing-masing mempunyai hujjah (sandaran) yang kuat
berdasarkan Al Kitab wa Sunnah, yang tentunya kemudian tidak menjadi
masalah yang prinsipil.
Harus pula didudukkan permasalahannya, jangan masalah akidah kemudian
ditolerir dengan bahasa khilafiyyah, karena juga mempunyai hujjah.

Kenapa merujuk pada para masayikh (syaikh bin Baz, syaikh Albani,
Syaikh Utsaimin, rahimahullahu anhum taa'la dan lainnya), ini karena
merekalah yang diberkati oleh Allah, ilmu yang sangat tinggi dalam
Islam. Merekalah waratsatul anbiyaa' (pewaris para Nabi) di abad ini.
Jika kita hidup pada masa imam Syafii, imam Ahmad bin Hanbal, imam
Hanafi, imam Malik, maka kita akan merujuk kepada mereka. Karena
sesunngguhnya Allah meninggikan derajat orang yang berilmu lebih dari
dari orang yang tidak berilmu.

Kalau kemudian beberapa orang yang mengaku-aku dirinya salafi tetapi
perangai dan tingkah lakunya tidak mencerminkan ketinggian manhaj
ini,yakni salafy, maka ketahuilah bahwa nama tidak merupakan hakikat
dan memang biasanya setelah mereka sadar akan manhaj ini, ghirah
mereka kepada saudara-saudara seiman ini akan sangat tinggi untuk
mengingatkan pada al haq ini, sehingga bisa jadi mereka -seolah-olah-
menjadi kasar.

Masalah klaim si anu ahli bid'ah dan lain sebagainya, maka harus
berhati-hati, jangan sampai klaim ini muncul sebelum mawani'
(penghalang-penghalang) atas jatuhnya vonis ini tidak diteliti
terlebih dahulu. Harus tegak dulu dan sampai dan yang bersangkutan
mengerti bahwa APA yang sedang DIKERJAKANNYA adalah bid'ah. Kalau
mengerjakannya karena belum sampai ilmu kepadanya, maka wajib kita
yang mengerti mengingatkannya. Tentunya dengan kaidah-kaidah yang
benar (Ud'u ila sabiili rabbika bilhikmati wal maw'idhzatil hasanah)

Mudah-mudahan memberikan tambahan pengertian sehingga tidak membingungkan antum.

Wallahu a'lam bishowab.

Syamsul



On 6/5/06, muwahhid muwahhid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  assalamua'alaikum
>
>  teman-teman milis Assunnah sekalian
>  saya adalah orang yang baru mengenal manhaj ini, dan saya sangat bingung
> melihat banyak di antara artikel yang saya baca, yang mana artikel itu saya
> baca di website-website yang mengatas namakan bermanahaj salaf. seperti
>  -almanhaj.or.id
>  -fatwa-ulama.com
>  -muslim.or.id
>
>  yang  memandang kelompok lain (al ikhwan al muslimun, hizbut tahrir, jamaah
> tabligh) menyimpang dari manhaj salaf.
>  yang ingin saya tanyakan,
>  1. apakah manhaj salaf hanya terbatas pada fatwa-fatwa syaikh utsaimin,
> syaikh bin baz, syaih rabi', syaikh albani, syaikh shalih al fauzan, syaikh
> muqbil saja?
>
>  2. apakah jika ada ulama lain yang berbeda pendapat mengenai suatu
> permasalahan (misalnya masalah, boleh /tidaknya demokarasi, boleh/tidk
> memotong jenggot, boleh/tidaknya bom syahid), dikatakan tidak bermanhaj
> salaf.
>
>  3. apakah perbedaan pendapat pada masalah furu' menurut manhaj salaf tidak
> boleh (apabila pendapat merupakan ijtihad dari seorang yang memang punya
> kapasitas untuk berijtihad) sehingga tidak ada ruang untuk toleransi.
>
>  4. apakah memeberi nasehat kepada sesorang yang bersalah harus dengan
> perkataan yang kasar ?
>
>  5. apakah ketika seorang melakukan suatu bid'ah kita mengatakan bahwa orang
> tersebut sebagai ahlu bid'ah, sehingga tidak boleh menjawab salam darinya.
> dan harus dijauhi dan dikatakan sebagai orang yang keluar dari manhaj salaf.
>
>  semoga jawaban-jawaban dari teman-teman sekalian dapat membantu saya dalam
> menemukan kebenaran.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke