-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of YUZDI ARKAN
Sent: 12 Juli 2006 16:21
To: [email protected]
Subject: [assunnah] Tanya : possisi berjamaah berdua

Afwan, khusus pembahasan mengenai posisi makmum yang sejajar dengan Imam
ketika makmum cuman satu (Imam dan makmum cuman satu dan sesama laki laki),
apa ada pembahasan lebih khusus?? soalnya dikalangan kaum muslimin beredar
juga makmum agak mundur sedikit dari Imam. Jazakallahu Khoiron



Kategori Shalat

Jumat, 28 Januari 2005 14:05:00 WIB

DIMANAKAH TEMPAT BERDIRINYA MAKMUM APABILA SEORANG DIRI ?

Oleh
Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Pertanyaan diatas perlu sekali kita jawab dengan jelas dan betul dengan
mengambil keterangan dan contoh dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam. Dimanakah sebenarnya tempat berdiri ma'mum apabila seorang atau
sendiri.? Apakah dibelakang Imam atau seharusnya sejajar dengan Imam .?
Dengan kita melakukan penyelidikan untuk mengetahui contoh yang pernah
dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dapatlah nantinya
kita beramal sesuai yang dikehendaki oleh agama kita. Maka dibawah ini saya
akan turunkan dalil-dalil yang tegas dan terang yang menunjukan tempat
berdiri ma'mum kalau seorang


Dalil Pertama

"Artinya : Dari Ibnu Abbas, ia berkata ; "Aku pernah shalat bersama Nabi
shallallahu 'alaihi wa sallam pada suatu malam. Lalu aku berdiri di sebelah
kiri beliau, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memegang
kepalaku dari belakangku, lalu ia tempatkan aku disebelah kanannya ...."
[Shahih Riwayat Bukhari I/177]

Dalil Kedua

"Artinya : Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata ; "Nabi shallallahu 'alaihi
wa sallam pernah berdiri shalat, kemudian aku datang, lalu aku berdiri
disebelah kirinya, maka beliau memegang tanganku, lantas ia memutarkan aku
sehingga ia menempatkan aku sebelah kanannya. Kemudian datang Jabbar bin
Shakr yang langsung ia berdiri di sebelah kiri Rasulullah shallallahu
'alaihi wa sallam. Lalu beliau memegang tangan kami dan beliau mendorong
kami sehingga beliau mendirikan kami dibelakangnya". [Shahih Riwayat Muslim
& Abu Dawud]

Dua Dalil Di Atas Mengandung Hukum Sebagai Berikut :

[1]. Apabila ma'mum seorang harus berdiri disebelah kanan Imam.
[2]. Dan ma'mum yang seorang itu berdiri disebelah kanan harus sejajar
dengan Imam bukan di belakangnya. Saya katakan demikian karena di dalam
hadits Jabir bin Abdullah sewaktu datang Jabbar bin Shakhr lalu Nabi
shallallahu 'alaihi wa sallam menempatkannya keduanya dibelakangnya. Ini
menunjukan kedua sahabat itu tadinya berada disamping Nabi sejajar dengan
beliau. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendirikan mereka di
belakangnya. Tidak akan dikatakan "Di belakang" kalau pada awalnya sahabat
itu tidak berada sejajar dengan beliau.
[3]. Apabila ma'mum dua orang atau lebih, maka harus berdiri dibelakang
Imam.

Dalil Ketiga

"Artinya : Dari Ibnu Abbas, ia berkata ; "Aku pernah shalat di sisi/tepi
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Aisyah shalat bersama kami dibelakang
kami, sedang aku (berada) di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, aku
shalat bersamanya (berjama'ah)". [Shahih Riwayat Ahmad & Nasa'i].

Keterangan :

[1]. Perkataan, "Aku sahalat di sisi/tepi Nabi shallallahu 'alaihi wa
sallam, terjemahan dari kalimat "Shallaitu ila janbin nabiyi shallallahu
'alaihi wa sallam".
[2]. "Janbun" menurut kamus-kamus bahasa Arab artinya : sisi, tepi, samping,
sebelah, pihak, dekat.
[3]. Jika dikatakan dalam bahasa Arab "Janban Li Janbin" maka artinya :
Sebelah menyebelah, berdampingan, bahu-membahu.
[4]. Dengan memperhatikan hadits di atas dan memahami dari segi bahasanya,
maka dapatlah kita mengetahui bahwa Ibnu Abbas ketika shalat bersama Nabi
shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berada di samping/sejajar dengan Nabi
shallallahu 'alaihi wa sallam.
[5]. Hadits ini menunjukan bahwa perempuan tempatnya di belakang. Baik yang
jadi ma'mum itu hanya seorang perempuan saja atau campur laki-laki dengan
perempuan.

Di dalam kitab Al-Muwattha karangan Imam Malik diterangkan bahwa Ibnu Mas'ud
pernah shalat bersama Umar. Lalu Ibnu Mas'ud berdiri dekat di sebelah kanan
Umar sejajar dengannya.

Diriwayatkan bahwa Ibnu Juraij pernah bertanya kepada Atha' (seorang
tabi'in), "Seorang menjadi ma'mum bagi seorang, dimanakah ia (ma'mum) harus
berdiri .? Jawab Atha', "Di tepinya". Ibnu Juraij bertanya lagi, "Apakah si
Ma'mum itu harus dekat dengan Imam sehingga ia satu shaf dengannya, yaitu
tidak ada jarak antara keduanya (ma'mum dan imam) ?" Jawab Atha'; "Ya!" Ibnu
Juraij bertanya lagi, "Apakah si ma'mum tidak berdiri jauh sehingga tidak
ada lowong antara mereka (ma'mum dan imam)? Jawab Atha' : "Ya". [Lihat :
Subulus Salam jilid 2 hal.31]

Dari tiga dalil di atas dan atsar dari sahabat dan seorang tabi'in besar,
maka sekarang dapatlah kita berikan jawaban bahwa ; "Ma'mum apabila seorang
saja harus berdiri di sebelah kanan dan sejajar dengan Imam".

Tidak ada keterangan dan contoh dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam, yang menunjukan atau menyuruh ma'mum apabila seorang diri harus
berdiri di belakang Imam meskipun jaraknya hanya sejengkal seperti yang
dilakukan oleh kebanyakan saudara-saudara kita sekarang ini.

Mudah-mudahan mereka suka kembali kepada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa
sallam. Aamiin ! [1]

[Disalin dari kitab Al Masaa-il (Masalah-Masalah Agama) jilid 1, Penulis
Abdul Hakim bin Amir Abdat, Penerbit Darul Qolam, Jakarta, Cetakan III]
_________
Foote Note
[1]. Ditulis tanggal 21-3-1985





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/zAINmC/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke