Assalamualaikum...

Salah satu surat menyebutkan bahwa Allah tidak akan
menimpakan cobaan dan beban kepada hambaNya, yang
melebihi kemampuan hamba tersebut untuk menerimanya.

Lalu, sampai di manakah kemampuan dan kekuatan seorang
hamba yang menerima cobaan sangat amat berat, hingga
akhirnya gila. Atau bahkan bunuh diri...

Menurut pemikiran saya, bukankah tindakan bunuh diri,
ataupun akhirnya gila, merupakan konsekuensi dari
menanggung beban yang terlalu berat?

Atau apakah saya salah menafsirkan surat tersebut?
Mohon bila ada rekan2 yang bisa menjelaskannya.
Terimakasih

Wass

______________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com





Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke