Assalamu'alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh

Maaf bila ada yang tidak berkenan dengan tulisan ana. Terima kasih atas
nasehat-nasehatnya, sebagian ana setuju dengan pendapat antum. Tetapi
ana masih bertanya tentang pendapat "Setiap ibadah hukum asalnya adalah
haram sampai ada dalil-dalil syar'i yang membolehkannya". Karena setahu
ana adalah dalam beribadah untuk ukhrawi berisi perintah-perintah,
sedangkan beribadah untuk duniawi berisi larangan-larangan. Contoh untuk
ibadah ukhrawi seperti shalat, puasa dan haji, serta berdoapun ada
perintahnya dalam Al Qur'an. Contoh untuk ibadah duniawi seperti
larangan untuk berbuat maksiat, larangan makan babi dan lain-lain. Jadi
memperbanyak doa adalah baik. Tetapi yang terpenting adalah keikhlasan
dari si peminta doa.

Dasarnya adalah :
QS. 7 ayat 55 "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara
yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
melampaui batas."
QS. 7 ayat 56 " Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,
sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa
takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya
rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik."

Dan tentunya setiap doa tentu ada tujuannya. Misalnya berdoa untuk diri
sendiri, berdoa untuk keluarga, berdoa untuk orang tua, dll. Jadi apa
salah bila kita membaca ayat Kursy untuk memohon kepada Allah Subhanahu
Wa Ta'ala sesuai tujuannya? Satu untuk ana, satu doa untuk keluarga,
satu doa untuk untuk semua yang ada dirumah. Jadi jumlah 3x, itu
sebenarnya karena tujuannya ada 3. Bukankah inti dari ayat Kursy adalah
berserah diri kepada Kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan mohon
perlindungan-Nya? Dan bukankah terkabulnya doa seseorang tergantung dari
keimanan dan ketaqwaannya, serta keikhlasannya? Jadi apakah kita tahu
dengan cukup berdoa satu kali, akan terkabul doa kita? Bukankah hanya
Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang tahu keimanan, ketaqwaan dan keikhlasan
seseorang? Jadi salahkah kita bila kita perbanyak doa?

Karena ana adalah orang yang kurang berilmu dan akan terus menimba ilmu
sampai akhir hayat, mohon pencerahannya dari antum yang mungkin ilmu
agamanya jauh lebih tinggi. Apabila pendapat ana salah, mohon diluruskan
dengan ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits-hadits yang sakih. Apabila antum
tidak mampu memberikan pencerahan sesuai Al Qur'an dan Hadits-hadits
yang sakih, mohon perdebatan ini tak usah diteruskan lebih lanjut. Dan
mohon permasalahan ini dapat didiskusikan dengan Ustadz yang lebih
mumpuni dalam akidah Islam. Setelah ada hasil diskusinya, marilah
sampaikan kepada anggota milis as-sunnah ini secara bijak. Yang salah
sepatutnya minta maaf atas kesalahannya, yang benar tak perlu merasa
berbangga dengan kebenarannya.
Hanya kalau berkenan, ana berpesan jangan sampai kita mengagung-agungkan
seorang Ulama (Ustadz), sehingga apabila si Ustadz berpendapat A, maka
kita harus A. Sehingga pendapat Ulama (Ustadz) lain, selain A adalah
salah, walaupun pendapatnya adalah A+ atau A-. Saya pernah mendengar
ceramahnya Ustadz Tamimi, bahkan Ulama selevel Bukhari dan Muslimpun
berbuat kesalahan dan tidak semua haditsnya adalah sakih. Syeikh
Nasirudinpun juga selalu belajar mencari kebenaran, sehingga terbit buku
Sifat Shalat Nabi Revisi.

Terakhir ana minta maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan, serta
terima kasih atas nasehat-nasehat dari saudara-saudaraku. Kesalahan itu
datangnya dari saya, dan kebenaran itu datangnya dari Allah Subhanahu Wa
Ta'ala.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.




Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke