Syukron, hujjah yang amat jelas sekali....Salam

Ahmad Sibil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Ini jelas.... bukan amalan dari sunnah alias batil atau tidak ada contoh dari 
Pembuat dan Pembawa Syari'ah maupun pemahaman dan praktek para sahabat yang 
terbimbing.

Kalau antum renungkan dan pelajari, akan mengetahui bahwa ajaran ini adalah 
ajaran jahiliyah atau tasyabbuh kepada tradisi pemeluk agama Syirik hindu, 
budha, nasoro, yahudi serta animisme. Ketahuilah hal ini adalah haram, ya juga 
bid'ah, ya juga perbuatan mungkar, atau kesesatan dan penuh dengan kesyirikan. 
Ini dikarenakan satu penyakit dahsyat yang menjangkit kebanyakan muslim yaitu 
kebodohan akan Islam.

Antum janganlah melihat banyaknya orang (muslim) mempraktekkan amalan bodoh 
ini, karena tindakan demikian dilarang oleh Allah subhana wata'ala:

"Wa in tuti' aktsaro manfil ardli yudlilluuka 'ansabiilillah, inyyatabi'uuna 
illadz-dzonna, wa inhum illaa yakhrusun". (surat Al-An'aam ayat 116)

Kalau dijawab oleh mereka yang bersikeras melakukan amalan ini dengan dalih, 
"aduh saya tidak tahu, tapi.. pokonya... saya mengikuti ustadz-2, kyai-2 saya. 
eh masa orang tua-2 kita dan kakek kita semua salah?"

Maka bacakan ayat 36 dalam surat Al-Isro':
"Wala taqfu maa laysa laka bihii 'ilm, Innas-sam'a wal bashoro wal fu aada 
kullu ulaa ika kaana 'anhu mas uula".

dan pada ayat 104 surat Al-Maidah:
"Wa idzaa qiila lahum ta'alaw ilaa maa anzalallahu wa ilar-rasuul, qoolu 
hasbunaa maa wajadnaa 'alayhi aabaa anaa awalaw kaana aabaa uhum laa ya'lamuuna 
syai an walaa yahtaduun".

Sungguh banyak kalau antum mau mempelajari lebih dalam bantahan-2 dalam Qur'an 
yang mulia, Sunnah Nabi salallahu'alayhi wasallam dan pemahaman serta 
prakteknya para sahabat al-kirom ridlwanallahu'anhum ajma'in.

Ana sarankan dapatkan buku yang telah ditulis oleh Al-Imam Al-Muhaddits Albani 
rohimahullahu ta'ala, kalau tidak ana tidak lupa title-nya "Ahkama ul 
Janaiz...?"

Afwan kalau ada kesalahan pada diri ana..

Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh, ibnu alkherid



----- Original Message ----
From: skailiya
To: [email protected]
Sent: Tuesday, November 14, 2006 4:34:25 AM
Subject: [assunnah] Menabur bunga

Assalamualaikum,
Sering saya melihat orang2 islam kalau kekuburan menabur bunga bungaan di atas 
pusara. Saya dapati perbuatan sedemikian terdapat bukan saja di Singapura, 
malah berlaku di Malaysia dan juga di Indonesia. Baruan seorang hamba Allah 
yang dianggap sebagai toko agama berbuat demikian. Pertanyaan saya, adakah ini 
Islamik atau adakah hujjah yang membolehkan? Semoga bantuan antum dapat 
membantu kami mencerahkan kebuntuan ini. Terima kasih. Salam....



---------------------------------

Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.



Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke