Wa'alaykum salam warahmatullah

Ada seorang rawi hadist yang selalu membawa
kain kecil dipundaknya untuk shalat.
Ana lupa dia termasuk tabi'i atau sesudahnya.

Rosulullah juga pernah menggunakan semacam
tikar untuk shalat ketika seorang sahabat minta
agar beliau shalat dirumahnya.

Untuk dalam masjid yang sudah ada karpet/sajadah
biasanya kain tersebut untuk menutupi gambar2
yang ada ditempat sujud sehingga menambah kualitas
shalatnya.
Orang yang jahil justru kain yang dibawanya bergambar

Untuk shalat diatas tanah emang ada contohnya,
bahkan masjid Rosulullah dulu jg langsung tanah.

Wallahu'alam

A.CO


--- In [email protected], "Abu Abdillah" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> >From: anang dwicahyo <[EMAIL PROTECTED]>
> >Date: Thu Oct 5, 2006 10:41 am
> >Sekalian mohon juga dijelaskan tentang adanya sekelompok umat yang
> >melakukan sholat ditanah dan pakai sandal , dengan alasan hal itu
> >yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bahkan
> >mereka beranggapan bahwa sholat di sajadah /plester semuanya
adalah
> >bid'ah.
> =======
> >Hasanul Effendi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
> >Hohon berkenan memberikan hukum / dalil tentang orang yang shalat
> >ke mesjid dengan membawa dan membentangkan sajadah pribadi (bisa
> >pula berbentuk kain selendang atau sal) di mesjid, sedangkan
> >dimesjid sendiri sudah ada sajadah atau permadaninya yang permanen
> >terbentang, sehingga tempat dia shalat menjadi dua lapis (sajadah
> >atau permadani mesjid dan sajadah atau sal atau kain selendangnya).
> >Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
> >Hasanul Effendi
>
> Adapun shalat dengan Membentangkan Sajadah di atas sajadah Masjid
karena
> untuk sengaja atas itu, maka hal ini bukan sama sekali termasuk
prilaku para
> salafush shalih, baik dari kalangan Muhajirin maupun Anshar. Begitu
pula
> tidak ada seorang pun tabi'in yang melakukan hal tersebut. Bahkan
mereka
> mengerjakan shalat langsung di atas tanah masjid.
>
> Dibolehkan juga shalat dengan memakai sandal dan sujud langsung ke
tanah.
>
> Lengkapnya saya salinkan dari arsip milis assunnah dan situs
almanhaj.
>
> http://groups.yahoo.com/group/assunnah/message/9616
>
> Ibnu Tamiyah pernah di tanya tentang Membentangkan Sajadah pribadi
di atas
> sajadah Masjid sewaktu hendak shalat, apakah ini termasuk bid'ah
atau bukan?
>
> Beliau menjawab:
> Adapun shalat dengan Membentangkan Sajadah di atas sajadah Masjid
karena
> untuk sengaja atas itu, maka hal ini bukan sama sekali termasuk
prilaku para
> salafush shalih, baik dari kalangan Muhajirin maupun Anshar. Begitu
pula
> tidak ada seorang pun tabi'in yang melakukan hal tersebut. Bahkan
mereka
> mengerjakan shalat langsung di atas tanah masjid, jika cuaca panas,
maka
> mereka menggunakan/ menggelar baju lalu sujud di atas kain tersebut.
> Rasulullah saw sendiri dahulu mengerjakan di atas khumrah. (yang
dimaksud
> khumrah yaitu sejenis anyaman yang terbuat dari daun kurma (sejenis
tikar
> kecil)
> (hadist shahih dan disebutkan dalam kitab Abu Dawud 663, Ibnu
Khuzaimah
> (I/110) dan Ibnu Hibban 254-256)
>
> Tidak ada para ulama yang berdebat diperbolehkannya shalat atau
sujud di
> atas khumrah atau tikar yang tebuat dari unsur tanah. meskipun ada
juga
> beberapa ulama yang melarangnya atau ada perbedaan dalam hal ini,
namun
> banyak juga para ulama me-rukshah, yang (memperbolehkan)
menggunakan bahan
> seperti kulit binatang atau bulu domba mereka adalah Madzhab
Syafi'I, Ahmad
> dan madzhab khufah seperti Abu Hanifah dan yang lainnya.
>
> Sedangkan orang yang masih membentangkan Sajadah di atas sajadah/
alas yang
> telah disediakan oleh Masjid termasuk perbuatan bid'ah. Bahkan
diantara
> mereka (orang yang Membentangkan Sajadah di atas sajadah Masjid)
melakukan
> hal ini karena penyakit was-was yang sudah sangat keterlaluan.
Mereka telah
> ragu dengan kesucian masjid yang mungkin telah dilewati dengan
berbagai
> macam kaki orang.
>
> Padahal di Masjid Al Haram, sudah sering kali dilewati oleh kaum
muslimin
> sejk dulu, bukan hanya yang lalu lalang (pen) di masjid, melainkan
juga
> melakukan thawaf di dalam masjid, namun Rasulullah saw sendiri
bersama para
> sahabat dalam melakuan shalat tetap di atas tanah mesjid yang tentu
lebih
> utama dan lebih Mulia.
>
> Selanjutnya, apakah orang yang membentangkan sajadah di atas
sajadah Masjid
> lebih taat ibadah dan amalannya dibandingan dengan Rasulullah, para
khalifah
> dan sahabat beliau?
>
> WallahualamÂ…Â…..
>
> Sumber : Kitab Bid'ah dalam Masjid 284-285
> Pengarang : Muh jamaluddin Al Qasimi
> Judul Asli : Ishlaahulmasaajid Minalbid'a wal'awaa'id
> Penerbit : Almaktab Al Islami-Beirut di Indonesia Pustaka Azzam
> Penerjemah : Wawan Djunedi Soffandi, S.Ag
> Tribudi/ Abu Raffi/ 29 Jumad thani 1424 H, 28-08-03 M
>
>
> SHALAT SAMBIL MEMAKAI SANDAL
>
> 13. Boleh shalat tanpa memakai sandal dan boleh pula dengan memakai
sandal.
>
> 14. Tapi yang lebih utama jika sekali waktu shalat sambil memakai
sandal dan
> sekali waktu tidak memakai sandal, sesuai yang lebih gampang
dilakukan saat
> itu, tidak membebani diri dengan harus memakainya dan tidak pula
harus
> melepasnya. Bahkan jika kebetulan telanjang kaki maka shalat dengan
kondisi
> seperti itu, dan bila kebetulan memakai sandal maka shalat sambil
memakai
> sandal. Kecuali dalam kondisi tertentu (terpaksa).
>
> 15. Jika kedua sandal dilepas maka tidak boleh diletakkan disamping
kanan
> akan tetapi diletakkan disamping kiri jika tidak ada disamping
kirinya
> seseorang yang shalat, jika ada maka hendaklah diletakkan didepan
kakinya,
> hal yang demikianlah yang sesuai dengan perintah dari Nabi
Shallallahu
> 'alaihi wa sallam.[1]
>
> http://www.almanhaj.or.id/index.php?
action=more&article_id=900&bagian=0
>
> 106. Boleh sujud langsung di tanah, bolah pula dengan memakai alas
seperti
> kain, permadani, tikar dan sebagainya.
>
> http://www.almanhaj.or.id/index.php?
action=more&article_id=910&bagian=0
>




Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke