Wa'alaikumus salaam warahmatullah wabarakaatuh, Berikut ini saya salin dari terjemahan tafsir Ibnu Katsir atas surah Al An'am ayat 130 dari penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i (buku yang ke 3 halaman 269).
----------------------------------------------- Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. (QS. 6:130) Ini pun termasuk peringatan keras dari Allah Ta'ala kepada orang-orang kafir dari kalangan bangsa jin dan manusia pada hari Kiamat kelak, yaitu Dia bertanya kepada mereka, padahal Dia lebih mengetahui, apakah para Rasul telah menyampaikan kepada mereka risalah-Nya. Dan inilah pertanyaan yang sifatnya memastikan, "Wahai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-Rasul dari golongan kamu sendiri." Yaitu, Rasul-Rasul dari golongan kalian sendiri, sedangkan para Rasul itu berasal dari golongan manusia saja, dan tidak ada Rasul dari golongan jin, sebagaiman hal itu telah dinashkan oleh Mujahid, Ibnu Juraij, serta beberapa imam salaf maupun khalaf. Ibnu 'Abbas berkata, "Para Rasul itu berasal dari kalangan anak cucu Adam(manusia), sedang dari kalangan jin sedikit sekali." Ibnu Jarir menceritakan dari adh-Dhahhak bin Muzahim, dia berpendapat bahwa dari golongan jin itu terdapat Rasul, dia menggunakan ayat diatas sebagai dalil. Dan pendapat tersebut perlu ditinjau. Dalil yang menunjukkan bahwa para Rasul itu berasal dari golongan manusia adalah firman Allah subhana wata'ala berikut ini: "Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan Nabi-Nabi setelahnya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, 'Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Dawud. Dan (Kami telah mengutus) Rasul-Rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka itu kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa secara langsung. (Mereka Kami utus) selaku Rasul-Rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya Rasul-Rasul itu. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS. An-Nisaa':163-165). Demikian juga firman-Nya mengenai Ibrahim: "Dan Kami jadikan kenabian dan al-Kitab pada keturunannya." (QS. Al-'Ankabuut: 27). Dengan demikian, kenabian dan al-Kitab itu setelah Nabi Ibrahim hanya diberikan kepada anak keturunannya. Dan tidak ada seorang pun yang mengatakan bahwa sebelum Ibrahim, kenabian itu diberikan kepada bangsa jin dan berakhir dengan diangkatnya Ibrahim sebagai Rasul. Allah Ta'ala sendiri telah berfirman: "Dan Kami tidak mengutus Rasul-Rasul sebelummu melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar."(QS. Al-Furqaan: 20). Allah subhanawata'ala juga berfirman: "Kami tidak mengutus sebelum kamu melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri" (QS. Yusuf: 109). Sebagaimana diketahui bahwa dalam hal ini jin itu mengikuti manusia. Oleh karena itu, untuk memberitahukan mengenai mereka, Allah berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al-Qur'an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya) lalu mereka berkata, 'Diamlah kamu (untuk mendengarkannya).' Ketika pembicaraan telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan. Mereka berkata, 'Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (al-Qur'an) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. Wahai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan melepaskanmu dari adzab yang pedih. Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah, maka dia tidak akan melepaskan diri dari adzab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata'" (QS. Al-Ahqaaf: 29-32). Dalam hadits yang diriwayatkan at-Tirmidzi dan perawi lainnya disebutkan, bahwa Rasulullah shalallahu'alaihiwasalaam membacakan kepada mereka (para Sahabat) surat ar-Rahman yang di dalamnya terdapat firman-Nya: "Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu, wahai manusia dan jin. Mak nikmat Rabbmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahmaan: 31-32). Berkenaan dengan ayat ini, Allah subhanawata'ala berfirman: "Wahai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: 'Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri'" Maksudnya, kami mengakui bahwa para Rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah-Mu kepada kami, serta memperingatkan kami, akan pertemuan dengan-Mu. Dan hari pertemuan itu benar-benar terjadi. Sedangkan firman-Nya, "Kehidupan dunia telah menipu mereka" Yaitu, mereka telah lengah dan lalai dalam kehidupan mereka di dunia, dan mereka binasa karena pendustaan mereka terhadap para Rasul, serta penolakan mereka terhadap mukjizat karena mereka tertipu oleh keindahan dan perhiasan kehidupan dunia. "Dan mereka menjadi saksi diri mereka sendiri" Yakni pada hari Kiamat kelak. "Bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir" Yaitu kufur di dunia terhadap apa yang dibawa oleh para Rasul, semoga shalawat dan salam Allah atas mereka. ----------------------------------------------- Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh, Dhanny Kosasih bin Gunawan Kosasih bin Koo Giong Hoa Wahyu Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Asa'laikumussalaam warohmatullohi wabarokatuh Saya mau tanya Apakah Di Golongan Jin juga ada nabi & Rasulolluh seperti pada golongan Manusia? Sy Pernah Baca Firman 4JJI S.W.T dalam QS; Al An'am 130 yang Sebagian Artinya : Hai Para Jin dan manusia apakah belum datang kepada kamu Rosul-rosul dari golongan kamu sendiri....... Tafsir ayat ini apakah menunujukan adanya Rosul di kalangan Jin Itu sendiri atau mengandung tafsir yang lain Terimakasih wa'alaikumussalaam warohmatullohi wabarokatuh --------------------------------- Try the all-new Yahoo! Mail . "The New Version is radically easier to use" The Wall Street Journal ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HADIRILAH! SILATURAHMI AKBAR-3 ULAMA MADINAH NABAWIYAH & UMMAT, MASJID ISTIQLAL JAKARTA, AHAD 20 JUMADIL TSANI 1427H/16 JULI 2006M, JAM 09.00 WIB S/D DZUHUR, BERSAMA SYAIKH PROF ABDURROZAK BIN ABDUL MUHSIN AL'ABBAD, SYAIKH DR SULAIMAN BIN SALIIMULLAH AR-RUHAILY, ULAMA SEKALIGUS GURU BESAR UNIVERSITAS ISLAM MADINAH. INFO : 08121055616, 08121055891, 08567505496 Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
