Wa'alaikum salam Manusia itu tidak mengetahui mana mana yang baik dan tidak baik sampai Allah menjelaskan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Kalau urusan penentuan mana yang baik dan buruk itu ditentukan berdasarkan akal manusia, tentu setiap orang bisa berbeda beda. Contoh yang gamblang adalah tentang pakaian. Sebagian orang menganggap kalau wanita memakai rok pendek dengan terlihat betisnya itu tidak masalah. Sebagian orang lagi menganggap, bukan cuma rok pendek saja, bahkan wanita memakai pakaian renang itu pun tidak masalah. Bahkan ada juga yang lebih ekstrim dengan mengganggap tidak memakai pakaian pun tidak masalah! Dengan berbagai alasan yang aneh, diantaranya atas nama seni!
Dari sini kita ketahui bahwa manusia berbeda pendapat dalam hal baik dan buruk. Untuk itulah manusia perlu aturan dari Allah yang menjelaskan mana yang baik dan mana yang buruk. Terlebih lagi dalam masalah ibadah, yang merupakan jalan untuk mendekatkan diri kepada Rabb semesta alam. Menarik untuk kita simak pembahasan dari Syaikh Husain bin 'Audah al 'Awayisyah tentang Surat Al Kahfi : 110 (yang artinya) : "Maka barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Rabb nya hendaklah dia mengerjakan amal shalih, dan janganlah dia mempersekutukan sesuatu pun dalam beribadah kepada Rabb nya." (QS. Al Kahfi : 110). Beliau (Syaikh Husain) mengutip perkataan Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, "maka hendaklah dia mengerjakan amal shalih", yaitu apa apa yang sesuai dengan syari'at Allah. "dan janganlah dia mempersekutukan sesuatupun dalam beribadah kepada Rabb nya", yaitu apa apa yang diperbuat untuk mendapatkan Wajah (ridha) Allah semata, tiada sekutu bagi Nya. Inilah dua rukun amal yang diterima; harus ikhlas untuk Allah semata, serta benar dan sesuai dengan syari'at Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam. Jika demikian, maka AMAL SHALIH adalah yang sesuai dengan syari'at Allah Subhanahu wa Ta'ala. (Syaikh Husain bin 'Audah al 'Awayisyah, Menerapkan Syariat Islam, Pustaka Imam Asy Syafii, Cet. I, hal 27). Di sebagian daerah ada acara ritual melarung hasil panen ke laut. Mereka beralasan ini adalah wujud rasa syukur kepada sang pencipta. Mereka anggap ini sebagai kebaikan. Padahal ini bukan kebaikan, karena syari'at Islam tidak pernah menjelaskan yang demikian. Dan tidak termasuk amal shalih. Maka dari itu untuk mengetahui mana mana yang termasuk amal shalih, kita harus belajar agama. Agar kita tidak salah, kita kira amal kebaikan ternyata merupakan bid'ah. Alhamdulillah, dalam Islam ada konsep bid'ah, yang memperingatkan ummatnya agar menjauhi bid'ah. Dengan adanya konsep bid'ah ini, agama Islam bisa terjaga dan murni dari zaman ke zaman. Wassalamu'alaikum Chandraleka Independent IT Writer ----- Original Message ----- 3. Tanya : Masalah Bid'ah Posted by: "sinsko_susanto" [EMAIL PROTECTED] sinsko_susanto Sat Sep 16, 2006 9:17 am (PST) Assalamu'alaikum Afwan, ana ini orang awam. Ana punya teman yang bilang "ngotot" kalau yang namanya Bid'ah itu ada dua macam, yaitu Bid'ah yang berdosa dan Bid'ah yang tidak berdosa (seperti, membuat nisan di kubur, mengadakan Yasin-an dsb. Karena, katanya tujuannya baik). Selama ini yang saya baca di buku2 Salafi (termasuk di situs2 juga) tidak pernah ada yang namanya bid'ah itu baik. Tapi karena ilmu ana belum cukup ana gak bisa membantah pendapat dia. Mohon penjelasannya dan dalil-dalil yang menguatkannya. Jazakallahu Khoiron Katsiron. Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
