KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN

Oleh
Syaikh Salim bin 'Ied Al-Hilaaly& Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid
sumber http://www.almanhaj.or.id


Ramadhan adalah bulan kebaikan dan barokah, Allah memberkahinya dengan 
banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.

[1]. Bulan Al-Qur'an

Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat 
bagi kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan 
petunjuk. (Al-Qur'an) diturunkan pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di 
bulan Ramadhan. Allah berfirman.

"Artinya : (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan 
yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi 
manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara 
yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di 
negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada 
bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), 
maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada 
hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak 
menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, 
dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan 
kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185]

Ketahuilah saudaraku -mudah-mudahan Allah meberkatimu- sesungguhnya sifat 
bulan Ramadhan adalah sebagai bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an, dan 
kalimat sesudahnya dengan huruf (fa) yang menyatakan illat dan sebab : 
"Barangsiapa yang melihatnya hendaklah berpuasa" Memberikan isyarat illat 
(penjelas sebab) yakni sebab dipilihnya Ramadhan adalah karena bulan 
tersebut adalah bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an.

[2]. Dibelengunya Syaithan, Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka dan Dibukanya 
Pintu-Pintu Surga

Pada bulan ini kejelekan menjadi sedikit, karena dibelenggu dan diikatnya 
jin-jin jahat dengan salasil (rantai), belenggu dan ashfad. Mereka tidak 
bisa bebas merusak manusia sebagaimana bebasnya di bulan yang lain, karena 
kaum muslimin sibuk dengan puasa hingga hancurlah syahwat, dan juga karena 
bacaan Al-Qur'an serta seluruh ibadah yang mengatur dan mebersihkan jiwa. 
Allah berfirman.

"Artinya : Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas 
orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" [Al-Baqarah : 183]

Maka dari itu ditutupnya pintu-pintu jahannam dan dibukanya pintu-pintu 
surga, (disebabkan) karena (pada bulan itu) amal-amal shaleh banyak 
dilakukan dan ucapan-ucapan yang baik berlimpah ruah (yakni ucapan-ucapan 
yang mengandung kebaikan banyak dilafadzkan oleh kaum mukminin-ed).

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Jika datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga 
[dalam riwayat Muslim : 'Dibukalah pintu-pintu rahmat"] dan ditutup 
pintu-pintu neraka dan dibelenggu syetan" [Hadits Riwayat Bukhari 4/97 dan 
Muslim 1079]

Semuanya itu sempurna di awal bulan Ramadhan yang diberkahi, berdasarkan 
sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para 
syetan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu-pintu neraka, tidak ada satu 
pintu-pintu yang dibuka dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu 
pintu-pun yang tertutup, berseru seorang penyeru ; "Wahai orang yang ingin 
kebaikan lakukanlah, wahai orang yang ingin kejelekan kurangilah. Dan bagi 
Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada 
setiap malam" [Diriwayatkan oleh Tirmidzi 682 dan Ibnu Khuzaimah 3/188 dari 
jalan Abi Bakar bin Ayyasy dari Al-A'masy dari Abu Hurairah. Dan sanad 
hadits ini Hasan]

[3]. Malam Lailatul Qadar

Engkau telah mengetahui, wahai hamba yang mukmin bahwa Allah Jalla Jallaluhu 
memilih bulan Ramadhan karena diturunkan padanya Al-Qur'an, dan mungkin 
untuk mengetahui hal ini dibantu qiyas dengan berbagai cara, diantaranya.

[a] Hari yang paling mulia di sisi Allah adalah pada bulan diturunkannya 
Al-Qur'an hingga harus dikhususkan dengan berbagai macam amalan. Hal ini 
akan dijelaskan secara terperinci dalam pembahasan malam Lailatul Qadar, 
Insya Allah.

[b] Sesungguhnya jika satu nikmat dicapai oleh kaum muslimin, mengharuskan 
adanya tambahan amal sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah. Hal ini 
berdasarkan firman Allah setelah menceritakan sempurnanya nikmat bulan 
Ramadhan.

"Artinya : Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu 
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu 
bersyukur" [Al-Baqarah : 185]

Firman Allah Tabaraka wa Ta'ala setelah selesai (menyebutkan) nikmat haji.

"Artinya : Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah 
(dengan menyebut) Allah. Sebagaimana kamu menyebut-nyebut 
(membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikir lebih banyak 
dari itu" [Al-Baqarah : 200]


[Disalin dari Kitab Sifat Shaum Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam Fii 
Ramadhan, edisi Indonesia Sipat Puasa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam 
oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid, terbitan 
Pustaka Al-Haura, penerjemah Abdurrahman Mubarak Ata]

_________________________________________________________________
FREE pop-up blocking with the new MSN Toolbar - get it now! 
http://toolbar.msn.click-url.com/go/onm00200415ave/direct/01/






Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke