On 9/18/06, Abu Abdillah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Adapun maksud dan arti yang benar dari kelengkapan hadits diatas,
yaitu sebagai targhib (spirit) untuk melakukan ibadah puasa ramadhan
dan anjuran untuk berbuat baik kepada orang tua. Wallahu 'alam

 
 
Matan dua hadits itu berbeda. Dalam hadits yang shahih tersebut tidak disebutkan masalah bermaaf-maafan sebelum Ramadhan. Dengan demikian tetap tidak jelas landasan mengkhususkan bermaafan sebelum Ramadhan.
 
Allahu Ta'ala a'lam.
 
Wassalaamu 'alaikum,
--
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
__._,_.___

Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke