Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh, Novy >> Jadi sunnah ini (meluruskan punggung, merenggangkan tangan Novy >> dan menjauhkan perut dari paha)
Ada beberapa perbedaan/hal yang perlu dipertimbangkan : Meluruskan punggung : saya rasa cukup untuk sejadah standar masjid yang ada skrg (tergantung postur tinggi) karena biasanya Meluruskan punggung berkaitan erat dengan Menjauhkan perut dari Paha. Merenggangkan Tangan : kalau yang pernah saya lihat di Video Sifat Sholat Nabi, Merenggangkan tangan hanya pada saat sholat sendirian, jika berjamaah maka tangan tidak direnggangkan. Secara logika saya, kalau tangan direnggangkan pada saat sholat berjamaah, akan menganggu jamaah di sebelah kiri-kanannya apalagi kalau Shaf sudah lurus dan rapat (tumit dan pundak). Menjauhkan Perut dari Paha : apakah dengan menjauhkan posisi sujud lebih ke depan atau cukup dengan mengempiskan perut agar tidak menempel dengan paha? Wallahu'alam. Wassalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh, Abu Salman --- In [email protected], Rostiyan N <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalaamu 'alaikum wa rohmatullaahi wa barokaatuh. > Afwan, ana lupa menjelaskan. Memang sunnah2 yang termaksud dalam topik ini kalau kita perhatikan hadits2nya, maka kebanyakan adalah dari atsar sahabat rodhiyallaahu anhum jamii'aa. Artinya para sahabatlah yang melihat bagaimana sifat dan gerakan Rasulullaahu shallallaahu 'alaihi wa sallam yang kala itu tengah menjadi imam sholat atau sholat sunnah sendirian (munfarid), kemudian para sahabat meriwayatkannya. Jadi sunnah ini (meluruskan punggung , merenggangkan tangan dan menjauhkan perut dari paha) adakalanya sulit diterapkan manakala kita sedang sholat berjamaah, apalagi kalau kita tidak berada di shof terdepan (karena di shof terdepan biasanya masih ada sisa ruang untuk memudahkan kita meluruskan punggung dan menjauhkan perut dari paha). Jadi sunnah2 ini lebih mudah ter-aplikasikan ketika kita kebetulan menjadi imam, atau sholat munfarid di sholat2 sunnat kita apakah itu di rumah maupun di masjid. > Allah azza wa jall berfirman (QS Al Baqoroh : 286) > "Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus'ahaa" , > artinya : Allah tidak membebani manusia diluar batas kemampuanya. > Jadi kalau memang kondisinya tidak memungkinkan untuk menerapkan sunnah ini, ya sudah, tidak apa-apa. > Wallaahu a'lam > > Akh Novy ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
