KEINGINAN MENUNTUT ILMU TETAPI PROBLEM YANG DIHADAPI SELALU LUPA DAN TIDAK 
INGAT ILMU YANG DIDENGARKAN

Oleh
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh
sumber http://www.almanhaj.or.id


Pertanyaan.
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Saya seorang yang 
mempunyai keinginan untuk menuntut ilmu dan ingin memberi manfaat kepada 
orang lain. Akan tetapi problem yang dihadapi adalah selalu lupa dan tidak 
teringat sedikitpun dalam pikiran saya akan ilmu yang saya dengarkan. Apakah 
nasehat Syaikh kepada saya ? Dan semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas 
kebaikan antum ya Syaikh.

Jawaban
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, manusia berbeda-beda dalam 
menuntut ilmu, tidak setiap penuntut ilmu hafal ilmu yang telah ia 
dengarkannya. Akan tetapi (ia tentu) hafal sedikit dari ilmu yang ia 
dengarnya. Dan ilmu itu diperoleh sedikit demi sedikit, jika (terus) 
diulang-ulang maka akan hafal. Saya menasehati agar berusaha dan 
bersungguh-sungguh menghafal Al-Qur’an. Karena menghafal itu adalah suatu 
tabiat, dengan menghafal dan mengulangi maka hafalan akan terus bertambah 
dan akan semakin kuat.

Barangsiapa bersungguh-sungguh ia akan dapati bahwa dengan menghafal 
Al-Qur’an akan memulai jalan untuk membuka “daya hafalannya”. Jika penanya 
belum hafal Al-Qur’an, hendaklah menghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu 
sejumlah ulama pada masa lalu tatkala seorang penuntut ilmu masuk ke masjid 
ingin berguru dan menuntut ilmu kepada para syaikh setiap hari, sedangkan ia 
belum hafal Al-Qur’an, maka para syaikh tersebut berkata kepadanya : 
“Hafalkan Al-Qur’an terlebih dahulu! Setelah hafal kembalilah kepada kami! 
(yang demikian itu) karena menghafal Al-Qur’an akan membukakan “kekuatan 
untuk mengingat”.

Oleh karena seseorang yang telah mencoba menghafal Al-Qur’an, misalnya ia 
menghafal 10 juz, butuh waktu 8 jam untuk menghafalkannya, lalu membutuhkan 
pengulangan, akan tetapi setelah itu pada 20 juz yang terakhir, akan mudah 
dan mudah (sekali), hingga barangkali hafal 3/8 dari ½ juz dalam waktu 
antara maghrib dan isya atau sesudah subuh. Ini adalah suatu kenyataan, 
karena daya ingat akan terus bertambah jika selalu dilatih dan dipraktekkan. 
Oleh karena itu saya menasehatinya agar menghafal Al-Qur’an dan 
sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, karena ilmu akan bertambah dengan izin 
Allah Jalla Jalaluhu dan hafalan akan datang insya Allah.

KEADAAN PENUNTUT ILMU YANG TINGGAL DI NEGERI YANG JAUH DARI ULAMA SEPERTI DI 
EROPA

Pertanyaan.
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Bagaimanakah dengan 
keadaan seorang penuntut ilmu yang rindu untuk duduk di majelis-majelis 
ilmu, akan tetapi mereka tinggal di negeri yang jauh dari para ulama, 
seperti keadaan kami di Eropa ?

Jawaban
Segala puji bagi Allah Jalla Jalaluhu, saat ini cara-cata untuk mendengarkan 
ilmu dari ahli ilmu mudah. Ada kaset-kaset, bisa melalui internet, dan 
cara-cara lain yang mana seseorang dapat mendengarkan dan melihat ahli ilmu. 
Maka (saat ini) untuk mendapatkan ilmu dari ulama yang masih hidup maupun 
yang sudah meninggal (semoga Allah Jalla Jalaluhu merahmati dan mengangkat 
derajat mereka semua di surgaNya) mudah sekali. Jika anda tidak dekat dengan 
ahli ilmu untuk mendapatkan ilmu secara langsung maka berusahalah dan 
giatlah selalu untuk mendengarkan pelajaran-pelajaran dan 
penjelasan-penjelasan mereka melalui kaset-kaset

MELAWAN RASA PUTUS ASA

Pertanyaan.
Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Bagaimana saya melawan 
rasa putus asa dan kemauan yang lemah dalam menuntut ilmu agama ?

Jawaban
Yang pertama, anda melawannya dengan bersandar dan berdo’a kepada Allah 
Jalla Jalaluhu, kemudian anda baca dan dengarkan keutamaan ilmu dan 
orang-orang yang berilmu, kedudukan ahli ilmu dan orang-orang yang berilmu, 
kedudukan ahli ilmu serta besarnya pahala ahli ilmu, besarnya pahala 
menuntut ilmu, keutamaan menuntut ilmu, dan akhlak para dai, serta keutamaan 
menyampaikan petunjuk dan kebaikan. Engkau baca ayat-ayat yang berkenaan 
dengan hal ini, bahkan bacalah tafsirnya, hadits-haditsnya, maka Allah Jalla 
Jalaluhu akan memberikan kepadamu kemauan yang tinggi dalam menuntut ilmu.

[Disalin dari Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah, Edisi 02 Dzulqo’dah 
1423/Januari 2003. Diterbitkan : Ma’had Ali Al-Irsyad Jl Sultan Iskandar 
Muda 45 Surabaya]

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke