Wa'alaykumussalaam warohmatullohi wabarokatuh.
"Artinya : Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka 
(adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) 
yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat 
dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh 
Allah ; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". [At-Taubah : 71]
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Artinya :
Sesungguhnya, apabila manusia telah melihat kemungkaran, lalu ia tidak mau 
merubahnya, dikhawatirkan Allah akan meratakan adzab-Nya".

"Artinya :
Barangsiapa di antara kamu sekalian yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia 
merubah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak 
mampu maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman".

Perintah ini berlaku umum untuk seluruh bentuk kemungkaran, baik yang terjadi 
di jalan-jalan, di rumah, di masjid, di kapal terbang, di kereta api, di mobil 
atau di tempat mana saja. Perintah amar ma'ruf nahi mungkar itu berlaku secara 
umum baik kepada laki-laki atau perempuan. Baik laki-laki maupun perempuan 
harus berbicara tentang amar ma'ruf dan nahi mungkar. Karena amar ma'ruf nahi 
mungkar membawa kebaikan dan keselamatan untuk semua pihak. Tak seorangpun 
boleh berdiam diri dari amar ma'ruf nahi mungkar semata-mata karena takut 
kepada setiap muslim atau takut kepada suami, saudara laki-laki atau fulan dan 
fulan. Setiap muslim harus tetap beramar ma'ruf nahi mungkar dengan cara yang 
baik dan ucapan yang mengena, tidak dengan cara yang kasar dan keras. Disamping 
juga memperhatikan waktu yang tepat. Ada kalanya, seseorang tidak bisa menerima 
pengarahan pada waktu tertentu, tetapi ia bisa menerima pengarahan pada waktu 
yang lain, bahkan dengan lapang dada.

[Disalin dari buku Akhlaqul Mukminin wal Mukminat, dengan edisi Indonesia 
Akhlak Salaf, Mukminin & Mukminat, oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin 
Baaz, hal 35-42, terbitan Pustaka At-Tibyan, penerjemah Ihsan]

Wassalaamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuh


----- Original Message ----
From: H. Yachya <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, 10 October, 2006 10:11:09 AM
Subject: [assunnah] Adakah Perintah dari Rasulullah SAW Agar Menyibukkan Diri  
dalam Kebaikan ?

Assalamu'al; aikum warahmatullaahi wabarakaatuh,

Adakah Perintah dari Rasulullah SAW Agar Menyibukkan Diri dalam Kebaikan ?
Adakah hadits dari Rasulullah tentang hal itu ?
Terima kasih banyak atas penjelasannya

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh

H. Yachya


______________________________________
All New Yahoo! Mail – Tired of [EMAIL PROTECTED]@! come-ons? Let our SpamGuard 
protect you. http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html





Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke