Bismillahirrahmaanirrahiim,
Assalaamu 'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh,

Sebelumnya ana ucapkan taqabbalallahu minna wa minkum bagi ikhwan
sekalian. Semoga Allah Ta'ala menerima amal shalih kita selama bulan
Ramadhan yang lalu dan bulan-bulan berikutnya.

E-mail ini ana maksudkan sebagai tindak lanjut dari diskusi di milis
ini sekitar tiga bulan yang lalu (awal Juli). Diskusi itu berawal dari
masalah pendaratan manusia di bulan yang kemudian juga terkait dengan
perginya manusia ke luar angkasa secara umum.

Masalah ini juga dibahas dalam al-Masaa-il susunan Ust. Abdul Hakim.
Ana telah membacanya pada Agustus lalu dan yang ana pahami bahwa
bahasan itu mengingkari pendaratan manusia di bulan secara khusus dan
kepergian manusia ke luar angkasa secara umum. Dalam tulisan itu
dibawakan keberatan-keberatan tentang pendaratan manusia di bulan oleh
misi Apollo sebagai dalil aqli lalu dibawakan beberapa ayat al-Qur'an
sebagai dalil naqli.

Pembahasan masalah dalil aqli yang dibawakan dapat dilihat di:

http://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_moon_landing_hoax_accusations

Ana bukanlah ahli di bidang terkait sehingga tidaklah ana ingin
menguatkan salah satu pendapat. Di sini yang menjadi permasalahan
adalah dari sudut pandang syar'iyyah. Benarkah nash menafikan
pendaratan manusia di bulan atau misi manusia ke luar angkasa?

Setelah diskusi di milis ana menanyakan masalah ini ke orang-orang
yang lebih berilmu.

Di antaranya ana menanyakan ke Ust. Muhammad Zaki (beliau sebelumnya
mengisi kelas Indonesia di Islamic Cultural Center Dammam, Arab Saudi;
kini tinggal di Jubail, Arab Saudi) yang lalu di-forward ke Ust.
Muhammad H. Alawi (da'i Indonesia di Islamic Center di Jubail) yang
menanyakan ke Syaikh Muhammad bin Ramzan al-Hajiri (beliau mengajar di
Jubail). Kebetulan kemarin ana bertemu kedua ustadz tersebut dan
menanyakan jawabannya. Dikatakan bahwa Syaikh menganggap pertanyaan
ini bersifat berlebih-lebihan.

Perlu ana sampaikan juga bahwa Syaikh juga ditanyakan masalah shalat
di luar angkasa. Dikatakan oleh Ust. Alawi bahwa Syaikh lantas
menyarankan untuk bertanya langsung ke Pangeran Sultan bin Salman yang
pernah ke luar angkasa selama lebih dari sepekan. Bahkan Syaikh
menawarkan nomor telefonnya. Ini menunjukkan bahwa Syaikh memandang
bahwa Pangeran Sultan adalah muslim yang dapat dipercaya dan kurang
tepat perkataan seorang ikhwan tentang astronot muslim:

"Yang kita tidak tahu keIslamannya dan juga bagaimana dia apakah bisa
dijadikan pegangan perkataannya ataukah tidak."

Kemudian ana menerangkan bahwa maksud pertanyaan itu bukanlah untuk
berlebih-lebihan dalam bertanya namun ana ajukan karena adanya diskusi
kita yang lalu. Ana juga memberikan gambaran ringkas mengenai diskusi
kita.

Ust. Alawi juga menjelaskan bahwa tidak ada dalil tegas yang menafikan
pendaratan manusia ke bulan atau pergi ke luar angkasa. Beliau lalu
menceritakan bahwa beliau pernah membaca bahwa Syaikh al-'Utsaimin
rahimahullah pada satu kesempatan pernah bertanya ke sekelompok siswa
mengenai dapatnya manusia ke bulan sebelum adanya kabar pendaratan
misi Apollo. Setelah mendengar berbagai jawaban dari para siswa,
Syaikh menjelaskan bahwa tidak ada dalil yang tegas dalam masalah ini.

Ust. Ahmad Zainuddin (da'i Indonesia di Islamic Cultural Center,
Dammam) yang juga hadir kemarin lalu menjanjikan untuk menanyakan
masalah ini ke ustadz-ustadz di Madinah. Pagi ini ana berjumpa beliau
dan menanyakan jawabannya. Beliau menyampaikan jawaban dari Ust.
Muhammad Arifin Badri bahwa tidak ada dalil tegas yang menafikan
kepergian manusia ke luar angkasa. Juga disebutkan bahwa Syaikh Bin
Baz rahimahullah memiliki risalah dalam masalah kabar pendaratan misi
Apollo di bulan yang menjelaskan bahwa kita tidak menolak atau
meyakini begitu saja kabar tersebut karena dari orang kafir.

Demikian kira-kira keterangan yang ana peroleh dalam masalah ini.
Mungkin ada ikhwan yang dapat menanyakan ke Ust. Abdul Hakim tentang
masalah ini.

Semoga dapat bermanfaat. Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh,
--
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)



Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke