Assalamu'alaikum,

Pak Syamsul terima kasih, saya akan pertimbangkan, cepat atau lambat saya akan 
meninggalkannya, tapi saya masih punya "1 misi" yaitu mengajak teman liqo untuk 
mengenal manhaj salaf.

Pour M. Hanif je suis d'accord avec vous
[Translated: For Mr. Hanif I agree with you]

Wassalamu'alaikum,
Nena



Syamsul Ariefin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ssalamulalaikum warahmatullah,

Alhamdulillah, terima kasih atas peringatan antum kepada ana.
Mudah-mudahan apa yang ana tuliskan bukan fitnah karena ana landaskan
atas reaksi mereka (beberapa sudah ana kirimkan sumbernya, wallahu
taa'la a'lam)

Tetapi antum juga harus adil, bahwa apa yang ana cantumkan dalam
jawaban ke ukhti Nena, tidak ada yang ana cantumkan sebagai sikap
resmi dari DPP Partai/Ikhwanul Muslimin Indonesia, ana tuliskan sbb:
"Ini ada tulisan mereka, ketika saya ingatkan dalam salah satu forum".

Maka dari dhohirnya antum tidak bisa simpulkan bahwa ini sikap resmi
partai, atau ini sikap resmi para murobbi dan sebagainya. Artinya bisa
jadi ini adalah hal yang disembunyikan dari keadaan yang sebenarnya.

Walhasil, tentang "futuh masjid" alangkah bersesuaian dengan
pengalaman ana pribadi sendiri, kalau sudah begini apakah ini
inisiatif pribadi kader atau ada yang mengarahkan??

Jika ada kader partai yang mengundurkan diri tahun-tahun ini (2006)
maka tidak ada efeknya (sebagaimana tulisan antum, yakni "teman saya
banyak yg keluar dan biasa saja.")
Walhasil, ini baru tahun 2006 artinya masih jauh dari PEMILU 2009,
insya Allah, jika menjelang Pemilu jika ada kader/mad'u murabbi yang
akan keluar akan dicegah sedemikian hingga (dan ini terjadi pada para
pemuda kader mereka yang keluar dari kajian mereka ditempat ana).

Ana tidak terbersit untuk menyebarkan kabar yang nggak-nggak karena
insya Allah ini adalah pengalaman pribadi dan yang ana cantumkan "dari
mereka " bukan tulisan ana pribadi (dikarang-karang)

Wallahu a'lam

Syamsul



On 6/9/06, hanif hanif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> wassalamu alaikum warohmatullah,
>
> Mas Syamsul,
>
> Saya tidak tahu kenapa kalau ada anggota PKS bilang A, maka seolah2 itu
> adalah keputusan resmi partai/jamaah. Demi Allah saya nggak pernah dengar
> itu. Jangan menyebarkan kabar yg nggak2. Teman saya banyak yg keluar dan
> biasa saja.
>
> hanif
>
> 2006/6/8, Syamsul Ariefin <[EMAIL PROTECTED]>:
>
> >
> > Waalaikumsalam warahmatullah,
> >
> > Al Ukhti Nena, Alhamdulillah, anti diberikan kesempatan untuk belajar
> > melalui manhaj salafi ini. Walaupun masih aktif di liqo' saya anjurkan
> agar
> > anti segera meninggalkannya. Anti bisa melihat arsip milis ini, beberapa
> > mantan liqo' harus berjuang terlebih dahulu agar bisa lepas (karena
> diteror
> > dan lain sebagainya).
> >
> > Masalah utamanya adalah jangan sampai hidayah dari Allah yang sangat
> > tinggi nilainya ini, lepas lantaran godaan hati yang senantiasa
> > berbolak-balik.
> >
> > Ingat! menurut ahlusunnah wal jamaah, iman itu dapat bertambah dan
> > berkurang (bertambah oleh amal sholih dan berkurang karena kemaksiatan).
> >
> > Murobbi anti, memang -seolah- tidak melarang anti untuk belajar tentang
> > manhaj ini, tetapi ketahuilah begitu anti mengikrarkan keluar dari liqo',
> > maka pengalaman dari mantan liqo' yang sudah-sudah akan anti alami
> sendiri.
> >
> > Saya termasuk orang yang pernah berurusan dengan mereka (dan pernah saya
> > tuliskan dalam milis ini) bahwa mereka tidak ridho jika kader-kadernya
> > belajar kepada manhaj salaf ini.
> >
> > Ini ada tulisan mereka, ketika saya ingatkan dalam salah satu forum:
> >
> > "Salafy as-Saudiyah jauh lebih bahaya daripada Ikhwan/PKS. Salafy jauh
> > lebih literal dan saya lihat lebih merupakan perpanjangan tangan
> pemerintah
> > Saudi secara halus, nyaris tidak menyisakan ruang dialog dengan kelompok
> > yang lain. Yang lain cuma "numpang", begitulah istilahnya. Seolah2 selama
> > sejarah 1400 tahun peradaban Islam cuma mereka yang lolos akreditasi
> Salafy
> > yang bisa dianggap benar. PKS, belajarlah dari sejarah manakala kalian
> > melakukan "futuh masjid" atas kelompok2 sesama Muslim yang tidak kalian
> > sukai. Jangan menyesal kalau suatu saat kalian akan mengalami nasib yang
> > sama - oleh Salafy. Penetrasi Salafy di kota dan desa sudah mulai
> meningkat.
> > Citra PKS sebagaimana partai2 lainnya dalam survey terakhir anjlok karena
> > realitas politik sedemikian, kalau umat kehilangan kepercayaan kepada
> sistem
> > politik yang ada mereka akan beralih ke Salafy literalis itu. Hanya kalau
> > Ikhwan/PKS mulai menyadari realitas di Indonesia dan memindah prioritas
> dari
> > Palestina ke Indonesia (kan hanya kalau Indonesia kuat dunia akan
> > memerhatikan suara Indonesia tentag Palestina?), bekerjasama dengan
> kelompok
> > Muslim lain, insya Allah Salafy tidak akan mendapat angin. Wallahu
> a'lam."
> >
> > Jika ingin mengetahui sumbernya nanti saya berikan via japri, tetapi yang
> > saya tekankan inilah yang mereka sembunyikan dari anti saat ini.
> >
> > Wallahu a'lam bishowab
> > Syamsul
> >
> >
> > On 6/7/06, Nena Mattewakang <[EMAIL PROTECTED]
> <kak_sena%40yahoo.co.uk>>
>
> > wrote:
> > >
> > > Assalamu'alaikum,
> > >
> > > Dari pengalaman saya, sampai sekarang saya masih dianggap aktif
> > > oleh teman2 liqo. Sejak saya mengenal manhaj salaf ini saya sudah
> > > jarang datang lagi, saya kasih alasan macam-macam sampai akhirnya
> > > saya bilang saya ikut milis bermanhaj salaf, si murobi hanya diam
> > > saja, pada dasarnya murobi tidak melarang kita untuk mencari ilmu
> > > ditempat lain.
> > >
> > > Di liqo saya katakan sejujurnya kalo saya tidak suka berpartai
> > > apalagi demo, dan mereka semua tau, saya katakan pada murobi dan
> > > teman liqo bahwa saya ikut dengan meraka hanya ingin berkumpul
> > > dengan orang sholeh (sejak ikut dalam liqo saya mulai menutup aurat,
> > > mau belajar agama sampai akhirnya bertemu manhaj salaf)
> > >
> > > tatapi saya tidak meninggalkan liqo begitu saja (walapun hanya 1
> > > atau 2 bulan sekali saya hadir) satu persatu teman (yang dekat
> > > dengan saya) saya ajak ikut kajian atau memberikan majalah yang
> > > bermanhaj salaf.
> > >
> > > Saran saya: lebih baik sesekali aja datang liqo misalnya sebulan 1
> > > kali, karena murobi tidak akan memaksa untuk datang dan selanjutnya
> > > tidak usah datang lagi...tidak usah pakai acara pamitan, meraka akan
> > > melarang, kerena kalo keluar berarti PKS kehilangan 1 kader yang
> > > berarti kelihangan beberapa suara (untuk pemilu 2009).
> > >
> > > dari pengalaman yang saya utarakan mungkin bukan solusi yang
> > > terbaik.
> > >
> > > Mohon maaf yang sebesar-besarnya kalo ada kesalahan kata.
> > >
> > > Wassalammua'laikum warahmatullahi wabarakatuh,
> > > Nena
> > >
> > >
> > > andhika arie <[EMAIL PROTECTED] <andhika_arie%40yahoo.com>> wrote:
> > > afwan
> > > ana ada titipan soal dari temen akhwat
> > > dia mau keluar dari liqo' tarbiyah di fakultas
> > > alhamdulillah dia udah mau kajian di atas manhaj salaf
> > > dia bingung bagaimana keluar yang baik
> > > syukron atas jawaban yang diberikan



----------------------------
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke