>From: hery <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Jun 22, 2006 5:53 am
>Subject: Orang Kristen dan Yahudi adalah Kafir
>Assalamualaikum Warohmatullahiwabarakatuh
>Saya mau nanya benarkah Nabi tidak pernah menyebut orang Kristen dan
>Yahudi sebagai orang kafir. Tapi, mereka disebut sebagai ahlul
>kitab seperti yang disebut dalam Alquran. "Orang kafir adalah kaum
>Qurais yang tidak beragama dan memusuhi Islam...
>Benarkah pernyataan tsb
>Wassalamualaikum Warohmatullahiwabarakatuh


Alhamdulillah,
Jawaban dari pertanyaan di atas, saya salinkan dari situs almanhaj, semoga 
bermanfaat

MENGKAFIRKAN KAUM YAHUDI DAN NASHRANI

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
sumber http://www.almanhaj.or.id

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Seorang penceramah agama di
salah satu masjid di Eropa beranggapan bahwa tidak boleh menyatakan kaum
Yahudi dan Nashrani kafir. Bagaimana pendapat Syaikh yang mulia?

Jawaban.
Pernyataan penceramah ini sesat dan boleh jadi suatu pernyataan kekafiran,
karena kaum Yahudi dan Nashrani telah Allah nyatakan sebagai golongan
kafir.Allah berfirman:

"Artinya : Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putra Allah" dan orang
Nasrani berkata: "Al Masih itu putra Allah". Demikian itulah ucapan mereka
dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang
terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka;bagaimana mereka sampai berpaling?.
Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan
selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam;
padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan
(yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka
persekutukan" [At Taubah : 30-31]

Dengan demikian ayat tersebut menyatakan bahwa mereka itu adalah golongan
musyrik. Pada beberapa ayat lain Allah menyatakan dengan tegas bahwa mereka
itu kafir, sebagaimana ayat-ayat berikut.

"Artinya : Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata :
'Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam". [Al Maidah:17]

"Artinya : Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya
Allah salah satu dari yang tiga" [Al Maidah:73]

"Artinya : Orang-orang kafir dari Bani Israel telah dilaknat melalui lisan
Daud dan Isa putra Maryam" [Al Maidah : 78]

"Artinya : Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang
musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam.." [Al Bayyinah : 6]

Ayat-ayat tentang hal ini banyak sekali, begitu juga hadits-hadits. Orang
yang mengingkari kekafiran kaum Yahudi dan Nashrani berarti tidak beriman
dan mendustakan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, ia juga
mendustakan Allah, sedang mendustakan Allah itu kafir. Seseorang yang
meragukan kekafiran kaum Yahudi dan Nashrani tidak diragukan lagi bahwa ia
telah kafir.

Demi Allah, bagaimana penceramah agama seperti itu rela berkata bahwa kaum
Yahudi dan Nashrani tidak boleh dinyatakan sebagai golongan kafir, padahal
mereka sendiri mengatakan Allah itu adalah salah satu dari tiga tuhan? Allah
sendiri telah menyatakan mereka itu kafir. Mengapa ia tidak ridha menyatakan
golongan Yahudi dan Nasrani itu kafir, padahal mereka telah mengatakan: "Isa
bin Maryam adalah putra Allah. Tangan Allah terbelenggu, Allah miskin dan
kami adalah orang-orang kaya?"

Bagaimana penceramah itu tidak rela menyatakan golongan Yahudi dan Nasrani
adalah kafir padahal mereka telah menyebut tuhan mereka dengan sifat-sifat
yang buruk yang semua sifat tersebut merupakan aib, cacat, dan kalimat
celaan?

Saya (Syaikh Utsaimin) menyeru penceramah ini supaya tobat kepada Allah dan
membaca firman Alah :

"Artinya : Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka
bersikap lunak (pula kepadamu)" [Al Qalam :9]

Hendaklah penceramah ini tidak bersikap lunak terhadap kekafiran mereka.Ia
harus menerangkan kepada semua orang bahwa kaum Yahudi dan Nasrani adalah
golongan kafir dan termasuk penghuni neraka. Nabi Shalallahu alaihi wa
sallam bersabda:

"Artinya : Demi dzat yang jiwa Muhammad ditangan-Nya. Tiada seorang-pun dari
umat ini yang mendengar seruanku, baik Yahudi maupun Nasrani,tetapi ia tidak
beriman kepada seruan yang aku sampaikan, kemudian ia mati, pasti ia
termasuk penghuni neraka."[Hadits Riwayat Muslim no.153 dalam kitabul Iman]

"Artinya : Tiga golongan yang akan mendapatkan dua pahala :Seseorang dari
golongan Ahli Kitab yang beriman kepada Nabinya dan beriman kepada Muhammad
Shalallahu alaihi wa sallam" "[Hadits Riwayat. Bukhari no.97 dalam Kitabul
Ilmu ; Muslim no.153 dalam Kitabul Iman]

Selanjutnya, saya (Syaikh Utsaimin) membaca pernyataan pengarang Kitaabul
Iqna' dalam bab Hukum Orang Murtad. Dalam kitab ini beliau berkata :"Orang
yang tidak mengkafirkan seseorang yang beragama selain Islam seperti Nasrani
atau meragukan kekafiran mereka atau menganggap mazhab mereka benar,maka ia
adalah orang kafir."

Dikutip dari pernyataan Syaikhul Islam suatu pernyataan : "Barangsiapa
beranggapan bahwa gereja adalah rumah Allah dan di tempat itu Allah
disembah, dan beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh kaum Yahudi dan
Nashrani adalah suatu ibadah kepada Allah, ketaatan kepadaNya dan kepada
RasulNya, atau ia senang dan ridha terhadap hal semacam itu, atau ia
membantu kaum Yahudi dan Nasrani untuk memenangkan dan menegakkan agama
mereka serta beranggapan bahwa perbuatan mereka itu adalah ibadah dan
ketaatan kepada Allah ,maka orang ini telah kafir."

Ditempat lain beliau berkata :"Barang siapa beranggapan bahwa kunjungan
golongan dzimmi (penganut agama non-Islam) ke gereja-gerejanya adalah suatu
ibadah kepada Allah, maka ia telah murtad"

Kepada penceramah ini saya (Syaikh Utsaimin) serukan agar bertobat kepada
Rabbnya dari perkatan-nya yang sangat menyimpang itu. Hendaknya ia
mengumumkan dengan terbuka bahwa kaum Yahudi dan Nasrani adalah kafir,
mereka termasuk golongan penghuni nereka. Mereka harus mengikuti Nabi
Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, karena nama beliau (Shalallahu alaihi
wa sallam) telah termaktub didalam kitab taurat mereka. Allah berfirman:

"Artinya : (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang
(namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi
mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka
dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik
dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka
beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang
yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang
terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang
beruntung"[ Al A'raaf:157]

Hal itu merupakan kabar gembira 'Isa bin Maryam. Isa bin Maryam berkata
sebagaimana Allah kisahkan pada firmanNya:

"Artinya : Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata:"Hai Bani Israel,
sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang
turun) sebelumku,yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya)
seorang Rasul yang akan datang sesudahku,yang namanya Ahmad (Muhammad) 'Maka
tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti
kebenaran,mereka berkata' Ini adalah sihir yang nyata". [Ash Shaff:6]

Kalimat :" Maka tatkala ia datang kepada mereka," siapakah gerangan orang
ini? Ia tidak lain adalah orang yang khabarnya telah disampaikan oleh Isa
(Alaihi salam) ,yaitu Ahmad. Tatkala ia datang kepada mereka dengan membawa
bukti-bukti kebenaran kerasulan, maka mereka menyambutnya dengan perkataan
:"Ini adalah sihir yang nyata".

Kami katakan tentang firman Allah :"Maka tatkala rasul itu datang kepada
mereka dengan membawa bukti-bukti kebenaran" bahwa sesungguhnya tidak ada
seorang rasul yang datang sesudah 'Isa (Alaihi salam) selain Ahmad, yang
merupakan lafadz tafdhil dari kata Muhammad. Akan tetapi, Allah telah
memberikan ilham kepada 'Isa untuk menyebut Muhammad dengan Ahmad sebab kata
"Ahmad" adalah isim tafdhil dari kata-kata "alhamdu", artinya orang yang
banyak memuji Allah dan mahluk yang paling terpuji karena sifat-sifatnya
yang sempurna. Jadi,beliau adalah orang yang paling banyak memuji Allah,
sehingga digunakanlah lafazh Tafdhil untuk menyebut sifat orang yang paling
banyak memuji dan memiliki sifat terpuji. Beliau adalah seorang manusia yang
paling berhak diberi pujian karena "Ahmad" merupakan isim tafdhil dari kata
hamid ataupun mahmud,artinya orang yang banyak memuji Allah dan banyak
dipuji manusia.

Saya (Syaikh Utsaimin) katakan bahwa setiap orang yang beranggapan bahwa
didunia ini ada agama yang diterima oleh Allah diluar dari Agama Islam, maka
ia telah kafir dan tidak perlu diragukan kekafirannya itu. Karena Allah
telah menyatakan dalam firmanNya:

"Artinya : Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali
tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk
orang-orang yang rugi".[Ali Imraan : 85]

"Artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama
bagimu,…[Al Maidah:3]

Oleh karena itu, disini saya (Syaikh Utsaimin) ulangi untuk yang ke-3
kalinya bahwa penceramah seperti itu wajib bertobat kepada Allah dan
menerangkan kepada semua manusia bahwa kaum Yahudi dan Nasrani adalah kaum
kafir.Hal ini karena penjelasan telah sampai kepada mereka dan risalah
kenabian Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam telah sampai kepada mereka
pula, namun mereka kafir dan menolaknya.

Kaum Yahudi telah dinyatakan sifatnya sebagai kaum yang dimurkai Allah
karena mereka telah mengetahui kebenaran kerasulan Muhammad Shalallahu
alaihi wa sallam dan Al Qur'an tetapi mereka menentangnya. Kaum Nashrani
disebutkan sifatnya sebagai kaum yang sesat karena menginginkan
kebenaran,tetapi ternyata menyimpang dari kebenaran itu.

Adapun sekarang, kedua kaum ini telah mengetahui kebenaran Muhammad sebagai
rasul dan mengenalnya, tetapi mereka tetap menentangnya. Oleh sebab itu,
kedua kaum ini berhak menjadi kaum yang dimurkai Allah. Saya (Saikh
Utsaimin) serukan kepada kaum Yahudi dan Nasrani untuk beriman kepada Allah,
semua RasulNya dan mengikuti Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam
karena hal inilah yang diperintahkan kepada mereka didalam kitab-kitab
mereka, sebagaimana firman Allah :

"Artinya : Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat;
sesungguhnya kami kembali (bertobat) kepada Engkau. Allah berfirman :
"Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku
meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang
yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada
ayat-ayat Kami. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang
(namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi
mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka
dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik
dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka
beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang
yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang
terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang
beruntung" [Al-A'raf : 156 -157]

"Artinya : Katakanlah :"Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah
kepadamu semua,yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi ; tidak
ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia,Yang menghidupkan dan
mematikan,maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang umi
yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya)
dan ikutilah dia,supaya kamu mendapat petunjuk". [Al A'raaf :158]

Inilah yang menguatkan keterangan kami pada awal jawaban diatas. Masalah ini
sedikit-pun tidak sulit dipahami.

Wallahu Al Musta'an (Hanya kepada Allah tempat kita memohon pertolongan)

[Majmu' Fataawa wa rasaail,juz 3 halaman 18-23]

[Disalin dari kitab Al Fatawaa Asy Syar'iyyah Fil Masaail Al 'Ashriyyah Min
Fatawaa Ulamaa' Al Balaadil Haraami, edisi Indonesia Fatwa Kontenporer Ulama
Besar Tanah Suci, Penyusun Khalid al Juraisy, Terbitan Media Hidayah]

_________________________________________________________________
Don't just search. Find. Check out the new MSN Search!
http://search.msn.click-url.com/go/onm00200636ave/direct/01/





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HADIRILAH! SILATURAHMI AKBAR 3 ULAMA MADINAH NABAWIYAH & UMMAT, MASJID ISTIQLAL 
JAKARTA, AHAD 20 JUMADIL TSANI 1427H/16 JULI 2006M, JAM 09.00 WIB S/D DZUHUR, 
SYAIKH PROF ABDURROZAK BIN ABDUL MUHSIN AL'ABBAD, SYAIKH DR SULAIMAN BIN 
SALIIMULLAH AR-RUHAILY
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke