Waalaikumsalam wa rahmatullah wa barakatu Yaa.. Akhi mengenai kiat mencatat didalam kajian ana ada usulan :
I.Selama kajian mencatat beberapa bagian yang penting dan : 1. pada waktu ada kajian hendaknya direkam menggunakan voice record bila belum mempunyainya mungkin bisa pinjam pada teman yang mempunyainya. 2. bisa juga panitia yang mengadakan kajian menyediakan perekamnya sehingga walaupun kita tertinggal beberapa menit dalam kajian bisa diputer ulang dari awal kajian. II.Didengarkan dan difahami lagi dirumah : 3. Dirumah diputar lagi kajian yang direkam dan baru dicatat point point pentingnya serta difahami. 4. jangan lupa mencatat bagian yang tidak difahami atau yang kurang jelas untuk ditanyakan kepada ahlinya. 5. Dari setiap kajian hendaknya diambil kesimpulan yang sesuai dengan manhaj salaf dan mulai belajar menerapkannya . Ini saja dari ana pastilah banyak kekurangannya.. Semoga dapat membantu Antum. Wassalamualaikum wa rahmatullah wa barakatu ::: Wa1 ::: --- Chandraleka <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh ... > > Kita semua sudah mafhum / memahami, bahwa di kajian > kajian Salaf tidak > mungkin mengaji dengan hanya mendengarkan saja. > Karena kalau hanya bermodal > pendengaran saja, maka setelah kajian bisa lupa. > Besoknya lagi makin lupa, > dan akhirnya tidak meninggalkan bekas bekas hasil > kajian. Nasehat nasehat > emas dari para ustadz pun hilang tak berbekas... > > Fenomena / pemandangan mencatat pada saat kajian, > saya hanya menemuinya di > kajian Salaf saja. Kalau di kajian di luar Salaf, > tidak ada yang mencatat > nasehat para ustadznya. Wallahu'alam. Saya kira > karena di kajian Salaf itu > memang kajian yang ilmiyah. Jadi perlu dicatat. > > Tetapi saya perhatikan, cara sebagian ikhwah / > saudara kita dalam mencatat > kajian itu berbeda beda. Ada yang di kertas kecil > dan cuma selembar, ada > yang di blocknote yang juga kecil, dan ada juga yang > di buku besar, dan > terorganisir / tersusun rapi dari sejak awal dia > ikut kajian Salaf. > > Kemudian masalah yang saya hadapi sendiri adalah > bila saya mencatat di > kajian, kadang terlewat jadi lupa apa yang harus > dicatat. Karena kecepatan > menulis saya nggak sebanding dengan kecepatan > berbicara ustadznya. Jadi ada > yang terlewat. Walaupun saya sudah berusaha > meningkatkan 'speed' / kecepatan > menulis saya sendiri. > Pertanyaan saya, mungkin ada diantara para ikhwan / > akhwat mempunyai tips > dan tricks untuk mencatat pada saat kajian. Paling > bagus lagi bila ada > ikhwah yang berprofesi sebagai wartawan yang > terbiasa mencatat hasil > wawancaranya. Mohon di sharing / dibagi kiat > kiatnya. > > Saya kira kita semua sudah harus mempunyai kiat yang > bagus untuk mencatat > saat kajian. > > Wassalamu'alaikum > > Chandraleka > Independent IT Writer > ["Dan barang siapa yang memelihara kehidupan SEORANG > manusia, > maka seolah - olah dia telah memelihara kehidupan > manusia SEMUANYA" (Al > Maidah : 32)] -------------------------------------- Let's start Yahoo! Auction - Free Campaign Now! http://pr.mail.yahoo.co.jp/auction/ Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
