Wa 'alaykum salâm warachmatullâhi wabarakâtuh, Insya Allah, kutipan berikut ini bisa menjawab pertanyaan saudari Alivia Firdiany.
Berikut adalah kutipan dari al-Achzâb al-Siyâsiyah (hal. 88) oleh Syaykh Shafiyyu al-Rachmân al-Mubârakfûrî. Kutipan ini dimuat di http://www.sunnahonline.com/ilm/ibaanah/vol3_r.htm (asilnya dalam English dan saya terjemahkan ke Bahasa Indonesia): "Dan redaksi hadits ini menunjukkan dengan jelas bahwa percakapan antara Rasulullâh - shallallâhu 'alayhi wa sallam - dan Hudzayfah - radhiallâhu 'anhu - adalah tentang persatuan dan perpecahan dalam hal politis. Dan pertanyaan terakhir (yang ditanyakan oleh Hudzayfah) sepenuhnya sesuai dengan situasi terkini yang terjadi pada dunia Islam pada akhir Khilâfah 'Utsmânîyyah dan setelah keruntuhannya. Maka jawabannya mewajibkan berteguh dengan kepatuhan terhadap amîr (pemerintah) dan bersatu di bawah benderanya. Namun, jika keadaannya tidak ada lagi amîr dan tiap pihak berpuas dengan pendapatnya masing2, maka wajib untuk menjauhi semua golongan dan sekte2 yang berjuang satu sama lain untuk memperebutkan posisi amîr dan pemerintahan; dan satu2nya tujuan mereka adalah pemerintahan, serta mereka tidak mempunyai 'aqîdah yang jelas... Namun, jika seorang imam Muslim yang adil muncul, maka wajib untuk berbaris dibelakangnya. Maka di sini, kesalahan partai2 politik menjadi jelas. Sebabnya, kita diperintahkan untuk berteguh dengan jamaah dan imamnya dan menjaga jarak dengan semua sekte2, bagaimanapun sulitnya untuk melakukan itu. Hal ini juga menunjukkan kesalahan chizbiyyah dan pemecahbelahan menjadi golongan2 yang dibentuk berdasarkan ras, nasionalisme, wilayah, bahasa, dan yang semacamnya; dan juga berdasarkan perbedaan2 dalam 'aqîdah dan hukum2 Islam. Jadi, hadits ini memberikan kita pijakan yang kokoh untuk situasi di zaman kita hidup ini." Jazakallâh Wassalamu 'alaykum warachmatullâhi wabarakâtuh, Rizki Mulyawan Pelajar Pada tanggal 6/13/06, alivia firdiany <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh > > 1. Afwan, tolong bantu saya untuk memahami paragraf/potongan artikel di > bawah ini. (yg di tebelin) > Terutama Tanya jawab dengan rosul itu.. tolong dijelaskan kembali. > > 2. Yg dimaksud jamaah disini apa, jamaah (gol yg benar) atau jamaah2 yg 72 > gol itu? > *"Tetapi (jangan tinggalkan) jamaah kaum muslimin!"* > > 3. Teman saya numpang tanya juga... > "yang jadi pertanyaan sekarang siapa imam kita yang sekarang?" > apa jawabannya = Rosulullah? > *Aku berkata, "Jika mereka (muslimin) tidak memiliki jamaah dan Imam?"* > > 4. definisi imam, ulama dan Al- Jamaah? > > BAGAIMANA SIKAP PARA PEMUDA YANG MASIH PEMULA TERHADAP JAMAAH-JAMAAH YANG > ADA SEKARANG INI, MENGINGAT JAMAAH-JAMAAH TERSEBUT MENGKEHENDAKI MEREKA, > UNTUK BERGABUNG KEPADANYA. > Oleh > Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan > sumber http://www.almanhaj.or.id > > ...... > [2]. Ini adalah potongan hadits Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu 'anhu di > mana ia berkata, "Pada waktu itu manusia bertanya kepada Rasulullah > shalallahu 'alaihi wasallam tentang kebaikan, sedang aku bertanya kepadanya > tentang kejelekan karena khawatir hal itu akan menimpaku, maka aku bertanya, > 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami dulu pernah hidup pada masa jahiliyyah > dan kejahatan. Kemudian Allah memberikan pada kita kebaikan (Islam), apakah > setelah kebaikan ini ada kejelekan'. Maka Rasulullah menjawab. 'Benar, (hal > itu akan terjadi, pent)'. Aku bertanya lagi: 'Apakah setelah adanya > kejelekan itu akan ada kebaikan?', 'Benar, di dalamnya ada kerusakan'. Lalu > aku (Hudzaifan) bertanya lagi, 'Dan apa setelahkebaikan ada kejelekan lagi?' > Beliau menjawab. 'Ada suatu kaum yang menunjuki tanpa dengan petunjukku, > engkau mengenal di antara mereka dan engkau mengingkarinya.' Aku bertanya > lagi, 'Apakah setelah kebaikan ada kejelekan lagi?' Beliau menjawab. "Ya, > (yaiut) para dai (yang menyeru) ke pintu Jahannam, siapa yang menjawab > (seruan) mereka, ia akan mereka lemparkan ke dalamnya.' Saya berkata, 'Wahai > Rasulullah, terangkanlah sifat-sifat mereka kepada kami'. > Beliau menjawab. > 'Mereka ini berasal dari kulit kita sendiri dan berbicara dengan bahasa > kita pula.' > *Saya bertanya, 'Maka apa yang engkau perintahkan kepada kami jika kami > menjumpai hal itu?' Beliau menjawab. "Tetapi (jangan tingkalkan) jamaah kaum > muslimin!" Aku berkata, "Jika mereka (muslimin) tidak memiliki jamaah dan > Imam?" Maka beliau menjawab. "Berlepaslah kamu dari semua firqah-firqah > (golongan-golongan),walaupun kamu harus menggigit akar pohon sampai engkau > meninggal dunia sedang engkau dalam keadaan demikian." [Dikeluarkan oleh > Imam Bukhari no. 3411, dan ini lafazh bagi dia,dikeluarkan pula oleh Muslim, > Al-Hakim dan yang lain]* > > _____________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> You can search right from your browser? It's easy and it's free. See how. http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
