Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Bagaimana jika dikostan sang pemilik kost memelihara anjing untuk keamanan. Apakah perlu pindah kost??
> hasanah muslim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalaamualaikum warahmatuLlaahi waharakaatuh > > Saya pernah membaca soalan berkenaan memelihara > anjing dari salah seorang anggota milist ini. > Berikut saya copy dari simpanan saya tentang > memelihara anjing. Afwan jika kurang berkenan. > > Ummu Ahmad. (NS - Malaysia) > > PENGHALANG MALAIKAT RAHMAT MASUK KE RUMAH > Kategori Manhaj > Penulis: Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad > > Islam adalah agama yang mencintai kebersihan > sehingga mengingatkan bahayanya memiliki anjing, > bahkan melarang memelihara anjing kecuali untuk > kepentingan penjagaan keamanan atau pertanian. Tidak > sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa malaikat > rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya > terdapat anjing [1] dan pahala pemilik anjing akan > susut atau berkurang. > > Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah > bersabda (yang artinya) : "Malaikat tidak akan > memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing (2), > juga tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat > gambar (patung)" [Hadits sahih ditakhrij oleh Imam > Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu > Majah yang semuanya dari Abu Thalhah Radhiyallahu > 'anhu. Lihat Shahihul-Jami' No. 7262] > > Rasulullah bersabda (yang artinya) : "Sesungguhnya > malaikat (rahmat) tidak akan memasuki rumah yang > didalamnya terdapat anjing" [Hadits sahih ditakhrij > oleh Thabrani dan Imam Dhiyauddin dari Abu Umamah > Radhiyallahu 'anhu. Lihat pula Shahihul Jami' No. > 1962] > > Rasulullah bersabda (yang artinya) : " Sesungguhnya > malaikat tidak akan memasuki rumah yang didalamnya > terdapat anjing dan gambar (patung)" [Hadits sahih > ditakhrij oleh Ibnu Majah dan lihat Shahihul Jami' > No. 1961] > > Ibnu Hajar (3) berkata : "Ungkapan malaikat tidak > akan memasuki...." menunjukkan malaikat secara umum > (malaikat rahmat, malaikat hafazah, dan malaikat > lainnya)". Tetapi, pendapat lain mengatakan : > "Kecuali malaikat hafazah, mereka tetap memasuki > rumah setiap orang karena tugas mereka adalah > mendampingi manusia sehingga tidak pernah berpisah > sedetikpun dengan manusia. Pendapat tersebut > dikemukakan oleh Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, > dan yang lainnya. > > Sementara itu, yang dimaksud dengan ungkapan rumah > pada hadits di atas adalah tempat tinggal seseorang, > baik berupa rumah, gubuk, tenda, dan sejenisnya. > Sedangkan ungkapan anjing pada hadits tersebut > mencakup semua jenis anjing. Imam Qurthubi berkata : > "Telah terjadi ikhtilaf di antara para ulama tentang > sebab-sebabnya malaikat rahmat tidak memasuki rumah > yang didalamnya terdapat anjing. Sebagian ulama > mengatakan karena anjing itu najis, yang lain > mengatakan bahwa ada anjing yang diserupai oleh > setan, sedangkan yang lainnya mengatakan karena di > tubuh anjing itu menempel najis. > > Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu 'anha mengatakan > bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah > mengadakan perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril > akan datang. Ketika waktu pertemuan itu tiba, > ternyata Jibril tidak datang. Sambil melepaskan > tongkat yang dipegangnya, Rasulullah Shallallahu > 'alaihi wa sallam bersabda : "Allah tidak mungkin > mengingkari janjinya, tetapi mengapa Jibril belum > datang ?" Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa > sallam menoleh, ternyata beliau melihat seekor anak > anjing di bawah tempat tidur. "Kapan anjing ini > masuk ?" tanya beliau. Aku (Aisyah) menyahut : > "Entahlah". Setelah anjing itu dikeluarkan, masuklah > malaikat Jibril. "Mengapa engkau terlambat ? tanya > Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada > Jibril. Jibril menjawab: "Karena tadi di rumahmu ada > anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah > yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar > (patung)" [Hadits Riwayat Muslim]. > > Malaikat rahmat pun tidak akan mendampingi suatu > kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman > dengan anjing. Abu Haurairah Radhiyallahu 'anhu > mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa > sallam bersabda (yang artinya) : " Malaikat tidak > akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah > mereka terdapat anjing". [Hadits Riwayat Muslim] > > Imam Nawawi mengomentari hadits tersebut : "Hadits > di atas memberikan petunjuk bahwa membawa anjing dan > lonceng pada perjalanan merupakan perbuatan yang > dibenci dan malaikat tidak akan menemani perjalanan > mereka. Sedangkan yang dimaksud dengan malaikat > adalah malaikat rahmat (yang suka memintakan ampun) > bukan malaikat hafazhah yang mencatat amal manusia. > [Lihat Syarah Shahih Muslim 14/94] > > Sementara itu, mengenai hukum yang berkaitan dengan > hasil jual beli anjing (harga anjing), terdapat > beberapa nash yang mengharamkan, diantaranya adalah > sebagai berikut. Abi Juhaifah Radhiyallahu 'anhu > mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa > sallam telah melarang hasil yang diperoleh dari jual > beli anjing, darah, dan usaha pelacuran [Hadits > shahih ditakhrijkan oleh Bukhari juga ditakhrijkan > dalam Ahaditsul Buyu' oleh Imam ay-Thayalisi, Imam > Ahmad, juga oleh Baihaqi. Dan lihat Shahihul Jami' > no. 6949]. > > Jabir Radhiyallahu 'anhu mengatakan bahwa Nabi > Shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang jual > beli anjing dan kucing (4) Selain itu, Abdullah bin > Mas'ud Radhiyallahu 'anhu mengatakan bahwa Nabi > Shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang jual > beli anjing, hasil kezaliman, dan upah dari hasil > praktik perdukunan [Hadits shahih ditakhrijkan oleh > Bukhari, Muslim, Imam hadits yang empat. Hadits ini > juga ada dalam Shahihul Jami' no. 6951]. > > Imam al-Baghawi berkata (5) : "Menurut mayoritas > ulama, jual beli anjing itu hukumnya haram > sebagaimana upah dari hasil perdukunan > (pertenungan), dan pelacuran. Kaitannya dengan hal > itu, Abi Hurairah berkata : "Semuanya itu tergolong > dalam penghasilan haram". > > Footnote : > 1. Yang sangat kami sayangkan adalah adanya beberapa > orang yang mengaku modern dan maju memiliki anjing > dan menganggapnya sebagai teman serta digauli > melebihi pergaulannya terhadap manusia. Hal itu > dilakukan dalam rangka meniru kebiasaan masyarakat > barat. > 2. Di dalam kitab Faidhul-Qadir 2/394, Imam > al-Manawi mengatakan : "Yang dimaksud dengan > malaikat pada hadits tersebut adalah malaikat rahmat > dan keberkahan atau malaikat yang bertugas keliling > mengunjungi para hamba Allah untuk mendengarkan > dzikir dan sejenisnya, bukan malaikat penulis amal > perbuatan manusia karena malaikat itu tidak akan > pernah meninggalkan manusia sekejap pun sebagai mana > halnya malaikat maut. Mengapa malaikat rahmat tidak > mau memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing > ?. Karena anjing itu mengandung najis, sedangkan > malaikat terpelihara dari tempat-tempat yang kotor. > Mereka adalah makhluk Allah yang paling mulia serta > tetap berada pada tingkat kebersihan dan kesucian > yang paling luhur. Perbandingan antara malaikat yang > suci dan anjing yang najis laksana terang dan gelap. > Barangsiapa yang mendekati anjing, malaikat akan > menjauh darinya. > 3. Fathul Bari bab 48 At-Tashawir hadits No. 5949 > 4. Hadits shahih ditakhrijkan oleh Ahmad, hakim, dan > Imam hadits yang empat. Hadits ini juga ada dalam > Shahihul Jami' no. 6950 > 5. Lihat Syarhus Sunnah 8/23 > > (Dikutip dari Buyuut Laa tad khuluha al malaikat, > edisi Indonesia Rumah yang Tidak Dimasuki Malaikat, > penulis Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad.) _________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
