Betul, ruqyah yang sesuai syari'at memang tidak terlarang apalagi jika
memang sangat diperlukan untuk dilakukan ruqyah seperti ketika terkena
pengaruh sihir/guna2, kesurupan, sakit, dll.

Tapi orang yg tidak meminta diruqyah atau orang yg diruqyah tapi bukan atas
permintaannya tentu tidak sama derajatnya dengan orang yang sengaja minta
dirinya untuk diruqyah, orang yang tidak minta diruqyah dianggap sikap
tawakal-nya kpd Allah lebih sempurna dibandingkan orang yg meminta diruqyah
walaupun meminta diruqyah maupun melakukan ruqyah bukanlah hal yg tercela,
tapi tidak meminta diruqyah menjadi salah satu ciri orang yg masuk surga
tanpa hisab karena sikap kesempurnaan tawakalnya.
Wallahu A'lam

Untuk lebih jelasnya silahkan baca penjelasannya di kitab Fathul Majid
syarah kitab tauhid, atau syarah lainnya ttg kitab tauhid (qoululmufid, dll)
pada Bab من حقق التوحيد دخل الجنة بغير حساب (Barangsiapa yang Mengamalkan
Tauhid dengan Semurni-murninya Pasti Masuk Surga Tanpa Hisab)


----- Original Message -----
From: "yanto_handri" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, June 21, 2006 7:58 AM
Subject: [assunnah] Re: Keshahihan Hadits Syar'i mengenai Ruqyah


> Afwan,
> Ada yang tahu bagaimana kaitanya dengan hadist Rasulullah berikut ini
> dengan hadist dibawah.
>
> 1. Rusulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Perlihatkan
> kepadaku ruqyah kalian, dan tidak apa-apa melakukan ruqyah selama
> tidak ada unsur syirik" (HR.Muslim).
>
> 2. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam meruqyah dirinya
> sendiri tatkala mau tidur dengan membaca surat al-Ikhlash, al-Falaq
> dan an-Nas lalu beliau tiupkan pada kedua telapak tangannya, kemudian
> beliau usapkan ke seluruh tubuh yang terjangkau oleh kedua tangannya.
> (HR.al-Bukhari).
>
> 3. 'Aisyah radhiyallahu 'anha juga mengatakan, "Rasulullah
> shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan padaku agar aku minta
> ruqyah dari pengaruh 'ain (mata yang dengki)." (HR.Muslim).
>
> 4. Dari Abu Sa'?d al-Khudhri radhiyallahu 'anhu, Jibril mendatangi
> Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu bertanya, "Wahai Muhammad
> apakah engkau mengeluh rasa sakit?" Beliau menjawab, "Ya!" Kemudian
> Jibril (meruqyahnya), "Bismillahi arq?ka, min kulli syai`in yu`dz?ka,
> min syarri kulli nafsin au 'aini h?sidin, Allahu yasyf?ka, bismillahi
> arq?ka" ("Dengan nama Allah saya meruqyahmu, dari segala hal yang
> menyakitimu, dan dari kejahatan segala jiwa manusia atau mata
> pendengki, semoga Allah menyembuh kanmu, dengan nama Allah saya
> meruqyahmu") (HR.Muslim).
>
> 5. 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata, "Biasanya Rasulullah
> shallallahu 'alaihi wasallam apabila ada seorang yang mengeluh rasa
> sakit, beliau usap orang tersebut dengan tangan kanannya, kemudian
> berdo'a, "Hilangkanlah penyakit wahai Rabb manusia, sembuhkanlah
> karena Engkaulah sang penyembuh, tiada kesembuhan selain kesembuhan
> dari-Mu, kesembuhan yang tiada meninggalkan penyakit." (HR.Muslim).
>
> 6. Utsman Bin Abil 'Ash radhiyallahu 'anhu datang menemui Rasulullah
> shallallahu 'alaihi wasallam mengadukan rasa sakit pada tubuhnya yang
> dia rasakan semenjak masuk Islam, kemudian Rasulullah
> shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Letakkanlah tanganmu pada
> tempat yang terasa sakit, kemudian bacalah; "Bismillahi"(dengan
> menyebut nama Allah) tiga kali, dan bacalah; "A'?dzu billahi wa
> qudrotihi min syarri m? ajidu wa uh?dziru"(aku berlindung dengan
> Allah dan dengan qudrat-Nya dari kejahatan yang aku dapati dan yang
> aku hindari) tujuh kali." (HR.Muslim).
>
> Pertanyaan : Apakah minta ruqyah itu diperbolehkan bila kita
> berlandaskan hadist2 diatas? tetapi akan dihisab nantinya oleh Alloh
> berdasarkan hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Imran bin Hushain? .
> Mohon penjelasanya bagi yang tahu.
>
> Jazakalloh Khoir
>
>
> --- In [email protected], "Naufal" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "w_suroso" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Tuesday, June 13, 2006 5:02 PM
> > Subject: [assunnah] OOT: Keshahihan Hadits & Biografi Syaikhul
> Islam Ibnu
> > Taimiyah
> >
> > > Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh,
> >
> > wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh
> >
> > > Pertama: Saya membaca sebuah hadits yang diriwayatkan oleh 'Imran
> > > bin Hushain, yang menyatakan bahwa seseorang yang minta diruqyah
> > > apabila masuk surga akan dihisab oleh Allah subhanahu wa ta'ala
> > > terlebih dahulu. Haditsnya sebagai berikut:
> > > "Rasulullah sallallahu 'alaihi wassalam bersabda, 'Dari ummatku
> ada
> > > tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa dihisab.' Para
> sahabat
> > > bertanya, 'Siapa saja mereka, wahai Rasulullah?' Beliau
> > > menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang tidak minta diruqyah dan
> > > tidak ber'tathayur dan tidak melakukan kay, tetapi kepada Tuhanlah
> > > (Allah) mereka bertawakkal.' " (H.R. Bukhari dan Muslim)
> > >
> > > Tathayur adalah menentukan nasib dengan burung (binatang)
> sedangkan
> > > kay adalah mengobati penyakit dengan menempelkan besi panas ke
> tubuh
> > > pasien.
> > >
> > > Mohon bantuan saudara-saudara saya pada milis ini untuk memberi
> > > penjelasan kepada saya sebagai berikut:
> > > (1) Apakah hadits di atas shahih?
> >
> > Hadits tsb diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim maka hadits tsb
> adalah
> > SHAHIH
> >
> > > (2) Apakah yang dimaksudkan dengan ruqyah di atas hanya yang
> > > syirkiyyah ataukah mencakup juga yang syar'iyyah?
> >
> > Ruqyah yg disebutkan hadits tsb adalah umum, termasuk ruqyah
> > syar'iyah --apalagi ruqyah yg tidak syar'i / syirkiyyah--. Hal itu
> > sebagaimana yang dipahami oleh Said bin Jubair ketika Hushain bin
> > 'Abdurrahman menceritakan kpdnya bahwa dia (Hushain) meminta di
> ruqyah.
> > Kemudian mendengar hal itu Said bin Jubair menyebutkan kpd Hushain
> mengenai
> > hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu`anhuma tentang 70ribu orang yg
> masuk
> > surga tanpa hisab.
> > Berarti "ruqyah" pada hadits Ibnu Abbas tsb termasuk juga "ruqyah"
> syar'iyah
> > karena Said bin Jubair tentu mengetahui bahwa Hushain bin
> Abdurrahman tidak
> > mungkin meminta diruqyah dgn ruqyah yg tidak sesuai syariat.
> > Wallahu A'lam
>
> .... deleted
>
> > > Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa memberi kekuatan dan
> > > petunjuk kepada para ahli ilmu dan penuntut ilmu yang berusaha
> teguh
> > > meniti jalan yang benar ini.
> > >
> > > Jazakumullah khairan katsiran.
> > >
> > > Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
> > > Abu Farhan
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke