Assalamu'alaimukum, Al-haq itu harus dijelaskan kepada ummat begitu juga kebatilan serta syubhat-syubhat harus disingkap dan keterangkan agar ummat yg mayoritas awam ini dapat berhati-hati juga waspada akan tipudayanya orang-orang yg berlidah dan berfikiran jahil tentang Dinul Islam ini.
Semua ini konsekuensi dari AMAR BIL MA'RUF WA NAHI A'NIL MUNGKAR yg tidak memandang bulu siapapun dia harus Tegak kepadanya Hujjah walaupun dia orang yg sudah terlanjur menjadi idola & kekaguman dihati kita. Nasihat Para Ulama Ahlus-Sunnah telah sampai kepada Qordhowi baik berupa lisan maupun tulisan, tetapi dia tetap tidak bergeming dari kesalahan-kesalahannya yg begitu merusak Aqidah & Dasar-dasar agama Islam, terutama dalam hal Al-Wala' wal Baro' sebagai bagian dari Dasar-dasar agama & Aqidah. Para Ulama telah ijma' & sepakat akan kesesatan dan kebatilan dari pemikiran Qordhowi sehingga wajib atasnya ditegakkan hujjah, bantahan & nasehat kepada kaum muslimin agar jangan fanatik buta kepada para tokoh penyesat seperti Qordhowi ini. Berikut ini saya review kembali daftar penyimpangan Yusuf Qordhowi : 1. Terkontaminasi pemikiran rasionalis di Madrasah Hawaiyah (madrasah yang dibangun atas dasar hawa nafsu) sehingga terkadang menolak hadits-hadits shahih dengan alasan tidak masuk akal, bertentangan dengan Al Qur' an, dan lain sebagainya. Hal ini bisa dilihat dalam kitab Kaifa Nata'aamal Ma'as Sunnah yang ditulisnya. 2. Tidak merujuk kepada pemahaman Salaf terhadap Al Qur'an bahkan ia memahaminya menurut hawa nafsunya. Tidak menghargai para ulama, tidak mempedulikan pendapat ulama, dan menyelisihi ijma' (kesepakatan) ulama apabila bertentangan dengan hawa nafsunya. 3. Mengajak umat Islam untuk bermawaddah (berkasih sayang) dengan Yahudi dan Nasrani. Hal ini dituangkannya dalam berbagai kitab, koran, dan majalah. 4. Berupaya mendekatkan kaum Muslimin dengan musuh-musuh mereka (Yahudi dan Nasrani). Hal ini dibuktikan dengan seringnya berpartisipasi dan hadir dalam berbagai muktamar Tauhidul Adyan (penyatuan agama-agama) yang diadakan oleh Yahudi dan Nashara kecuali muktamar di Sudan, ia tidak bisa hadir karena alasan pribadi. 5. Berpendapat bahwa jihad hanya untuk membela diri saja bukan untuk ekspansi ke negeri-negeri kafir. 6. Menghormati tempat ibadah orang-orang kafir. 7. Mengkampanyekan Perdamaian Dunia tanpa letih dan bosan. (Maksudnya kaum Muslimin dibelenggu kebebasannya untuk berjihad dan membela harga dirinya dari penindasan orang-orang kafir dengan dalih perdamaian dunia, pent.). 8. Mempropagandakan positifnya keberagaman agama. 9. Mengadopsi pemikiran-pemikiran yang berasal dari orang-orang kafir dan berusaha memolesnya dengan wajah Islami seperti demokrasi dan Pemilu. 10. Memutuskan suatu perkara sesuai dengan pendapat mayoritas jika terjadi perbedaan pendapat. 11. Memecah-belah kaum Muslimin menjadi bermacam-macam thaifah, firqah, dan hizib serta mengingkari nas-nas yang melarang atas perpecahan. 12. Berpendapat bahwa orang yang mengkritisi para penakwil dan pengingkar Asma' wa Shifat Allah adalah lari dari perjuangan Islam, menolong musuh, dan melemahkan barisan Islam. 13. Berusaha untuk mensalafkan Sufi dan mensufikan Salaf serta mencampuradukkan keduanya. 14. Mencela dan merendahkan ulama Islam serta memuji ahli bid'ah dan ahlul ahwa'. 15. Merayakan hari-hari besar bid'ah yang dia sendiri sudah tahu bahwa itu hanya taklid kepada orang-orang Barat. 16. Membolehkan nyanyian dan mendengarkan lagu-lagu yang didendangkan oleh artis laki-laki maupun perempuan. Bahkan terpesona dengan suara Faizah Ahmad dan menyenangi lagunya Fairuz. 17. Menyaksikan film sinetron di televisi dan video. 18. Berpendapat bahwa bioskop adalah sarana hiburan yang penting, halal, dan baik. 19. Membolehkan penjualan beberapa barang yang haram bagi orang yang terasing di negeri kafir. 20. Berpendapat bahwa tidak masalah (boleh-boleh saja) menghadiri acara-acara yang di dalamnya dihidangkan khamr jika itu dilakukan demi maslahat dakwah!!! 21. Menyatakan bolehnya mempergunakan produk yang tercampur dengan daging, minyak, dan lemak babi bila sudah diproses secara kimia sebagaimana ia menghalalkan sembelihan orang kafir selain Ahli Kitab. 22. Mengeluarkan fatwa dan makalah yang kontroversi karena bekal ilmu haditsnya sangat sedikit dan sangat buruk. Daftar kesesatan tersebut dinukil dari Fatwa para Ulama Ahlus-Sunnah yg telah dikumpulkan dalam buku "Membongkar Kedok Yusuf Qordhowi" disusun oleh Syaikh Ahmad bin Muhammad bin Manshur Al 'Udaini Al Yamani dan telah mendapat rekomendasi dari para masyayikh Ahlus-Sunnah lainnya sebagaimana yg dirangkum dalam buku tersebut. Hanya kepada Allah saya serahkan segala macam urusan, tugas menasehati untuk menegakkan kebenaran telah ditunaikan Wallahu'alam bisshowwab Yusuf Qaradhawi - Antara Loyalitas dan Israel Penulis: Ahmad bin Muhammad bin Manshur Al 'Udaini Qaradhawi Mengucapkan Selamat Kepada Israel Suatu ketika Yusuf Al Qaradhawi menyampaikan khotbah Jum'at yang berkenaan masalah merokok. Pada khotbah kedua ia beralih ke masalah pemilu di Aljazair dan berkata : Wahai saudara-saudara sekalian, sebelum meninggalkan tempat ini, saya ingin menyampaikan suatu kalimat berkenaan dengan hasil pemilu Israel. Dulu orang-orang Arab menaruh harapan kepada kesuksesan (Perez) dan dia sekarang telah jatuh, inilah yang kita puji dari Israel. Kita berharap negara kita bisa seperti negara ini (Israel), yaitu karena kelompok kecil seorang penguasa bisa jatuh dan rakyatlah yang menentukan hukum tanpa ada hitung-hitungan prosentase yang kita kenal di negeri kita 99,99 persen. Sesungguhnya ini semua adalah kedustaan dan tipuan. Seandainya Allah menampakkan diri kepada manusia maka Dia tak akan mampu mencapai prosentase sebesar ini. Kami mengucapkan selamat kepada Israel atas apa yang telah diperbuatnya (Khotbah Yusuf Al Qaradhawi yang terekam dalam kaset dan telah disebarkan oleh Harian Al Wathan edisi 7072. Hanya saja mereka mengeditnya seperti kebiasaan mereka berkhianat dalam mengutip.). Syaikh Ibnu 'Utsaimin pernah ditanya tentang perkataan Yusuf Al Qaradhawi, seandainya Allah menampakkan dirinya kepada manusia. Syaikh menjawab : "Na'udzubillah! Wajib bagi dia untuk bertobat. Jika tidak, maka dia murtad karena telah memposisikan makhluk lebih tinggi daripada Khaliq. Wajib baginya untuk bertobat kepada Allah. Jika mau bertobat kepada Allah maka itu akan diterima-Nya dan jika tidak maka wajib bagi pemerintah Muslim untuk memenggal lehernya." (Dikutip dari suara Syaikh 'Utsaimin yang terekam dalam kaset) Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi'i rahimahullah juga pernah ditanya tentang khotbah Qaradhawi tersebut, beliau menjawab : "Perkataan ini adalah kesesatan yang nyata, jika dia hendak mengutamakan Yahudi atas Allah Subhanahu wa Ta'ala maka ia telah kafir. Apabila Yahudi, Nashara, Budha, para penyembah kubur, para penyembah hawa nafsu dan lain-lainnya tidak memberikan suaranya kepada Allah maka ini perkara lain. Namun itu adalah kesesatan nyata. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Rabb kami yang tidak membutuhkan tashwit (suara) dan Dia Maha Suci serta Maha Tinggi yang mengatakan : 'Kun Fa Yakuun.' (Jadilah! Maka ia jadi). (QS. Yasin : 82) Allah yang telah menghancurkan Fir'aun, Qarun, serta umat-umat yang telah menghujat dan melawan para Nabi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dan Allah juga menolong para Nabi-Nya dengan pertolongan di dunia dan akhirat. Dukungan suara hanya dibutuhkan oleh manusia yang lemah. Yaa Miskiin, sampai sesepuh kabilah sekalipun kalau kalian lihat saat pengambilan suara sampai kering ludahnya dan berbasa-basi dihadapan manusia dengan slogannya Sukseskan Pemilu. Adapun Rabb kami Maha Kaya : 'Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji, jika Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.' (QS. Fathir : 15-17) Wahai Qaradhawi, engkau telah kufur atau mendekati kekufuran! (Iskaatul Kalbil 'Aawii Yuusuf bin Abdillah Al Qaradhaawi, kitab ini dicetak bersama Kitab Al Burkaan Linasfi Jaami'atil Liman, karya Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi'i, halaman 111-112.) " (Sumber : Kitab Raf'ul Litsaam 'An Mukhaalaafatil Qaradhawi Li Syari'atil Islaam, edisi Indonesia Membongkar Kedok Al Qaradhawi, Bukti-bukti Penyimpangan Yusuf AL Qardhawi dari Syari'at Islam. Penerbit Darul Atsar Yaman. Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
