Assalamu'alaikum wr.wb. Dalam beberapa keterangan, bahwa seseorang bisa dikatakan mendapatkan satu rakaat jika dalam shalatnya membaca Al-Fatihah, baru dianggap dia mendapatkan rakaat tersebut, jika tidak mendapatkan bacaan Al-Fatihah, maka dia tidak mendapat rakaat tersebut
Menurut postinga ini di point 10, bahwa kita mendapat rakaat itu jika mendapatkan ruku bersama dengan imam, berarti tidak perlu Al-Fatihah. Mungkin bisa dijelaskan dengan dalilnya. Wassalam, Syamsul 2006/6/28, Ruudv_AvL <[EMAIL PROTECTED]>: > > YANG SERING KITA DAPATI DI DALAM SHALAT JAMA'AH > > > 10. Ada juga orang yang bertakbir untuk mengejar rukuk, namun imam keburu > mengangkat kepala. Maka berarti ia memulai rukuk ketika imam telah selesai > mengerjakannya, dan ia menganggap, bahwa dirinya telah mendapatkan satu > raka'at. Ini merupakan kesalahan dan ia tidak terhitung mendapatkan satu > raka'at, sebab untuk mendapatkan satu raka'at seseorang harus mengucapkan > minimalnya satu bacaan tasbih (subhana rabbiyal 'adzim) secara tuma'ninah > bersama rukuknya imam. HADIRILAH! SILATURAHMI AKBAR 3 ULAMA MADINAH NABAWIYAH & UMMAT, MASJID ISTIQLAL JAKARTA, AHAD 20 JUMADIL TSANI 1427H/16 JULI 2006M, JAM 09.00 WIB S/D DZUHUR, SYAIKH PROF ABDURROZAK BIN ABDUL MUHSIN AL'ABBAD, SYAIKH DR SULAIMAN BIN SALIIMULLAH AR-RUHAILY Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
