Bismillahirrahmaahirrahiim,
Assalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Mas Hanif,
Alhamdulillah Mas Hanif semangat untuk belajar. Juga tidak banyak dipersulit. Akan tetapi, banyak saudara-saudara kita yang tidak semudah itu. Apakah itu kebijakan resmi atau tidak, Allahu Ta'ala a'lam.
Berkenaan masalah "di manakah Allah?", ini bukanlah sekadar perhatian terhadap satu masalah. Akan tetapi, ini adalah mengenai perhatian terhadap masalah aqidah, masalah tauhid yang merupakan hal paling utama dalam agama kita. Apalagi kalau sampai ketidaktahuan ini terjadi pada level pengajar seperti murabbi. Bukankah luar biasa jika "mesin dakwah" PKS yang digunakan untuk kampanye dialihkan untuk mendakwahkan tauhid di negeri kita?
Kalau boleh tambah nukilan; seorang petinggi PKS pernah berkata, "... menganut paham akidah salafiyah yang mengharamkan kegiatan politik." Padahal setahu saya, dakwah salafiyyah tidak mengharamkan kegiatan politik secara mutlak; yang dilarang kan demokrasinya itu (atau sistem-sistem bermasalah lainnya). Padahal lagi, beliau lulusan Madinah lho. Mas Hanif dapat search sebagian perkataan yang saya nukil.
Alhamdulillah juga Mas Hanif mengenal ulama-ulama ahlus sunnah. Seorang teman kerja saya ada yang sepertinya aktif di liqo'at dan dia tidak kenal siapa itu Syaikh Ibn Baz, Syaikh Ibn 'Utsaimin dan Syaikh al-Albani rahimahumullah.
Mengenai imam masjid sedangkan ada orang yang lebih utama, setahu saya ada hadits yang menerangkan bahwa tuan rumah lebih berhak untuk menjadi imam. Tentunya jika tidak ada hal-hal yang "merusak" hak itu misalnya bacaannya rusak, dan lain-lain.
Tentang buku, coba Mas Hanif tanyakan kepada murabbi Mas Hanif atau pihak PKS Jerman. Bagaimanakah sikap resmi mereka terhadap buku "Ikhwanul Muslimin: Anugerah Allah yang Terzhalimi"?
BTW, kalau mau panas tapi "adem" ke tempat saya saja, Mas. Di sini mulai siang hari sudah melebihi 40 C namun insya Allah lebih "tenang" dibanding Paris, waktu shalat pun tidak kerepotan, dan lebih mudah ke Masjidil Haram.
Akhir kata, mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan serta koreksi jika ada yang keliru. Allahu Ta'ala a'lam.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
--
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
--
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
SPONSORED LINKS
| Sunnah | Islam | Islam and the west |
| Islam empire of faith | Islam music | Islam video |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "assunnah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
