Wa'alaikumsalam wa rohmatullohhi wa barokatuh, Alhamdulillahhirrobbil 'alamiin Ya Ukhti fillah.. Semoga Alloh Azza wa Jalla senantiasa menjaga kita dalam hidayah-NYA.. Keinginan anti untuk turut mengenalkan dakwah sesuai dengan manhaj as salafus sholih di kampus merupakan rangkaian ibadah. Dan didalam Al Qur'an surat Al-Ashr, sebelum berdakwah kita harus mengetahui terlebih dulu ilmu dan metode dakwah yang benar dalam rangka saling nasehat menasehati diatas kebenaran dan menetapi kesabaran. Sebelum memperoleh izin menempel lembaran dakwah tersebut.. Ana sarankan cobalah untuk bergaul dengan akhlak sesuai sunnah. Seperti: silaturahmi, tolong menolong, membantu saudara yg kurang mampu, menjenguk bila ada yg sakit, dan-lain-lain. Dakwah nyata dalam perbuatan/amaliyah terlebuh dulu, insya Alloh akan menggugah hati saudara kita. Dakwah tidak cukup dengan taklim dan lisan saja, tapi harus diiringi dalam amal dan muamalah. Bergaulah dengan lemah lembut dan santun serta selalu menjaga adab sesuai tuntunan Rosululloh shalallahhu 'alaihi wa salam dan para sahabatnya. Itu saran yang ana bisa berikan.. Terlepas dari itu semua.. maka semuanya kembali kepada hidayah Alloh Tabaaraka wa Ta'ala..Untuk itu teruslah mendo'akan saudara kita yg belum mendapat petunjuk diatas manhaj nubuwwah ini.. Teruslah berjuang.. jangan terburu-buru..dan jangan mudah putus asa.. Dakwah ahlus sunnah adalah dakwah yang penuh barokah.. Baarokallohhu fiyk
MARYAM JAMILA <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Salah satu cara untuk memerangi kebatilan di muka bumi ini yaitu dengan menyebarkan informasi yang benar melalui berbagai media. Mading merupakan salah satu media efektif untuk menyampaikan informasi tentang apapun baik informasi yg merusak, yg tidak bermanfaat (jika diukur dari sisi keilmuan/keIslaman) maupun yg berguna ke teman-teman/adik-adik mahasiswa sebagai generasi muda, apalagi kalau penampilan mading tersebut dibuat sekreatif dan semenarik mungkin. Tanya : Apakah hukumnya (boleh/tidak) jika kita ikut nyumbang artikel-artikel Tauhid (terutama ttg artikel Tauhid yang sangat urgent (penting), fiqih, tentang tidak diperbolehkannya terorisme/bom bunuh diri dsb di mading ROIS (Rohani Islam)/ LDK kampus. Di satu sisi isi artikel tersebut sangat penting untuk menambah ilmu keislaman dengan Islam yang shahih bagi para mahasiswa di kampus dan membendung informasi yang menyesatkan, namun di sisi lain para pembacanya mungkin akan menyangka bahwa artikel-artikel tsb dibuat oleh anggota ROIS yang anggotanya notabene mayoritas bermanhaj IM/PKS dan mereka malahan akan simpati terhadap manhaj IM/PKS (menyangka manhaj ini bagus lalu mengikuti manhaj tsb). Kalau mau bikin mading sendiri (bermanhaj salaf) di kampus jelas tidak mungkin diberi izin oleh pihak fakultas, Jika di bawah artikel diberi tulisan nama pengirim dengan ‘inisial’ yang ada unsur salafy nya (agar pembaca tau bahwa artikel ini dibuat oleh orang yg bermanhaj salaf & untuk membedakannya dari artikel IM), kemungkinan besar artikel tidak akan dimuat (sebelumnya ana sudah konsultasi dulu dengan kakak tingkat yg masih IM). Masalah diatas cukup memusingkan buat ana dan hingga kini ana belum dapat jawaban yang menentramkan. -maryam- (nama kun'yah ana) Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
