assalamu'alaikum, nimbrung nih, sedikit memberi gambaran barangkali ada manfaatnya kalau susu kambing itu proses alami yang tanpa bantuan apapun anak kambing dapat menyusunya, sedangkan pengambilan sumsum pada tulang diperlukan peralatan canggih jika kambing tetap dalam kondisi hidup, dan sumsum itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tubuh (tulang) kambing. wassalamu'alaikum, suyudi
Joy Rizki PD <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaykum warahmatullah Ya Akhi, tentang pengambilan ekstrak ini apakah ada fatwa ulamanya? Kita sudah paham bahwa tidak boleh memakan bagian tubuh dari binatang yg masih hidup misal: memotong satu kaki dari seekor kambing, tanpa membunuh si kambing (kambingnya masih hidup namun tinggal punya 3 kaki) maka jika memakan daging tsb, hukumnya haram krn daging tsb adalah bangkai Tetapi ***mungkin*** berbeda kasusnya dgn ekstrak sumsum atau ekstrak enzim wallahu'alam karena ternyata kita boleh meminum susu dari binatang yg masih hidup Nah permasalahannya apakah enzim, atau ekstrak sumsum ini bisa di qiyas seperti susu? tentu saja harus kita tanyakan kepada para Ulama makanya saya bertanya: === Apakah ada fatwanya mengenai ekstrak sumsum ini, atau sejenisnya, (enzim dll) yg diambil dari binatang yg masih hidup? (layaknya mengambil susu?) === Kemudian walaupun saya tidak ikut Tianshi dan tidak mengetahui seluk beluknya Namun mendengar kata "ekstrak sumsum" apakah memang harus ekstrak dari sumsum sapi yg masih hidup? Krn sebetulnya mungkin bisa saja diambil dari ekstrak sumsum sapi yg sudah mati Jadi pabrik tianshi tidak perlu menyembelih sapi setiap kali mau mengambil ekstraknya, namun bisa saja mendapatkan tulang belakang sapi dari tempat potong sapi (krn tulang kan biasanya enggak dijual ke pasaran) dan dari tulang2 itulah diambil ekstrak sumsumnya Kalau memang benar demikian maka pengambilan ekstrak sumsum ada 2 cara: 1. Diambil (dgn cara suntik) dari sapi yg masih hidup, atau 2. Diambil dari tulang2 sapi dari rumah potong sapi Jika demikian, maka: 3. Jika ada dalil atau fatwa ulama yg menjelaskan bahwa hukum ekstrak sumsum atau enzim yg diambil dari sapi yg masih hidup adalah haram, maka point 1 pun menjadi haram 4. Harus diteliti ulang, bagaimana rumah potong sapi tersebut memotong sapinya. Jika dipotong secara syar'i, maka point 2 menjadi halal. Tetapi jika tidak dipotong secara syar'i, maka sudah jelas haramnya Demikian Walahu'alam Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh Johan WIryawan wrote: > > Di negeri china, tidak sulit menemukan makanan halal. > Justru mereka sangat memperhatikan terhadap kehalalan makanan bagi > muslimin. > Adapun proses mengambil ekstrak dari sapi yg masih hidup, inipun tidak > benar, > karena bagian dari yg masih hidup adalah bangkai. > > ----- Original Message ----- > From: YENNI MAIRIDA > To: [email protected] <mailto:assunnah%40yahoogroups.com> > Sent: Tuesday, June 13, 2006 8:30 PM > Subject: Re: [assunnah] TIANSHI > > --- Imam Maskur <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:maskurmambang%40yahoo.co.id>> wrote: > > > Assalamu'alaikum > > Tentang Tianshi saya mempunyai sedikit kisah: > > > > Pernah ikut aktif, tapi kemudian saya menon-aktifkan > > diri sya setelah > > mendengar pemaparan dari MLM lain yang berbasis madu > > > > Dia adalah orang Nasrani, dan dia cerita bahwa > > produknya bisa nembus > > Pondok Tebu Ireng karena berbasis madu yang ada > > jaminan halalnya > > katanya lagi, kalo produk lain belum jelas > > kehalalanya > > > > Saya kemudian berpikir MLM yang saya masuki adalah > > tianshi yang > > berbasis kalsium dari Sumsum tulang sapi dari China > > saya tidak punya jaminan bahwa Sapi di sana di > > sembelih dengan cara > > yang islami > > > > Kemudian saya memutuskan tidak aktif lagi di > > Tianshi, karena saya > > yakin Sapinya disembelih dengan cara yang Haram > > > > Tolong bagi yang ikut tianshi atau punya kenalan > > yang ikut Tianshi > > pertimbangkan hal ini > > > > Wassalamu'alaikum > > Tanggapan > assalamualaikum w > > saya hanya ingin menanggapi pemikiran anda tentang kalsium thiansi, > kebetulan saya jg anggota thiansi, saya rasa kesimpulan anda salah > tentang kalsium thiansi, karena susu kalsium thiansi memang memakai > tulang sapi tp yg diambil adalah EKSTRAK SUMSUM TULANG sapi, dan itu > juga diambil bukan dengan cara disuntikkan ke sapi yang msh hidup > karena yg diperlukan hanya EKSTRAK sumsum sapinya, jd saya rasa nggak > ada yg perlu ditakutkan, klu sapi nya disembelih kebayang donk setiap > harinya pabrik harus menyembelih berapa ekor sapi? nanti cina bisa > kehabisan stok sapi donk, krn disembelih ama pabrik thiansi semua > saya harap imformasi ini berguna bg saudara seiman n ngga meragukan > saudara lagi > walaikum salam ___________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Check out the new improvements in Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/Lik1AB/fOaOAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
