Walaikum salam warahamatullah Alhamdulillah,
1. Dari beberapa penjelasan rekan-rekan sebelumya, saya mendapat penjelasan bahwa maksiat dan kedzaliman terbesar adalah maksiat kepada Allah yaitu : Syirik. Pelakunya tidak akan mendapat ampunan Allah SWT dan tenggelam kekal di neraka yang panasnya maha dahsyat (Naudzubillahi min dzalik) Firman Allah: "Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa-dosa selainnya bagi siapa yang dikehendakinya ..." [An-Nisaa : 48] Untuk pelaku maksiyat selain syirik maka kita serahkan kepada Allah SWT untuk membuat keputusan, apakah Dia akan menghukumnya dengan segala keadilan-Nya atau mengampuni si pelaku dengan rahman dan rahim-Nya. Kita tidak diperkenankan menistakan seseorang yang telah bertobat, sekelam apapun dosanya di masa lalu seperti juga menjadi prinsip aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah bahwa mereka tidak mengkafirkan seorangpun dari kaum muslimin kecuali apabila dia melakukan perbuatan yang membatalkan keislamannya. Adapun perbuatan dosa besar selain syirk dan tidak ada dalil yang menghukumi pelakunya sebagai kafir. Misalnya meninggalkan shalat karena malas, maka pelaku (dosa besar tersebut) tidak dihukumi kafir akan tetapi dihukumi fasiq dan imannya tidak sempurna. Apabila dia mati sedang dia belum bertaubat maka dia berada dalam kehendak Allah. Jika Allah berkehendak maka Allah akan mengampuninya, namun si pelaku tidak kekal di neraka. Dan Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam masalah ini berada di tengah-tengah antara Khawarij yang mengkafirkan orang-orang yang melakukan dosa besar walau bukan termasuk syirk dan Murji'ah yang mengatakan si pelaku dosa besar sebagai mu'min sempurna imannya, dan mereka mengatakan pula tidak berarti suatu dosa/ma'shiyat dengan adanya iman sebagaimana tak berartinya suatu perbuatan ta'at dengan adanya kekafiran. 2. Untuk doa dan dzikir sesuai rasulullah bisa di baca di buku mana saja asal telah jelas kesahihan doa dan dzikir tersebut, diantara yang buku yang baik untuk referensi adalah buku Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawwas terbitan pusata Imam Syafii tentang doa dan dzikir menurut tunutnan Rasulullah SAW. Wassalamualaikum Abu Fathi ----- Original Message ---- From: nieistiqomah <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, November 5, 2006 11:31:53 AM Subject: [assunnah] bagaimana sikap ahlussunah thdp orang yang pernah bermaksiat? assalamualaikum terus terang ana bru bljr mengenal ttg salaf, alhamdulllah ana skg lumayan tau byk ttg salaf, ana mw tny 1. bagaimana sikap seorang yang mengaku telah memegang sunnah terhadap seseorang yg pernah bermaksiat di masa lalunya? 2. dzikir&doa2 yang diajarkan Rasulullah dpt ana baca dr buku mn, pnrbitnya sp? jazakallaah wassalamualaikum Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
