Assalamualaikum warohmatullohi wa barokatuh.
Alhamdulillah Sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad 
Shollollohu alaihi wa sallam.
Dengan segala kerendahan hati saya mau berbagi dengan ikhwan sekalian tentang 
Homeschooling.
Di milis ini beberapa waktu lalu saya menanyakan tentang Homeschooling sebagai 
alternatif pemberian pendidikan anak. Alhamdulillah al akh fakhurrahman 
ternyata memilki program yang sedang saya pelajari. Kemudian kami berhubungan 
via japri dan juga via telefon untuk mendapatkan gambaran seutuhnya tentang 
program Homeschooling yang beliau jalankan. Lebih dari itu saya mengadakan 
survey ke kediaman bapak Fatkhurrahman di Karawang yang menyelenggarakan 
program semi pesantren dengan mengambil jalur paket A dari diknas untuk 
mengambil ijazah. Subhanalloh saya terkesan dengan program yang dijalankan oleh 
bapak Fatkhurrahman dan ustadz Ade Abdurrohman. Mereka berdua adalah orangtua 
yang berinisiatif untuk memberikan sendiri pendidikan anak-anaknya, sehingga 
tidak khawatir memendam rindu serta kehilangan kesempatan memberikan kasih 
sayangnya kepada anaknya yang masih kecil. Dan tidak khawatir anak-anaknya 
terkena pengaruh buruk pergaulan SD-SD umum. Apa yang mereka lakukan sebenarnya 
merupakan impian para Homeschooler di beberapa belahan dunia. saya telah 
mempelajari konsep-konsep Homeschooling di Internet namun saya menemukan 
gambaran nyata pelaksanaan Homeschooling yang dilaksanakan oleh Ikhwah 
salafiyyin di Karawang. Ketika kami berkunjung ke Karawang tanggal 28 mei lalu, 
Ustadz Ade mengatakan sebenarnya kami tidak mengetahui apa itu Homeschooling. 
Namun saya bersyukur kepada Alloh ternyata program yang mereka laksanakan yaitu 
penyelenggaraan pendidikan dari orangtua untuk anak-anaknya betul betul 
merupakan representasi dari Homeschooling. Hal ini membuat hati saya semakin 
mantap untuk memberikan pendidikan bagi Maryam anak saya yang berusia 5.5 tahun 
tanpa menyekolahkan di SD Umum, atau pesantren yang berada jauh di luar kota 
cilegon atau SDIT yang dikelola oleh Hizbi, mengingat belum tersedianya SD 
bermanhaj salaf di kota kami.

Saya ingin sekali berbagi dengan antum semua tentang program yang dijalankan 
oleh Al Akh Fatkhurrahman dan Ustadz Ade di karawang yang sangat memotivasi 
saya untuk membuka program yang sama di Cilegon untuk anak-anak salafiyyin.

Al Akh fatkhurrahman dan Ustadz Ade adalah dua orangtua yang memondokkan 
anaknya yang masih kecil di luar kota karawang. Dalam satu perjalanan ke kota 
tempat pondok anaknya timbul inisiatif untuk menarik anaknya dari pondok 
tersebut mengingat banyaknya waktu, tenaga serta harta yang tersita untuk 
menengok anaknya yang masih kecil. Disamping itu mereka menyadari bahwa anak 
mereka yang masih kecil masih belum bisa mengurus diri serta masih butuh kasih 
sayang orangtua. Dan yang lebih penting menurut mereka tanggung jawab 
memberikan pendidikan bagi anak adalah orangtua sendiri. Didasari 
pemikiran-pemikiran tadi maka mulailah mereka menyusun langkah untuk memberikan 
sendiri pendidikan untuk anaknya sendiri. Mereka tidak mengenal apa itu 
Homeschooling, yang mereka ketahui adalah pemberian pendidikan anak adalah 
tanggung jawab orangtua itu sendiri. Karena tidak mau rencana mereka menguap 
begitu saja mereka mulai membuka lembaga pendidikan yang dipelopori oleh para 
orangtua yang menitipkan anaknya di lembaga pendidikan tersebut yang mereka 
beri nama Ma'had Al Bayyinah. Yang menakjubkan adalah semua penyelenggaraan 
pendidikan tersebut dilakukan sepenuhnya oleh para orangtua. Demikian sekilas 
tentang penyelenggaraan Homeschooling di Karawang yang kami dapatkan dari al 
Akh fatkhurrahman dan Al Ustadz Ade ketika kami survey ke Karawang. 
Mudah-mudahan Al Akh fatkhurrahman bisa menambahkan di milis ini.

Kami survey bersama para ikhwah lainnya yang didampingi para istrinya untuk 
memantapkan niat untuk "tidak menyekolahkan" anak kami. walhamdulillah para 
orangtua tersebut bertambah mantap untuk tidak memondokkan anaknya nun jauh 
disana serta tidak menyekolahkan di SD-SD umum.

Ada yang terlupa... pada bulan april setelah saya mencari info tentang 
Homeschooling di milis tercinta ini dan mendapatkan jawaban serta gambaran 
sedikit dari Al Akh Fatkhurrahman kami mengadakan seminar kecil-kecilan dengan 
tema "Rumah(kontrakan)ku Ma'had anakku: Mengulas wacana Homeschool" dalam 
rangka sosialisasi istilah Homeschooling dan memberikan alternatif bagi 
orangtua yang tidak ingin anaknya berada jauh dari sisinya dengan menitipkan di 
pondok. Responnya beragam. Ada yang bilang tidak realistis. Ada yang bilang 
sulit menerapkannya. Ada lagi orangtua yang bilang tidak sanggup 
melaksanakannya. wallohu a'lam. saya sebagai pembicara memaparkan bahwa 
Homeschooling ini bukanlah sesuatu yang baru di Amrik sana. saya paparkan juga 
bahwa pemerhati anak di negeri ini yaitu Kak Seto juga "tidak menyekolahkan" 
anaknya dan memberikan program Homeschooling ini untuk anaknya. Dan saya juga 
memaparkan tentang penjelasan Al Akh Fatkhurrahman di milis ini serta paparan 
beliau via japri.

Seiring berjalannya waktu, seorang teman di kantor saya yang juga "tidak 
menyekolahkan" anaknya memberikan kabar bahwa di kantor Depdiknas Jakarta akan 
diadakan Seminar bertajuk "Homeschooling? Siapa takut" tanggal 18 Juni 2006 
walhamdulillah saya ucapkan serta berkata dalam hati saya memang tidak pernah 
takut untuk memberikan Homeschooling bagi Maryam. Walhamdulillah. Dalam seminar 
tersebut tampil Kak Seto sebagai orangtua yang memberikan Homeschooling untuk 
kedua anaknya sekaligus ketua Asosiasi Sekolahrumah dan Pendidikan alternatif 
(ASAH PENA), tampil juga Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Depdiknas, tidak 
ketinggalan kepala Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Depdiknas, 
serta Direktur Pendidikan kesetaraan Dijen PLS Depdiknas RI, dan juga salah 
satu orangtua yang berbagi pengalaman tentang Homeschooling yang dia jalankan 
untuk anaknya. Semua petinggi-petinggi Depdiknas RI menyatakan Homeschooling 
adalah bentuk pendidikan yang legal dan sah. Walhamdulillah.

Kesemua hal tersebut membuat kami tambah mantap untuk "tidak menyekolahkan" 
anak kami.

Sekarang kami menampung anak-anak salafiyyin yang ingin belajar dengan kami 
yang tenaga pengajarnya tidak lain dan tidak bukan adalah para orangtua 
terutama para ibu yang dikatakan "Al Umm Madrosah". Walhamdulillah dengan 
adanya fenomena seperti ini  membuat para ibu menyadari kembali fungsinya 
sebagai madrosah.

Maryam, Khodijah, salsabil, Fadhillah adalah beberapa anak yang diajarkan oleh 
Ummu Maryam, Ummu Salsabil, Ummu fadhillah :Orangtua mereka sendiri (!!!) 
Adapun selain mereka adalah Fathih, Royyan, maulana, Aliyah, ratu. Mereka 
mempercayakan kami serta memantapkan niat untuk "tidak sekolah" salah satu 
anugerah Alloh yang lain adalah bergabungnya salah seorang penghafal Qur-an 
bernama Ummu Abdillah Al Atsariyyah dan suaminya Abu Abadillah yang akan 
menampung anak-anak kami untuk merasakan mondok walaupun hanya satu kali dalam 
satu minggu yakni sabtu dan ahad. Ummu Zulfa juga sangat antusias untuk 
memberikan ruangan di rumah kontrakannya untuk dijadikan kelas. Maka jadilah 
rumah-rumah kontrakan para orangtua tadi menjadi ma'had bagi anak-anak 
salafiyyin Cilegon: "Rumah(kontrakan)ku Ma'had bagi Anakku"

Dengan program seperti ini kami dapat merancang sendiri kurikulum untuk anak 
kami yang sesuai dengan manhaj salaf. Walhamdulillah. Tahfidzul Qur-an adalah 
prioritas kami disamping tentu saja Aqidah, fiqih, ibadah, akhlaq dan pelajaran 
umum seperti matematika, komputer, sains, IPS terpadu  yang semuanya akan kami 
upayakan untuk melalui tahapan Tashfiyyah terlebih dahulu.

Jika merujuk kepada terminologi yang diberikan DEPDIKNAS maka program yang kami 
dan Al Akh Fatkhurrahman jalankan adalah "Sekolahrumah majemuk" sedangkan bagi 
orangtua yang menyelenggarakan sendiri untuk anaknya sendiri disebut 
"Sekolahrumah Tunggal."
Bagi ikhwah yang ingin menyelenggarakan Sekolahrumah ini silahkan mengambil 
jalur Paket A Diknas atau juga untuk sekedar mendapatkan ijazah kelak ketika 
anak kita berusia 12 tahun. Alhamdulillah kita tidak mengharapkan ijazah bagi 
pemberian pendidikan anak kita namun ada maslahat lain dari ijazah tersebut 
sehingga kita tidak menafikannya.

Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan ini bermanfaat bagi antum semua. Tak lupa 
kami sampaikan terimakasih kepada admin milis ini yang telah menjadi wasilah 
bagi ana dalam mendapatkan info penting dan berharga bagi pendidikan anak saya. 
Saya ucapkan juga terimakasih kepada Al Akh Fatkhurrahman serta Ustadz Ade di 
Karawang yang telah memotivasi kami untuk mengikuti Sunnah Hasanah yang mereka 
buat. Kami ucapkan terimakasih banyak karena tidak disebut bersyukur kepada 
Alloh orang yang tidak berterimakasih terhadap manusia.

Wallohu A'lam

Abu Maryam Cilegon


---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke