Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

>> Menurut informasi teman saya, kitab tersebut banyak
>> bid'ahnya...
>> Saat kembali ke Indonesia, teman-2 Ibu di MElbourne
>> titp buku tersebut... apa kah harus dibelikan atau
>> dijelaskan

Wa'alaikum salam warokhmatullohi wabarokaatuh.
Wahai saudaraku, kalau memang sudah yakin, dan jelas kita ketahui banyak 
kebid'ahannya. maka sikap yg paling benar adalah tinggalkan.

Allah berfirman :

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan 
jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu 
kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."
(QS - Almaa'idah:2)

Kalau memang kita bisa mendakwahkannya kepada mereka itu jauh lebih bagus. 
Tetapi jika lebih banyak mudlorotnya pada kita yang masih jauh dari ilmu, maka 
Dakwah dengan hati itu juga ada sunnahnya.

>> Dahulu setelah membaca kitab tersebut banyak
>> terjadi perubahan pada diri saya...
>> (insya'allah lebih baik)

Allohu ta'ala 'alam. sesungguhnya hidayah kepada taufiq hanyalah otoritas 
Allah. Wajibnya kita bersyukur, atas hidayah tsb.

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan 
yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan 
ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa 
mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang 
nyata." (QS Al Ahzab:36)

Apa-apa yang dilarang dan diperintahkan oleh syariat tidak akan bertentangan 
dengan fitrah manusia.

Hati-hatilah terhadap talbis/tipuan syetan. Bahwa saudaraku Ina menjadi lebih 
baik tidaklah juga karena kitab tsb (Allohu ta'ala 'alam), tetapi Subhaanalloh, 
Allah memudahkan hidayah bagi saudaraku. Karena berapa banyak yg membaca 
kitab-kitab tsb, ternyata malah lebih dalam terperosok kepada kebid'ahan dan 
bahkan membenci da'wah kepada sunnah.
Maka janganlah kita terjebak pada dzan/prasangka dan lupa terhadap qodar dari 
Allah. Karena dalam keadaan seperti inilah kebid'ahan itu menelusup. Allohu 
'alam.

mari kita simak beberapa riwayat :

"Artinya : Akan muncul suatu kaum dari umatku yang membaca Al-Qur'an, yang mana 
bacaan kalian tidaklah sebanding bacaan mereka sedikitpun, tidak pula shalat 
kalian sebanding dengan shalat mereka sedikitpun, dan tidak pula puasa kalian 
sebanding dengan puasa mereka sedikitpun". [Muslim II/743-744 No. 1064].

Ibnu Abbas juga telah mengisyaratkan pelampauan batas mereka ini ketika pergi 
untuk mendebat pendapat mereka. Beliau berkata: "Aku belum pernah menemui suatu 
kaum yang bersungguh-sungguh, dahi mereka luka karena seringnya sujud, tangan 
mereka seperti lutut unta, dan mereka mempunyai gamis yang murah, tersingsing, 
dan berminyak. Wajah mereka menunjukan kurang tidur karena banyak berjaga 
dimalam hari". [Lihat Tablis Iblis, halaman 91].
Pernyataan ini menunjukkan akan ketamakan mereka dalam berdzikir dengan usaha 
yang keras. [Sifat-sifat khawarij -www.almanhaj.or.id- "Kategori Bahaya 
Hizbiyah"]

Tidaklah orang-orang bodoh*) tersebut mendapatkan bagian dari qiyamu 
al-lail-nya kecuali hanya jaga saja, tidak dari puasanya kecuali lapar saja, 
dan tidak pula dari tilawah-nya kecuali parau suaranya.

*) bodoh dalam Syari'at.
Apa yang kita ketahui adalah akan ada sekelompok orang yg menurut pandangan dan 
prasangka kita begitu baik dan kita melihatnyapun memang baik. Hanya saja 
mereka menyelisihi sunnah.

Dan masyur dalam riwayat dari ibnu mas'ud ketika mengingkari dzikir berjama'ah
(afwan: mohon koreksinya).

Abdullah bin Mas'ud berkata : "Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan 
tapi dia tidak dapat meraihnya, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam bersabda kepada kami bahwa ada sekelompok orang yang membaca Al-Qur'an 
tapi hanya sampai sebatas kerongkongan mereka saja..... "
[Hadits Riwayat Ad-Darimy]
dari artikel : [SIKAP TERHADAP PELAKU BID'AH DAN MANHAJ AHLUS SUNNAH DALAM 
MENYANGGAH PELAKU BID'AH] Syaikh Dr Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan. 
dari www.almanhaj.or.id

paling akhir dari tulisan ini mari kita simak QS Alkahfi:103-104

Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang 
paling merugi perbuatannya?" Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya 
dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat 
sebaik-baiknya.

Afwan kepanjangan. mudah-mudahan ada manfaatnya.

Abu Hilmy.


_____________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke