Wa'alaikum salam, Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagi mu. Allah maha mengetahui sdang kamu tidak.Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan sesanggupannya (QS1:286) Semua terjadi sesuai Qadha & Qadar. Jangan bersedih, sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, akan didatangkan cobaan bagi mereka. Barang siapa rela dia akan mendapat ridho dari Allah. Segala sesuatu di dunia ini tidakakan pernah ada dan terjadi tanpa sepengetahuan, izin dan ketentuan Allah. Allah tidak menentukan Qadha bagi hambanya kecuali Qadha itu baik baginya. Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Jika dekat dengan Allah tidak ada sesuatu apapun selain Allah yang dapat menyusahkan kita. Musibah/cobaan yang datang bukan untuk mecelakakan kita (Maha suci Allah dari mendzolimi makhuknya), tapi untuk menguji kesabaran dan keimanan kita. Apabila sedang sedih, tanya pada diri sendiri, hidup ini untuk apa? Tidak lain untuk Ibadah (adz-dzariyah 56). Mohonlah pertolongan dengan sabar dan sholat, sesungguhnya Allah beserta orang-2 yg sabar (QS 1:153). Hanya dengan mengingat Allah hati jadi tentram. Allah pemilik apa-2 yg dilangit & di bumi. Kepada Allahlah semua akan kembali. Dunia ini tidak lebih berharga dari sesayap nyamuk, lalu mengapa resah & risau karenanya ? kebahagiaan ada dalam keimanan, Qona'ah dan ridho pada ketetapan Allah dengan segala ketentuannya. Jangan pernah takut terhadap hal apapun yg tdk sesuai dengan keinginan kita. Allah maha tahu. Cukuplah ridho pada keputusan Allah.
Wassalam, Ina ----- Original Message ----- From: "air qu" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, November 02, 2006 11:34 AM Subject: [assunnah] adakah yang bisa bantu > assalamualaikum. > > dahulu saya punya kekasih yang sama2 saling mencintai > tapi > semuanya berakhir karena dia minta untuk di ikat > saya ga bisa kasih keputusan krn jika sudah diikat secara syar'i maksimal hanya 4 bulan > > akhirnya saya merelakan dia untuk menjalan sunnah itu lebih dulu jika dia sudah merasa mampu > > waktu berjalan.. > dia pun menikah dengan calonnya yang baru > saya diundang > tp tanpa saya sengaja saya ga bisa hadir dengan berbesar hati sy coba datang > > tau rasanya gimana melihat seseorang yang kita sayang trnyata sudah brsama orang lain dgn jurang yang membentang > > saya coba untuk ikhlaskan dia > setiap malam saya berdoa kpd-Nya untuk membantu mengikhlaskan > tapi sampai skrng rasa itu tetap d hati > > adakah yang bantu kasih masukan untuk semua ini > sebelumnya terimakasih > > wassalam. Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
