Assalaamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Akhi tidak bisa merubah niat shalat yang awalnya niat 4 raka'at berubah
menjadi 2 raka'at ditengah-tengah shalat. Karena shalat ini merupakan ibadah
pokok yang telah dicontohkan Nabi shalallahu 'alaihi wasallam, dan belum ada
riwayat yang menyatakan bahwa beliau merubah niatnya di-tengah2 shalat.
Jumhur ulama sepakat bahwa niat shalat adanya diawal shalat (sebagian
berpendapat bahwa niat diletakkan ketika takbiratul ihram).
Kalau boleh, maka berarti kita juga boleh merubah niat shalat kita yang
awalnya niat shalat subuh, berubah menjadi shalat dhuha. Hal ini sama saja
kita melakukan salah satu rukun shalat tanpa sadar. Secara akal sehatpun,
hal ini jelas bertentangan dengan syari'at.
wAllahu a'lam.



----- Original Message -----
From: "Abahnya Zahra" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "sunnah" <[email protected]>
Sent: Monday, October 30, 2006 9:22 AM
Subject: [assunnah] Tanya tentang bid'ah

> Assalammualaikum
>
> Pertanyaan :
> Bolehkah kita mengganti bid'ah yang kadarnya besar dengan bid'ah yang
> kadarnya kecil ? contoh :
> - Mengganti 'sholawat' bid'ah dan syirik melalui pengeras suara dengan
> membacakan hadist shohih lewat pengeras suara (biasanya dilakukan ketika
> menunggu waktu sholat --> untuk mencegah agar tidak dilantunkan sholawat
> bid'ah tsb.)
> - Muadzin membacakan do'a setelah adzan melalui pengeras suara dengan
> lafadz do'a yang benar dengan tujuan mengajarkan masyarakat lafadz doa
> setelah adzan yg sesuai sunnah.
>
> Saya juga belum mendapatkan jawaban pertanyaan saya sebelumnya ttg masalah
> niat .. saya copykan pertanyaannya :
>
> 1. Apakah boleh mengganti niat rakaat didalam sholat ? (misal, kita
> berniat sholat rawatib qobliyah dhuhur 4 rakaat, lalu baru 1 rakaat sdh di
> kumandangkan iqomah, lalu kita peringkas rawatib tsb menjadi 2 rakaat)
>
> 2. Apakah boleh mengganti niat didalam sholat ? (misal, kita berniat
> sholat rawatib qobliyah ashar 4 rakaat, lalu baru 1 rakaat sdh di
> kumandangkan iqomah, lalu kita peringkas rawatib tsb menjadi 2 rakaat
> dengan niat sholat tahiyatul masjid)
>
> 3. Ataukah persepsi saya tentang niat itu salah ?? (saya mengerti tidak
> ada niat yang di lafadzkan, selama ini saya memulai sholat dengan takbir
> tetapi dalam hati saya mengatakan bahwa saya akan sholat .. (Ashar
> ..misalnya))
>
> Terimakasih atas jawaban2 nya
>
> wassalammualaikum



Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke