Assalamualaikum Warahmatullah Wa Barakatu

Ikhwah fillah ..

Ana perhatikan diskusi mengenai kaum alawi ini cukup memanas yah. Memang benar 
sebagian alawi ini menyimpang dan banyak melakukan bid'ah, dan benar juga ada 
yang sampe tidak sholat. sekedar tambahan 'alawiyin yang ada di indonesia, 
malaysia, singapore, berbeda dengan disebutkan akhi ridho yaitu Nushairiyyah 
al-'Alawiyah. Di daerah sini kaum ba'alwi atau habaib tetap mengatakan 
beraqidah ahlusunnah wal jama'ah, dalam soal furu mereka mengatakan bermadzhab 
imam Syafe'i, dalam soal ushul mereka bercampur asy'ariyah, Hasyimiyah. dan 
pendekatan mereka dalam agama lebih condong kepada tasawuf. 'alawiyin yang 
berada si semenanjung melayu kebanyakan berasal dari hadramaut. Jadi gak aneh 
kalau antum perhatikan aqidah mereka bercampur aduk, amalan mereka pun penuh 
dengan bid'ah seperti ada banyak jenis ratib yang biasanya dibaca dalam waktu 
waktu tertentu (ratib ini isinya dzikir dzikir yang dibuat ulama mereka, atau 
surat surat/ayat ayat yang telah dipilih), dan banyak juga sholawat2an yang 
tidak ada sunnah nya ..

kalau antum semua perhatiin banyak sekali di indonesia masyarakat kita yang 
seperti ini, bahkan sudah membudidaya.. hal ini mungkin karena pada masa masa 
awal perkembangan islam banyak masyarakat pribumi yang ingin belajar agama 
islam, akan tetapi tidak mempunyai ilmu yang memadai juga tidak menguasai 
bahasa arab, jadinya akhirnya mereka belajar kepada mereka yang keturunan arab, 
apalagi mereka mengaku keturunan Raslullah SAW, keturunan arab pada masa itu 
tentunya bisa bahasa arab..

akan tetapi yang perlu kita sadari tentu tidak semua keturunan arab tersebut 
mengajarkan amalan amalan bid'ah, ada juga yang tetap konsisten terhadap sunnah 
Rasulullah SAW (walaupun jumlahnya lebih sedikit, akan tetapi jumlah sedikit 
itu adalah suatu kewajaran, bukankah orang yang benar benar memegang dan 
mengetahu sunnah biasanya jumlah sedikit dan asing). pada dasarnya nama salafi 
baru digunakan akhir akhir ini 90 an keatas (mho dibenarkan kalau salah) tapi 
ternyata ada pedesaan atau kampung kampung yang tetap berpegang teguh pada 
sunnah walaupun namanya bukan salafi tetapi kalau diselidiki aqidah, manhajnya 
mereka sama persis dengan salafi. Ini saya katakan karena saya pernah mendengar 
seorang ustadz salafi berceramah di daerah medan (afwan ana lupa nama 
penceramahnya karena sudah lama dengarnya) dan ustadz tersebut bertemu dengan 
sekolompok orang .. katanya mereka belajar dari guru gurunya untuk tetap 
memegang sunnah dan menjauhi bid'ah tetapi mereka tidak kenal kata salafi. 
akhir setelah selidik menyelidiki manhaj mereka ternyata sama dengan salafi, 
dan mereka pun cocok dengan salafi, akhirnya merekapun bergabung dengan salafi.

Nah ketika menginjak era 1900 an keatas akses akses terhadap ilmu agama semakin 
luas, semakin banyak orang orang berilmu .. menuntut ilmu pun tidak harus 
selalu ke orang keturunan arab, orang pribumi/melayu sudah makin banyak yang 
bisa bahasa arab. akan tetapi tentunya amalan amalan yang sudah mengakar dan 
mendarah daging di masyarakat kita tidak mudah dihilangkan...

Antum bisa menilai dan lihat sendiri masyarakat banyak menolak da'wah salafi 
yang banyak menolak tradisi dan budaya mereka turun temurun dalam beribadah.

Mungkin antum bertanya tanya kenapa banyak juga kyiai kyiai yang katanya 
berilmu menentang bahkan menjelek jelekan salafi, wabil khusus wahabi. satu 
faktornya mungkin mereka khawatir akan kedudukan mereka yang tidak menjadi 
spesial lagi, dan ditinggalkan pengikutnya .. karena kita diajarkan untuk tidak 
taklid buta tanpa ilmu, da'wah salafi di mata mereka menyerang kedudukan mereka 
dan amalan amalan yang sudah jadi kebiasaan mereka. karena da'wah yang benar 
biasanya tidak lagi ada yang dispesialkan, karena kita berpegang pada "inna 
akramakum 'indallahi atsqokum" ..

demikian mungkin sedikit banyak tentang sejarah .. yang di atas adalah semata 
mata pendapat ana pribadi berdsarkan apa yang ana bisa simpulkan dari ilmu yang 
terbatas ini.. untuk itu mohon maaf kalau memang ada kesalahan..

penghujung kata intinya ana setuju dengan akhi Ahmad Ridha. kita ditengah 
tengah saja. yang kita harus perangi dan bantah adalah bid'ahnya mereka bukan 
karena 'alawiyin - nya ...mereka mengaku keturunan nabi SAW, bisa benar, bisa 
dusta Allahu a'lam. toh kalau mereka berdusta kan tanggung jawab mereka sendiri 
di akhirat. itu kan sama saja berdusta atas nama Rasulullah SAW. ada juga kan 
'alawayin .. yang mengikuti manhaj yang ahlu sunnah yang shohih dan benar

btw akh Ahmad Ridha ? memang syaikh rasyid ridha keturunan Rasulullah ? ana 
baru tau..



--- In [email protected], "Ahmad Ridha" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> > alawiyin yang saya kenal di aachen pertama kali waktu bersama
> > dengan
> > arbeistkreis bibel und quran mengunjungi mereka adalah:
> >
> > 1. mereka itu shalatpun tidak!
> ...
> > 4. mereka kebanyakan di turki, suria, dan lebanon.
> >
> > mereka sendiri mengaku BUKAN muslim tapi alawiyin.
> >
>
> Yang itu sih jelas gak benernya baik ngaku 'Alawiyyin atau muslim
> dan tentu tidaklah kita ber-wala' kepada orang yang seperti itu.
> Sepertinya penamaan 'Alawiyyin bisa bermakna berbeda dan ini yang
> bisa jadi sumber kesalahpahaman. Apakah hanya berarti keturunan
> 'Ali radhiallahu 'anhu ataukah berserta satu "set" pemahaman?
>
> Benar bahwa ada kelompok 'Alawiyyin yang "aneh" itu di Syria. Saya
> pun pernah diberitahu oleh teman dari Syria; kalau tidak salah
> mereka itu adalah Nushairiyyah al-'Alawiyah, termasuk golongan
> Syi'ah Rafidhah yang ekstrim. Menurut teman saya itu, mereka
> memiliki berbagai ritual yang sangat buruk dan jelas-jelas keluar
> dari Islam.
>
> Nah, sekarang kan tinggal mengikuti nasihat para ulama tentang
> bagaimana menyikapi ahli bait (yang asli tentunya). Yang baik kita
> cintai, yang tidak baik ya jangan diikuti.
>
> Allahu Ta'ala a'lam.
>
> Wassalaamu 'alaikum warahmatullah wabarakaatuh,
> --
> Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke